Pengaruh Proporsi Penambahan Bahan (Puree Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) dan Lidah Buaya (Aloe Vera)) terhadap Tingkat Kesukaan Fruit Leather Apel Anna (Malus Sylvestris)

Authors

  • Hanifah Hana Program Studi Pendidikan Tata Boga
  • Andika Kuncoro Widagdo Universitas Negeri Surabaya
  • Nugrahani Astuti Universitas Negeri Surabaya
  • Mauren Gita Miranti Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2678

Keywords:

Fruit Leather, Puree, Kulit Buah Naga Merah, Lidah Buaya, Apel Anna, SNI

Abstract

Inovasi olahan camilan sehat berbasis buah menjadi fokus dalam pembuatan fruit leather apel anna dengan tambahan puree kulit buah naga merah dan lidah buaya. Tujuannya adalah menemukan proporsi kombinasi yang paling disukai panelis sekaligus mengetahui kandungan gizinya. Metode yang digunakan berupa eksperimen dengan 33 panelis, terdiri dari 3 panelis terlatih dan 30 panelis tidak terlatih. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar uji kesukaan, sedangkan analisis menggunakan ANOVA satu jalur dan uji Duncan jika terdapat perbedaan signifikan. Hasil menunjukkan bahwa formula 30% puree kulit buah naga merah dan 70% lidah buaya (sampel 117) paling disukai panelis. Analisis gizi per 100 gram fruit leather mengandung energi 329,50 kkal, karbohidrat 49,47 g, serat 4,26 g, vitamin C 11,80 g, vitamin A 89,05 g, protein 6,81 g, gula 25,05 g, fosfor 7,60 g, natrium 11,55 g, fenolik 42,10 g, dan vitamin B1 sebesar 1,22 g. Kandungan air sebesar 14,01% masih memenuhi SNI 370-2018 yang menetapkan maksimal 15% untuk buah kering. Dengan kombinasi tersebut, fruit leather apel anna berbasis puree kulit buah naga merah dan lidah buaya tidak hanya disukai tetapi juga memenuhi standar mutu pangan, menawarkan alternatif camilan sehat dan bernutrisi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

I. Fitriana, S. K. Putri, and A. R. Sari, “Karakteristik Fisikokimia Dan Organoleptik Fruit Leather Semangka Kuning (Citrullus Lanatus) Dengan Variasi Konsentrasi CMC,” J. Teknol. Pangan Dan Has. Pertan., vol. 16, no. 1, pp. 1–9, 2021, doi: 10.26623/jtphp.v16i1.3498.

N. H. Taharuddin, R. Jumaidin, M. R. Mansor, F. A. M. Yusof, and R. H. Alamjuri, “Characterization of Potential Cellulose from Hylocereus polyrhizus (Dragon Fruit) peel: A Study on Physicochemical and Thermal Properties,” J. Renew. Mater., vol. 11, no. 1, pp. 131–145, 2023, doi: 10.32604/jrm.2022.021528.

H. Sartika, R. Haryati, and E. Kesumawati, “Kajian Kandungan Vitamin C dan Organoleptik dengan Konsentrasi dan Lama Perendaman Ekstrak Lidah Buaya.” 2015.

M. Revitriani, T. Rahayuningsih, F. S. Rejeki, and E. Noerhartati, “Karakteristik Fruit Leather Kering dari Apel (Malus sylvestris) dan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus,” J. Agroteknologi, vol. 16, no. 02, p. 121, 2022, doi: 10.19184/j-agt.v16i02.27477.

M. Amelianawati, W. Nurafiah, and S. Y. Kiptiyah, “Pemanfaatan Tepung Limbah Gelatin Ikan Patin (Pangasiidae) pada Pembuatan Fruit Leather Mangga (Mangifera indica L,” J. Teknotan, vol. 18, no. 3, pp. 225–230, 2024, doi: 10.24198/jt.vol18n3.9.

F. P. Haerunisa, A. Khairina, and K. Putranto, “Pendugaan Umur Simpan Fruit Leather Mangga dan Nanas menggunakan Metode ASLT Model Arrhenius,” J. Dimamu, vol. 3, no. 1, pp. 8–17, 2023, doi: 10.32627/dimamu.v3i1.836.

H. Ghifari, “Metodologi Penelitian,” in Paper Knowledge. Toward a Media History of Documents, 2017, pp. 12–26.

L. Z. Hasna, “Pengaruh Penambahan Gula Pasir Sukrosa Pada Buah Aren (Arenga Pinnata) Terhadap Kandungan Gizi Manisan Kolang-Kaling,” FoodTech J. Teknol. Pangan, vol. 3, no. 2, p. 1, 2020, doi: 10.26418/jft.v3i2.42701.

N. Mukminah, H. Azzahra, and F. Fathurohman, “Pengaruh Konsentrasi Gula Terhadap Karakteristik Kimia dan Organoleptik Selai Carica (Carica pubescens L,” Edufortech, vol. 7, no. 2, pp. 147–155, 2022, doi: 10.17509/edufortech.v7i2.51335.

Y. Puraikalan and A. Laton, “Nutritional Value of Red-fleshed and Skinned Pitaya (Hylocereus polyrhizus) Species,” Int. J. Home Sci., vol. 9, no. 3, pp. 271–275, 2023, [Online]. Available: https://www.homesciencejournal.com

M. Zaitoun, M. Ghanem, and S. Harphous, “Sugars: Types and Their Functional Properties in Food and Human Health,” Int. J. Public Heal. Res., vol. 6, no. 4, pp. 93–99, 2018, [Online]. Available: http://www.openscienceonline.com/journal/ijphr.

S. P. Sunaryo, “Karakteristik Fisikokimia Dan Organoleptik Fruit Leather Buah Melon.” 2024.

R. Mahyudi, V. S. Johan, and F. Hamzah, “Pemanfaatan Buah Salak Sidimpuan Dan Buah Nanas Dalam Pembuatan Fruit Leather,” J. Sagu, vol. 19, no. 2, p. 18, 2021, doi: 10.31258/sagu.v19i2.7910.

Y. S. Utari, M. A. Hidayatullah, and F. Fiardilla, “Pengaruh Teknik Pengemasan, Jenis Kemasan dan Kondisi Penyimpanan terhadap Sifat Fisik dan Organoleptik pada Buah Apel,” J. Penelit. UPR, vol. 3, no. 1, pp. 17–23, 2023, doi: 10.52850/jptupr.v3i1.8352.

O. Biswas, P. Kandasamy, and S. K. Das, “Effect of dragon fruit peel powder on quality and acceptability of fish nuggets stored in a solar cooler (5 ± 1 °C,” J. Food Sci. Technol., vol. 59, no. 9, pp. 3647–3658, 2022, doi: 10.1007/s13197-022-05377-5.

Downloads

Published

04-09-2025

How to Cite

[1]
H. Hana, A. K. Widagdo, N. Astuti, and M. G. Miranti, “Pengaruh Proporsi Penambahan Bahan (Puree Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) dan Lidah Buaya (Aloe Vera)) terhadap Tingkat Kesukaan Fruit Leather Apel Anna (Malus Sylvestris)”, RIGGS, vol. 4, no. 3, pp. 4659–4665, Sep. 2025.

Most read articles by the same author(s)