Pengaruh Persepsi Kemudahan, Literasi Keuangan Digital dan Persepsi Risiko Terhadap Keputusan Penggunaan Qris Dalam Transaksi Non Tunai Oleh Generasi Z Di Solo Raya

Authors

  • Ida Kartika Dewi STIE Surakarta
  • Christiawan Hendratmoko STIE Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4377

Keywords:

Persepsi kemudahan, Literasi Keuangan Digital, Persepsi Risiko, Keputusan penggunaan

Abstract

Di era digital saat ini, Teknologi Keuangan atau Financial Technology (Fintech) berkembang sangat pesat dan mendorong perubahan perilaku transaksi masyarakat khususnya Generasi Z. Salah satu inovasi dilakukan oleh Indonesia yaitu dengan membuat QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode pembayaran non tunai yang praktis dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi kemudahan, literasi keuangan digital, dan persepsi risiko terhadap keputusan penggunaan QRIS dalam transaksi non tunai oleh Generasi Z di Solo Raya. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan melibatkan 90 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala likert 5 poin dan dianalisis menggunakan SPSS 26. Penelitian ini menerapkan beberapa uji data yakni uji instrumen data (uji validitas dan uji reabilitas), uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas), analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis (uji t dan koefisien determinasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Persepsi kemudahan dan Literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS sedangkan Persepsi risiko berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat penerimaan Generasi Z terhadap QRIS lebih dipengaruhi oleh aspek kemudahan dan kemampuan literasi keuangan digital dibandingkan kekhawatiran terhadap risiko. Temuan tersebut menunjukkan bahwa tingkat penerimaan Generasi Z terhadap QRIS dipengaruhi oleh kemudahan dalam menggunakan teknologi serta kemampuan mereka dalam memahami layanan keuangan digital. Selain itu, penelitian ini juga bisa menjadi dasar bagi pengembang layanan keuangan, pemerintah, serta lembaga terkait dalam menyusun strategi untuk meningkatkan penggunaan transaksi non tunai di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aidil Fadli, J. (2024). Measuring the Level of Digital Financial Literacy Among Generation Y and Z in Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 12(5), 1891–1898. https://doi.org/10.37641/jimkes.v12i5.2813

Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). (2025). Penggunaan QRIS Terus Meningkat, Nominal Transaksi Capai Rp659 Triliun. Goodstats. https://data.goodstats.id/statistic/penggunaan-qris-terus-meningkat-nominal-transaksi-capai-rp659-triliun-cc2r8

Astuti, R. S. R. & P. B. (2024). Pengaruh Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan Penggunaan, dan Persepsi Risiko Terhadap Keputusan Menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kebumen. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Manajemen, Bisnis, Akuntansi, 4(1), 9–15.

Aulia, A., Rahayu, R., & Bahari, A. (2023). The Influence Of Digital Financial Literacy On Financial Well Being With Financial Behavior As A Moderation Variable: Communities In West Sumatra. Jurnal Akuntansi, 13(2), 141–149.

Bank Indonesia (BI) cabang Solo. (2025). Solo Raya Alami Lonjakan Transaksi QRIS, Volume Capai 51,91 Juta. Merah Putih.Com. erahputih.com/post/read/solo-raya-alami-lonjakan-transaksi-qris-volume-capai-51-91-juta

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly: Management Information Systems, 13(3), 319–339. https://doi.org/10.2307/249008

Dina Ramadhan, Hendri Rahmayani Asri, Hantoro Arief Gisijanto, Nenik Diah Hartanti, & Ekaning Setyarini. (2023). Pengaruh Persepsi Kemudahan, Persepsi Manfaat, Gaya Hidup dan Literasi Keuangan Digital Terhadap Keputusan Penggunaan QRIS pada Generasi Muda. Lentera Bisnis Manajemen, 01(04).

Fuad Hasyim, Miftaqul Janah, L. E. P. S. (2023). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Penggunaan Qris Pada Generasi Milenial Kabupaten Sukoharjo. Quranomic:Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 2.

