Evaluasi Potensi Pariwisata Danau Kelapa Gading sebagai Destinasi Unggulan Kabupaten Asahan

Authors

  • Sitti Nurlaeli Universitas Katolik Santo Thomas
  • Rahmad Kurnia Abdik Nasution Universitas Katolik Santo Thomas
  • Jusli Fisikasi Juwita Gulo Universitas Katolik Santo Thomas

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4467

Keywords:

Potensi Pariwisata, Danau Kelapa Gading, Pengembangan Destinasi, Aksesibilitas Wisata, Asahan, Desa Wisata

Abstract

Pengembangan destinasi wisata daerah merupakan salah satu strategi penting dalam memperkuat daya saing pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Danau Kelapa Gading sebagai destinasi wisata buatan di Kabupaten Asahan memiliki potensi lanskap danau yang menarik, aksesibilitas yang relatif mudah, serta peluang pengembangan ekonomi masyarakat sekitar. Namun demikian, potensi tersebut belum didukung oleh pengelolaan destinasi yang optimal dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi eksisting Danau Kelapa Gading serta mengidentifikasi potensi pengembangannya sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Asahan berdasarkan komponen destinasi wisata. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan terpilih, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik utama Danau Kelapa Gading terletak pada keindahan lanskap danau, keberadaan pulau kecil di tengah danau, serta aksesibilitas yang strategis dari pusat kota. Namun demikian, pengembangan destinasi masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama pada aspek amenitas seperti fasilitas parkir, sanitasi, pusat informasi wisata, serta layanan keselamatan dan kebersihan. Aktivitas wisata yang tersedia juga masih bersifat terbatas dan belum dikembangkan menjadi produk wisata tematik yang terstruktur. Penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan kualitas fasilitas, diversifikasi aktivitas wisata, penguatan promosi, serta pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi multi-pihak guna mewujudkan pengelolaan Danau Kelapa Gading sebagai destinasi wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. Mtapuri and P. Giampiccoli, “Tourism development in rural communities: challenges and opportunities,” Development Southern Africa, vol. 38, no. 4, pp. 515–530, 2021.

A. Muis, “Peran Dinas Pariwisata dalam meningkatkan kunjungan wisatawan,” J. …, vol. 4, no. 2, pp. 3988–4001, 2016.

A. S. Hassan and K. Rahman, “Destination image, satisfaction and revisit intention: structural equation modelling,” International Journal of Tourism Cities, vol. 7, pp. 383–401, 2021.

Ardianto, “Peran Dinas Pariwisata dalam mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Natuna tahun 2015,” Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 2016.

B. Ritchie and D. Crouch, “Destination competitiveness and development: progress after two decades,” Tourism Management, vol. 90, pp. 1–11, 2022.

C. Perkasa, “Efektivitas pengelolaan daya tarik wisata alam oleh Dinas Pariwisata dalam usaha meningkatkan kunjungan wisatawan,” E-Jurnal Administrasi Bisnis, vol. 5, no. 4, pp. 1420–1434, 2017.

D. Buhalis and R. Harwood, “Technology-led transformations in tourism: smart tourism ecosystems,” Tourism Management, vol. 79, pp. 1–14, 2020.

F. Rasoolimanesh, S. Ramakrishnan, and M. Hall, “Community support and sustainable destination development,” Journal of Sustainable Tourism, vol. 29, no. 2, pp. 259–278, 2021.

H. Astuti, H. Sari, and S. Siregar, “Pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat: studi pada desa wisata di Sumatera Utara,” Jurnal Pariwisata Pesona, vol. 6, no. 2, pp. 101–115, 2021.

H. Prayag, “Tourist motivations and destination development: a structural model,” Journal of Hospitality and Tourism Management, vol. 41, pp. 1–10, 2020.

J. Kim and J. Fesenmaier, “Tourism experience and value creation in digital environments,” Journal of Travel Research, vol. 59, no. 5, pp. 755–770, 2020.

