Eksistensi Tradisi Sakey Masyarakat Bajo Tilamuta
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5061Keywords:
Eksistensi, Tradisi Sakey, Masyarakat BajoAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih mendalam tentang Tradisi Sakey Masyrakat bajo Tilamuta Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif,penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan telaah literatur yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Sakey masih eksis di Masyarakat Bajo Tilamuta, karena tradiis ini merupakan tradisi yang berasal dari nenek moyang mereka atau dalam Bahasa Bajo di sebut Mbo Daulu yang kemudian sudah turun temurun bahkan sudah membudaya dan masih tetap dilaksanakan sampai dengan saat ini, Sakey juga masih sangat relevan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari bagi Masyarakat Desa Bajo. Bagi Masyarakat Bajo Sakey tidak hanya bertujuan untuk mencari hasil laut tetapi juga merupakan warisan budaya dan simbol dari ketangguhan, identitas, serta kearifan lokal mereka dalam menjalin hubugan harmonis dengan laut sebagai sumber kehidupan utama. Sakey merupakan Tradisi yang merujuk pada keguatan melaut yang dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama, biasanya berlangsung selama berminggu-minggu, hingga berbulan-bulan, tergantung pada hasil tangkapan dan kodisi cuaca dilaut. Sakey bukanlah aktivitas melaut biasa melainkan bentuk perjalanan eksploratif dan kolektif yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta pembekalan yang matang. Pada proses pelaksanaan tradisi Sakey terdapat bebrapa tahap yang akan dilakukan oleh para pelaku Sakey yaitu persiapan awal, beristirahat di pulau singgah, aktivitas melaut dan kepulangan serta pembagian hasil.
Downloads
References
Hartanto, A. F. A., Wijayanti, Y., & Nurholis, E. (2022). Nilai-Nilai Filosofis Tradisi Among-Among Desa Purwadadi Kabupaten Ciamis. J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan), 3(1), 143-154.
Mohi, S. (2021). Eksistensi Budaya Lokal Gorontalo Sebagai Identitas Suku Bangsa Dalam Dimensi Globalisasi Dan Modernisme. Transformasi: Jurnal Kepemimpinan & Pendidikan Islam, 5(1), 57-75.
Dai, F., & Manahung, R. (2020). Kearifan lokal masyarakat Suku Bajo studi etnografi nilai-nilai pendidikan agama islam dan budi pekerti pada praktek ritual keagamaan di Desa Bajo Kecamatan Tilamuta. Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti, 2(1), 41-57.
Suwandi, S., & Setyobudi, T. (2020). Sintesa Hukum Islam dan Kebudayaan Jawa Suatu Pendekatan Profetik. De Jure: Jurnal Hukum dan Syari'ah, 12(2).
Dhani, V., & Cahya, R. D. (2023). Memahami Pengaruh Kebudayaan Dan Kepribadian Terhadap Pendidikan Di Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 657-665.
Sjafirah, N. A., & Prasanti, D. (2016). Penggunaan media komunikasi dalam eksistensi budaya lokal bagi komunitas tanah aksara studi deskriptif kualitatif tentang penggunaan media komunikasi dalam eksistensi budaya lokal bagi komunitas tanah aksara di bandung. Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi, 6(2).
Lubis, Y. A. (2014). Studi Tentang Aktivitas Ekonomi Masyarakat Pesisir Pantai Pelabuhan. JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance and Political Social UMA), 2(2), 133-140.
Fatmasari, D. (2016). Analisis Sosial Ekonomi dan Budaya Masyarakat Pesisir Desa Waruduwur, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah, 6(1).
Herman, H., & Anhusadar, L. (2022). Pendidikan Islam Anak Suku Bajo: Penelitian Lapangan pada Suku Bajo. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2665-2676.
Umar, M. A. (2019). Budaya migrasi dan kearifan lokal masyarakat Suku Bajo dalam mengelola sumber daya alam yang berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 5(1), 116-124.
Rubama, F., Hasan, I., Limonu, R., Lihawa, F., & Sune, N. (2024). Adaptasi Masyarakat Suku Bajo Terhadap Bencana Di Desa Torsiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi, 3(1), 10-16.
Suryani, S. E., & Rahmawati, E. (2022). Unsur-unsur Budaya Suku Bajo dalam Novel Mata dan Manusia Laut Karya Okky Madasari: Kajian Antropologi Sastra. Semiotika: Jurnal Ilmu Sastra Dan Linguistik, 23(1), 46-64.
Mahendra, B. (2017). Eksistensi sosial remaja dalam Instagram (sebuah perspektif komunikasi). Jurnal visi komunikasi, 16(1), 151-160.
Istiyanto, S. B., & Novianti, W. (2018). Etnografi komunikasi komunitas yang kehilangan identitas sosial dan budaya di Kabupaten Cilacap. Jurnal Kajian Komunikasi, 6(1), 64-77.
Robinson, A., & Setyawan, J. (2025). YOUNG GENERATION IN THE PRESERVATION OF THE TABOT TRADITION OF BENGKULU CITY FROM THE PERSPECTIVE OF SOCIAL IDENTITY THEORY: Generasi Muda Dalam Pelestarian Tradisi Tabot Kota Bengkulu Dalam Perspektif Teori Identitas Sosial. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 9(4), 1271-1282.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aldi Nanda Usman, Ridwan Ibrahim, Funco Tanipu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















