Analisis Praktik Penetapan Harga Buah Salak Oleh Pedagang Eceran dan Dampaknya Terhadap Harga Pasar Ditingkat Petani Dalam Perspektif Ekonomi Islam Di Desa Paya Itik Kecamatan Galang

Authors

  • Deswita Aulia Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi)
  • Rusyaida Rusyaida UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7588

Keywords:

Penetapan Harga, Buah Salak, Pedagang Eceran, Petani, Ekonomi Islam

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh ketimpangan harga buah salak antara tingkat petani dan pedagang eceran di Desa Paya Itik Kecamatan Galang. Harga yang diterima petani relatif rendah, sedangkan harga jual di pasar lebih tinggi sehingga menimbulkan dugaan terjadinya penetapan harga oleh pedagang eceran. Penetapan dilakukan melalui penahanan stok buah salak selama satu hingga dua hari sebelum dijual ke pasar dengan tujuan menciptakan kesan kelangkaan agar harga meningkat. Kondisi ini berdampak langsung terhadap pendapatan petani karena mereka terpaksa menjual hasil panen dengan harga murah akibat keterbatasan modal serta sifat buah salak yang mudah rusak. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik penetapan harga yang dilakukan pedagang eceran, mengetahui dampaknya terhadap harga yang diterima petani, serta meninjau praktik tersebut dalam perspektif ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Desa Paya Itik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan petani dan pedagang eceran, observasi lapangan, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi untuk memperoleh hasil yang valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang eceran berperan dominan dalam pembentukan harga dan terindikasi melakukan penahanan stok. Praktik penahanan stok buah salak oleh pedagang eceran di Desa Paya Itik tidak sesuai dengan prinsip ekonomi Islam. Penahanan stok dilakukan dengan tujuan menunggu kenaikan harga, sehingga pasokan di pasar menjadi berkurang sementara permintaan tetap ada. Akibatnya, harga naik secara tidak wajar, namun kenaikan tersebut tidak dinikmati oleh petani sebagai produsen utama karena hasil panen telah dijual sebelumnya. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad Wardi Muslich, Fiqh Muamalah, (Jakarta: Amzah, 2019), hlm. 57.

Azhari, Muhammad, Ihtikar dan Manipulasi Harga dalam Perspektif Ekonomi Islam, Jurnal Ekonomi Syariah, Vol. 5, No 2, (2020), 123–134.

Ahmad Rahman, “Etika Bisnis dan Mekanisme Pasar dalam Ekonomi Islam.” Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, Vol. 9, No. 1, 2022, hlm. 45–56.

Anisa Nuraini, Kesejahteraan Petani dalam Perspektif Ekonomi Islam: Studi pada Petani Padi di Kabupaten Jember, Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Islam, Vol. 9 No. 2, 2021, hlm. 152–164.

Abkim, I. I. (2019). Analisis program pemberdayaan ekonomi petani dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat menurut perspektif ekonomi islam (studi pada kelompok tani pekon banjar agung kecamatan gunung alip kabupaten tanggamus) (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).

Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, Statistik Pertanian Indonesia 2024, Jakarta: BPS, 2024, hlm. 12–15.

Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang, Profil Pertanian Kecamatan Galang 2023, Deli Serdang: Dinas Pertanian, 2023, hlm. 18–21.

Dewi Puspita Sari dan Agus Nugroho, Analisis Posisi Tawar Petani dalam Rantai Nilai Komoditas Hortikultura di Jawa Barat. Jurnal Agribisnis Indonesia, Vol. 10 No. 1, 2022, hlm. 45–57.

Fitria, D. N. (2024). Sistem Harga Hortikultura Buah Dan Sayur. Deepublish.

GOKO, M. (2022). Efisiensi Pemasaran Salak (Salacca Edulis Reinw) pada Kelompok Tani Mekar Sari Menggunakan Pendekatan SCP di Desa Sibetan Kecamatan Bebandem Kabupaten Karangasem (Disertasi Doktor Universitas Mahasaraswati Denpasar).

P3EI UII Yogyakarta. Ekonomi Islam. (Jakarta: Rajawali Pers, 2022), hlm. 212.

R. Siregar, Faktor-Faktor Penyebab Ketidakstabilan Harga Komoditas Hortikultura di Pasar Tradisional, Jurnal Agribisnis Terpadu , Vol. 14, No. 2 (2021), 112–120.

Rambe, RA (2023). Dampak Industri Pengolahan Salak Terhadap Kesejahteraan Petani Salak di Desa Sitinjak (Disertasi Doktor, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan).

Siti Ramadhani, Digitalisasi Ekonomi Syariah di Era Industri 4.0, Yogyakarta: UII Press, 2022, hlm. 34–36.

Wawancara dengan ibu popy, Tanggal 28 Desember 2025

Wawancara dengan ibu ririn, Tanggal 28 Desember 2025

Wawancara dengan Bapak Yudi, Tanggal 28 Desember 2025

Wawancara dengan ibu Ana, Tanggal 28 Desember 2025

Downloads

Published

30-03-2026

How to Cite

[1]
D. Aulia and R. Rusyaida, “Analisis Praktik Penetapan Harga Buah Salak Oleh Pedagang Eceran dan Dampaknya Terhadap Harga Pasar Ditingkat Petani Dalam Perspektif Ekonomi Islam Di Desa Paya Itik Kecamatan Galang”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 10269–10278, Mar. 2026.

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.