Pengaruh Perkembangan Generasi Z dalam Memutuskan Transaksi Digital (QRIS, E-Wallet) dan Transaksi Manual pada Mahasiswa di Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9758Keywords:
QRIS, E-Wallet, Transaksi Manual, Generasi ZAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh QRIS, E-Wallet, dan transaksi manual terhadap perilaku Generasi Z dalam bertransaksi pada mahasiswa UISU, UMSU, dan UNIMED di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Generasi Z di Kota Medan, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku Generasi Z dengan nilai t hitung sebesar 2,701 dan signifikansi 0,008 < 0,05. Variabel E-Wallet juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t hitung sebesar 2,718 dan signifikansi 0,008 < 0,05. Sementara itu, variabel transaksi manual tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku Generasi Z dengan nilai t hitung sebesar 0,368 dan signifikansi 0,714 > 0,05. Secara simultan, QRIS, E-Wallet, dan transaksi manual berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku Generasi Z dengan nilai F hitung sebesar 13,817 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,302 yang berarti variabel independen mampu menjelaskan pengaruh terhadap perilaku Generasi Z sebesar 30,2%, sedangkan sisanya sebesar 69,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Generasi Z di Kota Medan cenderung lebih memilih transaksi digital seperti QRIS dan E-Wallet karena dianggap lebih praktis, cepat, dan efisien dibandingkan transaksi manual.
Downloads
References
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia. (2023). Laporan Sistem Pembayaran Indonesia 2023. Jakarta: ASPI.
Badan Pusat Statistik Sumatera Utara. (2023). Statistik Pendidikan Kota Medan. Medan: BPS Sumatera Utara.
Bank Indonesia. (2019). Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Jakarta: Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (2021). QRIS: Quick Response Code Indonesian Standard. Jakarta: Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (2023). Laporan Sistem Pembayaran Indonesia 2023. Jakarta: Bank Indonesia.
Hidayat, A., & Ramadhan, F. (2022). Pengaruh penggunaan QRIS terhadap keputusan pembayaran digital mahasiswa. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Digital, 4(2), 112–124.
Lubis, M. (2022). Preferensi Generasi Z terhadap metode pembayaran digital. Jurnal Ekonomi Digital, 5(1), 30–40.
Nurfadilah. (2022). Pengaruh digital payment terhadap perilaku konsumen Generasi Z. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 4(2), 115–123.
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Laporan Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia 2024. Jakarta: OJK.
Pratiwi, N., & Utami, S. (2020). Karakteristik Generasi Z dalam penggunaan teknologi digital. Jurnal Pendidikan Teknologi, 3(2), 70–90.
Pratiwi. (2023). Preferensi Generasi Z dalam penggunaan pembayaran non tunai. Jurnal Manajemen dan Keuangan, 7(1), 44–52.
Putra, Y. S. (2019). Theoretical Review: Teori Perbedaan Generasi. Jakarta: Gramedia.
Sari, D., & Handayani, T. (2020). Persepsi risiko penggunaan pembayaran digital. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 8(1), 100–120.
Sundari, R. (2019). Perilaku Konsumen dalam Sistem Pembayaran Tunai. Yogyakarta: Andi.
Wahyudi, D. (2020). Manajemen Keuangan Pribadi. Jakarta: Salemba Empat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Hussain Arridho Hasibuan, Milla Naeruz, Azhar Apriandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















