Analisis Potensi Kuliner Lokal sebagai Daya Tarik Wisata Berbasis Ekowisata Mangrove di Surabaya: Studi Kualitatif Deskriptif
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4729Keywords:
Pariwisata Berkelanjutan, Kuliner Lokal, Gastronomic Identity, Kebun Raya Mangrove SurabayaAbstract
Pengembangan pariwisata berkelanjutan menuntut integrasi antara daya tarik alam, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi lokal. Salah satu elemen strategis dalam konteks tersebut adalah kuliner lokal yang berperan sebagai bagian dari pengalaman wisata sekaligus pembentuk identitas destinasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kuliner lokal berbasis mangrove sebagai pendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kebun Raya Mangrove Surabaya, serta merumuskan strategi pengembangannya dalam kerangka penguatan identitas gastronomi Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatifdeskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap wisatawan, serta studi dokumentasi dan literatur. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola persepsi wisatawan, kondisi aktual fasilitas kuliner, dan potensi produk berbasis mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas dan aktivitas kuliner di KRMS belum dikelola secara optimal, ditandai dengan keterbatasan kios yang beroperasi, rendahnya kenyamanan area makan, serta minimnya branding dan promosi kawasan. Produk khas berbasis mangrove memiliki potensi sebagai identitas gastronomi lokal, namun belum terintegrasi dalam area kuliner utama dan belum dikenal luas oleh wisatawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kuliner mangrove belum menjadi motivasi utama kunjungan, tetapi memiliki peluang besar sebagai daya tarik tematik tambahan. Penelitian ini merekomendasikan strategi pengembangan kuliner mangrove yang terintegrasi melalui peningkatan fasilitas ramah lingkungan, kurasi gastronomi berbasis bahan lokal, penguatan branding “Kuliner Mangrove Surabaya”, serta optimalisasi promosi digital dan kolaborasi UMKM. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengayaan kajian pariwisata berkelanjutan dan identitas gastronomi berbasis ekosistem, sementara secara praktis memberikan rujukan kebijakan bagi pengelola destinasi dan pemerintah daerah.
Downloads
References
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using Thematic Analysis in Psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage Publications.
Crouch, G. I., & Ritchie, J. R. B. (2003). The Competitive Destination: A Sustainable Tourism Perspective. CABI Publishing.
Hall, C. M., & Sharples, L. (2008). Food and Wine Tourism: Integrating Food, Travel and Territory. Routledge.
Kivela, J., & Crotts, J. C. (2006). Tourism and Gastronomy: Gastronomy’s Influence on How Tourists
Experience A Destination. Journal of Hospitality & Tourism Research, 30(3), 354–377. https://doi.org/10.1177/1096348006286797
Purnomo, E. (2019). Local Food Experience and Tourist Satisfaction in Sustainable Tourism Destination. Journal of Tourism and Hospitality, 8(2), 44–55.
Richards, G. (2012). Gastronomy and Tourism: A Global Perspective. International Journal of Tourism Research, 17(2), 93–104. https://doi.org/10.1002/jtr.1988
Simoes, R., & Ferreira, J. (2018). Foodscape as A Tool for Regional Development. Tourism and Regional Development Journal, 4(1), 1-14.
Surabaya City Government. (2019). Laporan Pengelolaan Kebun Raya Mangrove Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya.
10.United Nations World Tourism Organization. (2020). Sustainable Tourism and Local Economic Development. UNWTO.
11. Widyaningrum, S. (2021). Peran UMKM dalam Mendukung Pariwisata Berkelanjutan di Daerah Pesisir. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata, 6(1), 11–21.
12.Yulistyo, A., & Hartati, D. (2020). Culinary Tourism as A Cultural Identity in Urban Destinations. Journal of Urban Tourism Studies, 5(3), 122–135.
13.Hjalager, A. M., & Richards, G. (2002). Tourism and gastronomy. Routledge.
14.Okumus, B., Okumus, F., & McKercher, B. (2007). Incorporating local and international cuisines in the marketing of tourism destinations: The cases of Hong Kong and Turkey. Tourism Management, 28(1), 253– 261. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2005.12.020
15.UNEP & UNWTO. (2005). Making tourism more sustainable: A guide for policy makers. United Nations Environment Programme & World Tourism Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ni Luh Melani Cadoret, Yumiko Soukotta, Tabita Priscilla Alfalianti Barada, Steven Nathanael Wong, Jason Andrean Suryanto, Irra Chrisyanti Dewi, Victor Kurniawan Yuwono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