Jr, J. F. H., Black, W. C., Babin, B. J., Anderson, R. E., Black, W. C., & Anderson, R. E. (2018). Multivariate Data Analysis. https://doi.org/10.1002/9781119409137.ch4

Miftah Irsyad & Raditha Dwi Vata Hapsari. (2023). Pengaruh Perceived usefulness, Perceived ease of use, dan Perceived security dan Social Influence terhadap Continuance Intention. Jurnal Manajemen Pemasaran Dan Perilaku Konsumen, 2. https://doi.org/10.56799/jim.v4i9.11119

Muhammad Fatih I’tishom, Sri Martini, & Weni Novandari. (2020). Pengaruh Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan, Persepsi Risiko Dan Persepsi Harga Terhadap Sikap Serta Keputusan Konsumen Untuk Menggunakan Go-Pay . Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Akuntansi (JEBA), Volume 22(4), 514–532.

Ni Ketut Seniati, & Desak Nyoman Sri Werastuti. (2024). Pengaruh Persepsi Resiko, Habit, Dan Facilitating Condition Terhadap Minat Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Jurnal Akuntansi Profesi, 15(01), 143–155. https://doi.org/10.23887/jap.v15i01.49697

Ningsih, H. A., Sasmita, E. M., & Sari, B. (2021). Persepsi Risiko Terhadap Keputusan Menggunakan Uang Elektronik ( QRIS ) Pada Mahasiswa. Jurnal IKRA-ITH Ekonomika, 4(1), 1–9.

Putri, N. M., Lakoni, I., & Safrianti, S. (2023). Pengaruh Literasi Keuangan, Kemudahan Dan Kepercayaan Terhadap Keputusan Bertransaksi Menggunakan QRIS Pada UMKM Di Kota Bengkulu. E-Bisnis: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 16(2), 356–364.

Ramadhan, D., Asri, H. R., Gisijanto, H. A., Hartanti, N. D., & Setyarini, E. (2023). Pengaruh Persepsi Kemudahan, Persepsi Manfaat, Gaya Hidup dan Literasi Keuangan Digital Terhadap Keputusan Penggunaan QRIS pada Generasi Muda. Revenue: Lentera Bisnis Manajemen, 1(04), 162–170. https://doi.org/10.59422/lbm.v1i04.168

Riskawati, I. (2025). The Effect of Perceived Ease, Risk and Financial Literacy on the Use of QRIS as a Digital Payment in MSMEs. Journal of Islamic Finance and Banking, 7(1), 155–176. https://doi.org/10.21580/al-arbah.2025.7.1.26744

Roisyah Dhea. (2024). Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (Qris) Sebagai Media Transaksi Dengan Efektivitas Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Generasi Z di Kota Bandar Lampung) (Issue 1).

Sahamony, N. F. (2022). Pengaruh Literasi Keuangan Digital terhadap Kemahiran Digital Mahasiswa Universitas Binawan The Effect of Digital Financial Literacy on Digital Proficiency of Binawan University Students. Jurnal Manajemen Dan Bisnis Digital Tahun, 1(1), 58–67.

Sari Pratiwi, I., Fitria, D., & Burhanudin. (2023). Pengaruh Persepsi Kemudahan dan Persepsi Manfaat Terhadap Minat Menggunakan E-wallet Shopeepay (Studi Kasus Pada Karyawan PT Sarana Utama Adimandiri ). Journal Of Social Science Research, 3(3), 3795–3804. https://j-innovative.org/index.php/Innovative

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitataif dan R&D. In Alfabeta.

Downloads

Published

23-12-2025

How to Cite

[1]
I. Kartika Dewi and C. Hendratmoko, “Pengaruh Persepsi Kemudahan, Literasi Keuangan Digital dan Persepsi Risiko Terhadap Keputusan Penggunaan Qris Dalam Transaksi Non Tunai Oleh Generasi Z Di Solo Raya”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 6561–6570, Dec. 2025.