Kampung Lawas Maspati sebagai Model Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Komunitas dalam Konteks Warisan Urban Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4892Keywords:
Community-Based Tourism, Kampung Lawas Maspati, Pariwisata Berkelanjutan, pelestarian budaya, Regenerasi BudayaAbstract
Kampung Lawas Maspati di Surabaya, Jawa Timur, merupakan contoh penerapan pariwisata berkelanjutan berbasis komunitas (Community-Based Tourism, CBT) yang berhasil menjaga keseimbangan antara aspek sosial, budaya, dan lingkungan. Kampung ini dikenal dengan arsitektur tradisional peninggalan kolonial Belanda dan keberhasilan masyarakatnya dalam mengelola lingkungan dan mengembangkan daya tarik wisata berbasis edukasi dan budaya. Konsep CBT yang diterapkan di kampung ini memungkinkan warga lokal untuk berperan aktif dalam pengelolaan destinasi, mulai dari kebersihan lingkungan hingga penyelenggaraan tur sejarah dan pelestarian tradisi lokal. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana mempertahankan keberlanjutan budaya, terutama di kalangan generasi muda, yang terancam oleh modernisasi dan perubahan gaya hidup perkotaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran masyarakat dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan di Kampung Lawas Maspati, serta strategi yang diterapkan untuk menjaga kelestarian budaya melalui regenerasi generasi muda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang mengandalkan wawancara mendalam dengan informan kunci dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat, pengelolaan lingkungan yang berbasis pada kesadaran kolektif, serta penerapan teknologi digital untuk promosi menjadi faktor utama dalam keberlanjutan pariwisata di kampung ini. Keberhasilan Kampung Lawas Maspati dalam mengelola pariwisata berbasis komunitas dapat dijadikan model bagi daerah lain di Indonesia yang ingin mengembangkan pariwisata berkelanjutan yang mengutamakan pelestarian budaya dan kesejahteraan sosial masyarakat lokal.
Downloads
References
Abi, M. (2024). Tourism Industry in Indonesia: Outlook and Opportunities. Invenstinasia. Sumber: https://investinasia.id/blog/tourism-industry-in-indonesia/
Azzahra, N. A., Setiyono, B., & Manar, D. G. (2021). Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan menggunakan Pendekatan Community-Based Tourism (CBT) di Desa Wisata Kandri, Kota Semarang. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro.
Bramwell, B., & Lane, B. (1993). Sustainable tourism: An evolving global approach. Journal of Sustainable Tourism, 1(1), 1–5
Garrigos-Simon, F. J., Narangajavana-Kaosiri, Y., & Lengua-Lengua, I. (2018). Tourism and sustainability: A bibliometric and visualization analysis. Sustainability, 10(6), 1976. https://doi.org/10.3390/su10061976
Hariyadi, B. R., Rokhman, A., Rosyadi, S., & Yamin, M. (2024). The Role of Community-Based Tourism in Sustainable Tourism Village in Indonesia.
Hulu, M. (2018). Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan: Studi Kasus Desa Wisata “Blue Lagoon” di Kabupaten Sleman, DIY. Journal of Tourism and Economic, 1(2), 73–81.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. (2025). Mendongkrak Kinerja Sektor Pariwisata, Pemerintah Siapkan Berbagai Program Lintas Sektor [Siaran Pers]. Ekon.go.id. Sumber: https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6253/mendongkrak-kinerja-sektor-pariwisata-pemerintah-siapkan-berbagai-program-lintas-sektor.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2023). Sektor Pariwisata Berkontribusi Sebesar 4,3% terhadap PDB Indonesia. Retrieved from https://www.kemenparekraf.go.id.
Prihadi, D., Juliandri, D., Zhang, G., Lahbar, G. M., & Pasaribu, B. (2024). Integration of Community-Based Tourism (CBT) Index and Biophysical Assessment for Sustainable Ecotourism (2024) Mangrove: A Case Study of Karangsong, Indonesia. Sustainability, 16(7), 2806
Rahmah, S. (2015). Pengembangan Pariwisata berbasis Masyarakat (Community-Based Tourism) dalam Perspektif Islam (Studi di Nagari Pariangan, Sumatera Barat) [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau]. UIN Suska Repository.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif: Untuk Penelitian yang Bersifat Eksploratif, Enterpretif, Interaktif dan Konstruktif. Bandung: Alfabeta.
Suheri, S. P., & Rahman, A. Z. (2023). Community Based Tourism: Kajian Literatur Sistematik berdasarkan Jurnal Internasional Bereputasi Terindeks Scopus (2018–2023). Jurnal PPMR (Jurusan Administrasi Publik, Universitas Diponegoro).
Suheri, S., & Rahman, R. (2020). Community-Based Tourism: Kajian Literatur Sistematik. Jurnal Pariwisata Terapan, 4(2), 115–125.
Syafrinal, D. (2020). Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Kawasan Wisata Alam Way Kanan Lampung menggunakan Konsep Community-Based Tourism (CBT) [Skripsi, Institut Teknologi Sumatera]. ITERA Repository
UNESCO. (2023). 20th Anniversary 2003-2023. sumber : https://ich.unesco.org/en/anniversary.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Michelle Young, Zara Harvest Yeung, Michelle Chelsea, Victoria Assa, Jessica Lestantyo, Irra Chrisyanti Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















