Tradisi Punjungan Dalam Pernikahan Campuran Jawa-Minangkabau Studi Akulturasi Agama dan Budaya

Authors

  • Dhicky Prasetyawan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Syafwan Rozi UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Silfia Hanani UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Muhiddinur Kamal UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7845

Keywords:

Tradisi Punjungan, Akulturasi, Jawa, Minangkabau

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keberagaman budaya Indonesia, khususnya pertemuan antara budaya Jawa dan Minangkabau di Nagari Ophir. Fenomena pernikahan campuran antara kedua suku ini menciptakan ruang interaksi budaya yang intensif, hal ini ditunjukkan dalam tradisi punjungan. Penelitian ini menerapkan metode penelitian pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus utama pada kedalaman dan detail informasi. Lokasi penelitian terletak di Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga metode, yaitu observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian terkait akulturasi agama dan budaya dalam pernikahan campuran Jawa dan Minang di Nagari Ophir ditemukan bahwa: Pertama, pelaksanaan tradisi punjungan melibatkan enam tahapan utama, yaitu penentuan menu atau isan di dalam berkat, pemilihan penerima berkat, pemilihan utusan, mengantarkan berkat, sumbangan balik, dan pelaksanaan acara. Proses ini menunjukkan adanya adaptasi dan inklusi unsur-unsur budaya Minangkabau, seperti penggunaan rendang dalam menu berkat yang mencerminkan fleksibilitas tradisi punjungan dalam di adat Jawa dalam konteks multikultural. Kedua, akulturasi dalam tradisi punjungan terjadi melalui empat bentuk utama, yaitu akulturasi simbolis, akulturasi ritual, akulturasi filosofis, dan akulturasi norma. Keempat bentuk akulturasi tersebut tidak hanya menciptakan harmoni budaya, tetapi juga memperkuat kohesi sosial dan nilai-nilai gotong royong lintas etnis di Nagari Ophir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, Uwes Fatoni, Dede Sutisna. (2024). Etnografi Dakwah dalam Tradisi Berkaul Adat pada Masyarakat Minangkabau. Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 9 No. 2.

Aini, Wesla. (2024). Analisis Budaya Dalam Tradisi Perkawinan di Adat Minangkabau. Innovative: Journal Of Social Science Research, Vol 4(3).

Berry W John. (2005). Acculturation: Living Success Fully in To Two Cultures. International Journal of Intercultural Relation.Vol 29, hlm 697.

Fini, Novita. (2018). Perkawinan Campuran (Amalgamasi) etnis Jawa dan Minangkabau (studi kasus jorong sungai duo nagari luak kapau alam pau duo kabupaten solok selatan) (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).

Fioni, Sukmasari. (1986). Perkawinan Adat Minangkabau. Jakarta: Karya Indah.

Herusatoto, Budiono. (2012). Simbolisme dalam Budaya Jawa (Yogyakarta: Hanindita Graha Widia).

Iryani, Eva. (2018). Akulturasi Agama Terhadap Budaya Indonesia. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, Vol 18 No 2.

Koentjaraningrat. (1985). “Mentalis Dan Pembangunan”. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Nurkhamiden & Minabari, F. (2024). Gender dan Kebudayaan: Analisis Antropologi. Jurnal JINNSA (Jurnal Interdipliner Sosiologi Agama), Vol 4 No 2.

Rahmawati. (2020). Akulturasi Budaya Masyarakat Kota (Studi Fenomenologi Penduduk Urban Di Kelurahan Antang Makasar). Makasar: UNISMUH

Ratna Astuti. (2022). Makna Simbolik Tradisi Punjungan di Masyarakat Jawa. Jurnal Budaya Dan Komunikasi, Vol 10 No 2.

Saputra, Irfan. (2023). Tradisi Mamanggia Dalam Upacara Adat Perkawinan Minangkabau. Journal of Education, Cultural and Politics, Vol 3 No.1.

Sri Wahyuningsih. (2021). Tradisi Punjungan Walimatulurf Perspektif Hukum Islam. Jurnal Al-Wasith: Jurnal Studi Hukum Islam, Vol 6 No 1.

Sri Nofika Putri. (2012). Resiprositas Sosial Tradisi Nyumbang. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi, Vol

Sulistiana, Rahmat Hayat. (2023). Pola Relasi Sosial Nelayan Dalam Koperasi Mina Muara Sejahtera di Desa Muara Kecamatan Wanasalam. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, Vol 6 No 2.

Syakhrani, A. W., & Kamil, M. L. (2022). Eksplorasi Konsep Budaya: Tinjauan Teoritis Dan Unsur-Unsur Universal Kebudayaan. Cross-border, 5(1).

Uum Umaroh, Muhammad Alif. (2024). Tradisi Mulangkeun Di Kp. Kidalang Desa Mander Kec. Bandung Kab. Serang Banten (Study Living Hadis). Jurnal Pendidikan Tambusai, Vol 8 No.3.

Windiany, Riska Azikia. (2023). Akulturasi Budaya Dalam Makanan Nusantara. Jurnal Budaya Nusantara, Vol 6 No 1.

Downloads

Published

16-04-2026

How to Cite

[1]
D. Prasetyawan, S. Rozi, S. Hanani, and M. Kamal, “Tradisi Punjungan Dalam Pernikahan Campuran Jawa-Minangkabau Studi Akulturasi Agama dan Budaya”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 13148–13159, Apr. 2026.