Pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Pendidikan dan Tingkat Pengangguran Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8400Keywords:
Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Pendidikan, Tingkat Pengangguran, IndonesiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, pendidikan, dan tingkat pengangguran terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia selama periode 1994–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk runtun waktu (time series) dengan jumlah observasi sebanyak 30 tahun yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji F) dengan tingkat signifikansi sebesar 5%. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda, diperoleh persamaan regresi yang menunjukkan bahwa variabel pendidikan memiliki koefisien positif, sedangkan tingkat pengangguran memiliki koefisien negatif terhadap IPM, sementara Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja menunjukkan koefisien positif namun tidak signifikan. Hasil uji t menunjukkan bahwa secara parsial Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM di Indonesia. Sebaliknya, pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan mampu mendorong peningkatan kualitas pembangunan manusia. Di sisi lain, tingkat pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IPM, yang berarti semakin tinggi tingkat pengangguran, maka kualitas pembangunan manusia cenderung menurun. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, pendidikan, dan tingkat pengangguran berpengaruh signifikan terhadap IPM di Indonesia, dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,887. Hal ini menunjukkan bahwa 88,7% variasi IPM di Indonesia dapat dijelaskan oleh faktor tingkat partisipasi angkatan kerja, pendidikan dan tingkat pengangguran, sementara 11,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2024). Proyeksi penduduk Indonesia 2020–2035. Jakarta: BPS.
Becker, G. S. (1993). Human capital: A theoretical and empirical analysis. University of Chicago Press.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 23 (Edisi ke-8). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Juliandi, A., Irfan, & Manurung, S. (2014). Metodologi penelitian bisnis: Konsep dan aplikasi. UMSU Press.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Sejarah Indonesia. Jakarta: Kemendikbud.
Melliana, A., & Zain, I. (2013). Analisis statistika faktor yang memengaruhi Indeks Pembangunan Manusia di kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur. Jurnal Sains dan Seni ITS, 2(2), D237–D242.
Mirza, D. S. (2012). Pengaruh pendidikan, kesehatan, dan kesempatan kerja terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 13(1), 1–12.
Pratowo, N. I. (2013). Analisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Jurnal Studi Ekonomi Indonesia, 18(2), 65.
Putri, R., & Setiawan, A. (2018). Pengaruh tingkat pengangguran dan kemiskinan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi, 6(2), 45–55.
Schultz, T. W. (1961). Investment in human capital. The American Economic Review, 51(1),17.
Siswati, E., & Hermawati, D. T. (2018). Analisis Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Ilmiah Sosio Agribis, 18(2), 93.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian administrasi. Alfabeta.
Sukirno, S., & Kuncoro, M. (2015). Ekonomi pembangunan: Proses, masalah, dan dasar kebijakan. Jakarta: Kencana.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Pearson Education.
United Nations Development Programme (UNDP). (2010). Human Development Report 2010: The real wealth of nations: Pathways to human development. New York: UNDP.
Widodo. (2019). Metodologi penelitian populer & praktis. PT RajaGrafindo Persada.
World Bank. (2010). World Development Indicators 2010. Washington, DC: World Bank.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yanda Pratiwi, Milla Naeruz, M. Sahnan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















