Pengaruh QRIS dan Preferensi Konsumen dalam Penggunaan Uang Kertas di Kalangan Mahasiswa Universitas Ekuitas Indonesia

Authors

  • Salma Anbar Pratista Universitas Ekuitas Indonesia
  • Selsa Aulia Febriyanti Universitas Ekuitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7413

Keywords:

QRIS, Preferensi Konsumen, Uang Kertas, Perilaku Transaksi, Mahasiswa

Abstract

Perkembangan teknologi digital di sektor keuangan telah mendorong transformasi signifikan dalam sistem pembayaran di Indonesia, salah satunya melalui implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang diluncurkan oleh Bank Indonesia pada tahun 2019. QRIS hadir sebagai standar nasional pembayaran berbasis kode QR yang bertujuan untuk menyederhanakan transaksi non-tunai, meningkatkan efisiensi, serta mendorong inklusi keuangan. Penggunaan QRIS mengalami peningkatan pesat, khususnya di kalangan generasi muda seperti mahasiswa yang memiliki tingkat literasi digital tinggi dan terbiasa menggunakan perangkat smartphone. Namun demikian, penggunaan uang kertas masih tetap ditemukan dalam berbagai aktivitas transaksi mahasiswa. Hal ini dipengaruhi oleh faktor kebiasaan, persepsi kenyamanan, serta keterbatasan infrastruktur pembayaran digital di beberapa lokasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi QRIS dan preferensi konsumen terhadap penggunaan uang kertas di kalangan mahasiswa Universitas Ekuitas Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 50 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda, disertai uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Technology Acceptance Model (TAM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku transaksi mahasiswa, sedangkan Theory of Planned Behavior (TPB) tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap perilaku transaksi. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,558 menunjukkan bahwa variabel TAM dan TPB mampu menjelaskan 55,8% variasi perilaku transaksi mahasiswa, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.

Ajzen, I. (2005). Attitudes, personality and behavior (2nd ed.). Berkshire: Open University Press.

Amirlah. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif: Konsep dan aplikasi dalam penelitian sosial. Jakarta: Kencana.

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS (9th ed.). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Martono, N. (2015). Metode penelitian kuantitatif: Analisis isi dan analisis data sekunder. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Nurdin, I., & Hartati, S. (2019). Metodologi penelitian sosial. Surabaya: Media Sahabat Cendekia.

Nur Sayidah. (2018). Metodologi penelitian disertai contoh penerapannya dalam penelitian. Sidoarjo: Zifatama Jawara.

Pratama, A. B., & Supriyono. (2021). Analisis penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran digital pada UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 3(2), 45–56.

Rahmawati, D., & Prasetyo, A. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan pembayaran digital QRIS di kalangan mahasiswa. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 7(1), 89–98.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Statistika untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.

Tjiptono, F. (2015). Strategi pemasaran (4th ed.). Yogyakarta: Andi.

Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, 27(3), 425–478.

Bank Indonesia. (2020). QR Code Indonesian Standard (QRIS). Jakarta: Bank Indonesia.

Downloads

Published

28-03-2026

How to Cite

[1]
S. A. Pratista and S. A. Febriyanti, “Pengaruh QRIS dan Preferensi Konsumen dalam Penggunaan Uang Kertas di Kalangan Mahasiswa Universitas Ekuitas Indonesia ”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 9945–9953, Mar. 2026.