Hambatan Sosial Budaya dan Dampak Globalisasi Terhadap Pembangunan Ekonomi di Kabupaten Probolinggo

Authors

  • Deddy Junaedi Universitas Nurul Jadid
  • Muftihatul Khaira Universitas Nurul Jadid
  • Jinani Firdausi Universitas Nurul Jadid
  • Debby Mardhatilah Universitas Nurul Jadid

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5952

Keywords:

Pembangunan Ekonomi, Sosial Budaya, Globalisasi, Kabupaten Probolinggo

Abstract

Pembangunan ekonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi semata, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial budaya masyarakat serta dinamika globalisasi yang terus berkembang. Kabupaten Probolinggo sebagai salah satu daerah agraris di Jawa Timur memiliki potensi sumber daya alam, sektor pertanian, dan pariwisata yang cukup besar. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai hambatan sosial budaya serta dampak globalisasi terhadap pembangunan ekonomi di Kabupaten Probolinggo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, dokumen perencanaan pembangunan daerah, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa hambatan sosial budaya, seperti pola pikir tradisional masyarakat, rendahnya tingkat literasi ekonomi dan pendidikan, serta budaya ketergantungan terhadap sektor tertentu, berimplikasi pada lambatnya transformasi struktur ekonomi daerah dan rendahnya daya saing masyarakat lokal. Di sisi lain, globalisasi memberikan peluang melalui keterbukaan pasar, perkembangan teknologi informasi, dan penguatan sektor pariwisata, namun juga menimbulkan berbagai tantangan berupa meningkatnya persaingan usaha, ketimpangan ekonomi antarwilayah, serta tekanan terhadap keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembangunan ekonomi di Kabupaten Probolinggo memerlukan strategi yang komprehensif dan berkelanjutan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat lokal, serta kemampuan adaptasi terhadap dinamika globalisasi guna mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afidah, N., & Janah, F. R. (2022).Implikasi pembangunan berkelanjutan terhadap aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial budaya masyarakat pesisir. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 7(2), 115–128.

Azharghany, R., Ghufron, S., & Fauzi, M. (2021). PKM Training for Rural Economic Empowerment (TREE) dalam pemberdayaan masyarakat pesisir Paiton Probolinggo. Guyub: Journal of Community Engagement, 2(3), 459–475.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Probolinggo. (2023). Indeks pembangunan manusia Kabupaten Probolinggo tahun 2023. Probolinggo: BPS Kabupaten Probolinggo.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2023). Produk domestik regional bruto kabupaten/kota di Jawa Timur menurut lapangan usaha.

Surabaya: BPS Provinsi Jawa Timur.

Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.

Darussalam, M. R., Ramadon, R., Arief, M. Z., & Pramasha, R. R. (2024). Dampak globalisasi terhadap pembangunan ekonomi dan tantangan pelestarian lingkungan. Indonesian Journal of Economy and Education (IJEN), 2(1), 342–347.

Febriani, R., Lestari, S., & Wahyuni, D. (2024). Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal. Jurnal Pariwisata dan Pembangunan Daerah, 6(1), 55–68.

Kabeer, N. (1999). Resources, agency, achievements: Reflections on the measurement of women’s empowerment. Development and Change, 30(3), 435–464.

Kuncoro, M., & Wahyuni, S. (2023). Globalisasi dan ketimpangan ekonomi daerah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 24(2), 101–118.

Potensi, Berbasis, Lokal Di, Kota Probolinggo, Verto Septiandika, Imam Sucahyo, Andi Rahmadhi, Renny Chandra Dewi, and Mastina Maksin. 2024. “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Melalui Kewirausahaan.” 4(1): 67–75.

Putra, M. F., & Astuty, P. (n.d.). The impact of globalization on local economic development: Challenges and opportunities.

Putnam, R. D. (1993). Making democracy work: Civic traditions in modern Italy. Princeton: Princeton University Press.

Qibtiyah, D. B. (2024). Kurasi produk UMKM Kabupaten Probolinggo dalam meningkatkan daya saing di pasar ritel modern. GUYUB: Journal of Community Engagement, 5(3), 691–701.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). New York: Free Press.

Setyadi, S. (n.d.). Dampak globalisasi terhadap ketimpangan wilayah: Studi di tujuh negara ASEAN [The impact of globalization on inequality: A case study of seven ASEAN countries].

Suryana. (2020). Kewirausahaan: Pedoman praktis, kiat, dan proses menuju sukses. Jakarta: Salemba Empat.

Sukmawan, S. (2024). Harmonisasi Manusia dengan Alam dan Ekologi : Kajian atas Budaya Tamping di Masyarakat Tengger. 14(2), 186–197.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Boston: Pearson Education.

Widodo, H.T.(2010). Ketimpangan pembangunan dan dampak sosial ekonomi masyarakat pulau kecil (Studi kasus pada pulauGili Katapang Kecamatan Sumber Asih Kabupaten Probolinggo). Skripsi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, Malang.

World Bank. (2020). Women, business and the law 2020. Washington, DC: World Bank.

Zoya, R.A., Ramadon, R., & Noviarita, H. (2024). Dampak globalisasi terhadap budaya lokal di indonesia. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(12), xx-xx.

Downloads

Published

28-01-2026

How to Cite

[1]
D. Junaedi, M. Khaira, J. Firdausi, and D. Mardhatilah, “Hambatan Sosial Budaya dan Dampak Globalisasi Terhadap Pembangunan Ekonomi di Kabupaten Probolinggo”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 14359–14369, Jan. 2026.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>