Pariwisata Minat Khusus sebagai Strategi Transformasi dan Diversifikasi Destinasi di Kabupaten Badung, Bali

Authors

  • I Gusti Made Riko Hendrajana Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6519

Keywords:

Pariwisata Minat Khusus, Transformasi Destinasi, Diversifikasi Pariwisata, Kabupaten Badung, Pariwisata Berkelanjutan

Abstract

Kabupaten Badung merupakan pusat utama pariwisata Bali yang selama ini didominasi oleh model pariwisata massal berbasis pantai, hiburan, dan konsumsi wisata yang intensif. Dominasi tersebut memang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan asli daerah, namun pada saat yang sama menimbulkan berbagai persoalan struktural seperti tekanan terhadap lingkungan pesisir, kemacetan, alih fungsi lahan, ketimpangan distribusi manfaat pariwisata, serta gejala kejenuhan destinasi. Berangkat dari kondisi ini, penelitian bertujuan menganalisis peran pariwisata minat khusus sebagai strategi transformasi dan diversifikasi destinasi yang lebih berkelanjutan di Kabupaten Badung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis literatur, studi kasus, dan survei persepsi pemangku kepentingan yang melibatkan pemerintah daerah, pelaku industri, dan komunitas lokal. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis untuk memetakan potensi, tantangan, dan strategi pengembangan. Temuan menunjukkan potensi kuat pada wisata petualangan, ekowisata, spiritual, dan kuliner. Pariwisata minat khusus mampu menggeser orientasi pembangunan menuju kualitas pengalaman dan keberlanjutan, tetapi terkendala infrastruktur, kapasitas SDM, pemasaran tersegmentasi, serta risiko degradasi lingkungan dan budaya. Penelitian merekomendasikan penguatan kolaborasi multipihak, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, peningkatan kapasitas SDM, dan pemanfaatan teknologi digital sebagai instrumen untuk memperluas pasar, meningkatkan nilai tambah lokal, menjaga kelestarian alam dan budaya, serta memastikan distribusi manfaat pariwisata yang lebih adil bagi masyarakat Badung di masa depan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arista, N. M. D., & Santosa, I. M. A. (2023). Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dalam mendukung keberlanjutan destinasi wisata di Bali. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 17(2), 145–158.

Astawa, I. P., & Rahmawati, R. (2020). Strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis kearifan lokal di Bali. Jurnal Pariwisata Terapan, 4(1), 1–14.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Darsana, I. M., Yanti, A. S., & Mariani, N. W. R. (2025). Tourism Area Life Cycle (TALC) Sebagai Strategi Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan Di Kabupaten Badung-Bali. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 4(4), 365-378.

Darsana, I. M., & Wijaya, N. S. (2025). Transformasi Digital Dan Inovasi Layanan Dalam Pariwisata: Analisis Pengaruhnya Terhadap Niat Berperilaku Wisatawan Melalui Engagement Dan Pengalaman, Ditinjau Dari Perspektif Gender Dan Usia. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 4(12), 4445-4472.

Dewi, L. G. L. K., & Setiawan, P. Y. (2022). Tata kelola pariwisata berkelanjutan dan peran masyarakat lokal dalam pengembangan destinasi wisata. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 27(1), 55–68.

Flick, U. (2018). An introduction to qualitative research (5th ed.). London: Sage Publications.

Hennink, M., Hutter, I., & Bailey, A. (2020). Qualitative research methods. London: Sage Publications.

Kotler, P., Bowen, J. T., & Makens, J. C. (2017). Marketing for hospitality and tourism (7th ed.). Boston, MA: Pearson Education.

Purnama, I. G. M., & Yasa, N. N. K. (2019). Dampak pariwisata massal terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial budaya di Bali. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata, 14(2), 89–102.

Suarthana, I. K. P., & Putra, I. N. D. (2020). Wisata minat khusus sebagai strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Bali. Jurnal Destinasi Pariwisata, 8(1), 35–46.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suarjana, I. K., & Putra, I. G. B. R. (2022). Branding destinasi pariwisata berbasis keunikan lokal di Bali. Jurnal Manajemen Pariwisata, 9(2), 101–115.

Suryawan, I. N., & Sudiana, I. K. (2021). Pemerataan pembangunan pariwisata melalui pengembangan desa wisata di Bali. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 16(1), 77–90.

Weaver, D. B., & Lawton, L. J. (2019). Tourism management (6th ed.). Milton, Australia: Wiley.

Wijaya, I. M. A. (2019). Overtourism dan tantangan keberlanjutan pariwisata Bali. Jurnal Kajian Pariwisata, 6(2), 123–136.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Downloads

Published

09-02-2026

How to Cite

[1]
I. G. M. R. Hendrajana, “Pariwisata Minat Khusus sebagai Strategi Transformasi dan Diversifikasi Destinasi di Kabupaten Badung, Bali”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 2047–2054, Feb. 2026.