Analisis Potensi Kuliner Lokal sebagai Daya Tarik Wisata Berbasis Ekowisata Mangrove di Surabaya: Studi Kualitatif Deskriptif

Authors

  • Ni Luh Melani Cadoret Universitas Ciputra Surabaya
  • Yumiko Soukotta Universitas Ciputra Surabaya
  • Tabita Priscilla Alfalianti Barada Universitas Ciputra Surabaya
  • Steven Nathanael Wong Universitas Ciputra Surabaya
  • Jason Andrean Suryanto Universitas Ciputra Surabaya
  • Irra Chrisyanti Dewi Universitas Ciputra Surabaya
  • Victor Kurniawan Yuwono Universitas Ciputra Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4729

Keywords:

Pariwisata Berkelanjutan, Kuliner Lokal, Gastronomic Identity, Kebun Raya Mangrove Surabaya

Abstract

Pengembangan pariwisata berkelanjutan menuntut integrasi antara daya tarik alam, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi lokal. Salah satu elemen strategis dalam konteks tersebut adalah kuliner lokal yang berperan sebagai bagian dari pengalaman wisata sekaligus pembentuk identitas destinasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kuliner lokal berbasis mangrove sebagai pendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kebun Raya Mangrove Surabaya, serta merumuskan strategi pengembangannya dalam kerangka penguatan identitas gastronomi Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatifdeskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap wisatawan, serta studi dokumentasi dan literatur. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola persepsi wisatawan, kondisi aktual fasilitas kuliner, dan potensi produk berbasis mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas dan aktivitas kuliner di KRMS belum dikelola secara optimal, ditandai dengan keterbatasan kios yang beroperasi, rendahnya kenyamanan area makan, serta minimnya branding dan promosi kawasan. Produk khas berbasis mangrove memiliki potensi sebagai identitas gastronomi lokal, namun belum terintegrasi dalam area kuliner utama dan belum dikenal luas oleh wisatawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kuliner mangrove belum menjadi motivasi utama kunjungan, tetapi memiliki peluang besar sebagai daya tarik tematik tambahan. Penelitian ini merekomendasikan strategi pengembangan kuliner mangrove yang terintegrasi melalui peningkatan fasilitas ramah lingkungan, kurasi gastronomi berbasis bahan lokal, penguatan branding “Kuliner Mangrove Surabaya”, serta optimalisasi promosi digital dan kolaborasi UMKM. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengayaan kajian pariwisata berkelanjutan dan identitas gastronomi berbasis ekosistem, sementara secara praktis memberikan rujukan kebijakan bagi pengelola destinasi dan pemerintah daerah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using Thematic Analysis in Psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage Publications.

Crouch, G. I., & Ritchie, J. R. B. (2003). The Competitive Destination: A Sustainable Tourism Perspective. CABI Publishing.

Hall, C. M., & Sharples, L. (2008). Food and Wine Tourism: Integrating Food, Travel and Territory. Routledge.

Kivela, J., & Crotts, J. C. (2006). Tourism and Gastronomy: Gastronomy’s Influence on How Tourists

Experience A Destination. Journal of Hospitality & Tourism Research, 30(3), 354–377. https://doi.org/10.1177/1096348006286797

Purnomo, E. (2019). Local Food Experience and Tourist Satisfaction in Sustainable Tourism Destination. Journal of Tourism and Hospitality, 8(2), 44–55.

Richards, G. (2012). Gastronomy and Tourism: A Global Perspective. International Journal of Tourism Research, 17(2), 93–104. https://doi.org/10.1002/jtr.1988

Simoes, R., & Ferreira, J. (2018). Foodscape as A Tool for Regional Development. Tourism and Regional Development Journal, 4(1), 1-14.

Surabaya City Government. (2019). Laporan Pengelolaan Kebun Raya Mangrove Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya.

10.United Nations World Tourism Organization. (2020). Sustainable Tourism and Local Economic Development. UNWTO.

11. Widyaningrum, S. (2021). Peran UMKM dalam Mendukung Pariwisata Berkelanjutan di Daerah Pesisir. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata, 6(1), 11–21.

12.Yulistyo, A., & Hartati, D. (2020). Culinary Tourism as A Cultural Identity in Urban Destinations. Journal of Urban Tourism Studies, 5(3), 122–135.

13.Hjalager, A. M., & Richards, G. (2002). Tourism and gastronomy. Routledge.

14.Okumus, B., Okumus, F., & McKercher, B. (2007). Incorporating local and international cuisines in the marketing of tourism destinations: The cases of Hong Kong and Turkey. Tourism Management, 28(1), 253– 261. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2005.12.020

15.UNEP & UNWTO. (2005). Making tourism more sustainable: A guide for policy makers. United Nations Environment Programme & World Tourism Organization.

Downloads

Published

08-01-2026

How to Cite

[1]
N. L. M. Cadoret, “Analisis Potensi Kuliner Lokal sebagai Daya Tarik Wisata Berbasis Ekowisata Mangrove di Surabaya: Studi Kualitatif Deskriptif ”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 9938–9944, Jan. 2026.