K. Ketter and L. Ellis, “Social media in destination branding: impacts on tourist intention,” Tourism Review, vol. 75, no. 4, pp. 609–622, 2020.

K. Khotimah, Wilopo, and L. Hakim, “Strategi pengembangan destinasi budaya (Studi Kasus pada Situs Trowulan sebagai pariwisata budaya unggulan di Kabupaten Mojokerto),” J. Adm. Bisnis, vol. 41, no. 1, pp. 56–65, 2017.

L. Shen, M. Chen, and W. Liu, “Tourism infrastructure and destination attractiveness: an empirical assessment,” Asia Pacific Journal of Tourism Research, vol. 26, no. 3, pp. 310–324, 2021.

M. B. Miles and A. M. Huberman, Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI Press, 2014.

M. J. Amin and L. Dyastari, “Pengelolaan objek wisata pemancingan Nusantara di Desa Api-Api Penajam Paser Utara,” J. …, vol. 5, no. 4, pp. 1727–1738, 2017.

M. Stylidis, “Residents’ destination image: the role of community participation and place attachment,” Journal of Travel Research, vol. 60, no. 7, pp. 1543–1557, 2021.

M. Zebua, Inspirasi Pengembangan Pariwisata Daerah, ed. revisi. Yogyakarta: Deepublish, 2016.

N. López-Sanz, A. Penelas-López, and E. Pérez-Esparrells, “Sustainable tourism indicators: an evaluation model for local destinations,” Sustainability, vol. 12, no. 9, pp. 1–15, 2020.

N. Tomasi and R. Cavallini, “Destination governance and stakeholder collaboration,” Tourism Management Perspectives, vol. 35, pp. 1–9, 2020.

N. U. Siam, “Peranan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lingga dalam pengembangan objek wisata,” J. Ipteks Terapan, vol. 8, no. 4, pp. 210–221, 2014.

P. Álvarez-García, M. Río-Rama, and A. Maldonado, “Influence of tourist facilities on destination competitiveness,” Sustainability, vol. 12, no. 10, pp. 1–14, 2020.

R. A. Siregar, H. W. Wiranegara, and H. Hermantoro, “Pengembangan kawasan pariwisata Danau di Kabupaten Toba Samosir,” J. …, pp. 100–112, 2018.

R. Torres-Bagur, A. Pons, and D. Beltrán, “Carrying capacity and sustainable tourism: local planning challenges,” Land Use Policy, vol. 95, pp. 1–10, 2020.

Republik Indonesia, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, 2009.

S. Farmaki, “Overtourism and sustainable development: perspectives after COVID-19,” Journal of Sustainable Tourism, vol. 30, no. 2, pp. 328–345, 2022.

S. Gössling, D. Scott, and C. Michael Hall, “Pandemics, tourism and global change: a rapid assessment of COVID-19,” Journal of Sustainable Tourism, vol. 29, no. 1, pp. 1–20, 2021.

T. Hanafiah, A. Jamaludin, and R. Zulkifly, “Determinants of tourism demand and competitiveness in Southeast Asia,” Journal of Tourism and Hospitality Management, vol. 8, no. 1, pp. 12–25, 2020.

X. Wang, L. Wang, and C. Xu, “Determinants of tourist satisfaction and loyalty in natural attractions,” Tourism Geographies, vol. 22, no. 5, pp. 998–1016, 2020.

Y. Nurhalimah, S. Wibowo, and T. Wuryandari, “Analisis potensi dan strategi pengembangan destinasi wisata alam,” Jurnal Kepariwisataan Indonesia, vol. 15, no. 1, pp. 45–60, 2022.

Downloads

Published

23-12-2025

How to Cite

[1]
S. Nurlaeli, R. K. A. Nasution, and J. F. J. Gulo, “Evaluasi Potensi Pariwisata Danau Kelapa Gading sebagai Destinasi Unggulan Kabupaten Asahan”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 6717–6726, Dec. 2025.