Strategi Pengembangan Usaha Menggunakan Analisis SWOT dan Bussines Model Canvas (BMC) Bussines Kewcasual di Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5589Keywords:
Business Model Canvas, UMKM, Industri Fashion, Pengembangan UsahaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha pada Kew Casual, sebuah UMKM fashion lokal di Kota Bandung, melalui integrasi analisis SWOT dan Business Model Canvas (BMC). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan fluktuasi penjualan, ketidakkonsistenan margin keuntungan antarproduk, serta meningkatnya persaingan dalam industri fashion lokal yang semakin kompetitif dan dinamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam terhadap kondisi internal dan eksternal usaha. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, observasi aktivitas pemasaran digital, serta analisis dokumen berupa data penjualan dan margin produk pada periode Januari hingga September. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kew Casual memiliki kekuatan pada kualitas produk, keunikan desain streetwear, serta adanya basis konsumen muda yang loyal. Namun, kelemahan utama yang diidentifikasi meliputi tingginya biaya produksi, ketidaktepatan penetapan harga, ketergantungan pada pemasok tertentu, dan promosi digital yang belum konsisten. Dari sisi eksternal, peluang pengembangan usaha muncul dari meningkatnya minat terhadap produk fashion lokal dan pertumbuhan perilaku belanja digital, sementara ancaman berasal dari persaingan harga yang ketat dan perubahan tren fashion yang cepat. Pemetaan Business Model Canvas menunjukkan bahwa elemen channels, customer relationships, dan key activities perlu dioptimalkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pemasaran digital, efisiensi biaya, serta perbaikan sistem penetapan harga merupakan strategi penting untuk mendukung keberlanjutan dan daya saing usaha Kew Casual
Downloads
References
Afifah, N., & Aprilianto, M. A. (2023). Digital marketing strategies for MSMEs in the creative industry. Journal of Business and Digital Economy, 5(2), 112–124.
Agi, A., & Lestari, W. (2022). Business development strategy analysis using SWOT approach in local fashion SMEs. Indonesian Journal of Business Strategy, 4(1), 45–57.
Amin, M., & Priyanto, H. (2021). The competitiveness of creative industry MSMEs in Indonesia. Journal of Creativity and Innovation, 9(1), 55–67.
Atika, T. S., & Wijaya, F. (2024). Formulasi perancangan strategi pengembangan usaha pada Avelina Parfum. Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, Akuntansi, & Bisnis, 5(1), 77–88.
Barney, J. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of Management, 17(1), 99–120.
Bukhari, A., & Rahman, M. (2022). The application of Business Model Canvas for small enterprises. International Journal of Entrepreneurship, 6(2), 55–70.
Duratulhikmah, S. N., & Wijaya, F. (2024). Strategi pengembangan bisnis Putu Bagja Catering menggunakan SWOT dan QSPM. JEMSI, 10(2), 130–142.*
Feldman, D. C. (2004). The devil is in the details: Converting good research into publishable articles. Journal of Management, 30(1), 1–6.*
Fitriyani, D., & Setiawan, D. (2021). SWOT analysis as a tool for strategic business planning. Journal of Management Tools, 8(3), 201–213.
Karamang, E., Septiarini, E., Rahmi, P. P., & Wijaya, F. (2024). Pengaruh citra institusi, harga dan lokasi terhadap keputusan memilih universitas swasta di Bandung. Oikos: Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi, 9(1), 285–295.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2020). Marketing management (15th ed.). Pearson.
Leedy, P. D., & Ormrod, J. E. (2005). Practical research: Planning and design (8th ed.). Merrill Prentice Hall.
Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2010). Business model generation. Wiley.
Perry, C., Carson, D., & Gilmore, A. (2003). Joining conversation: Writing for EJM’s editors, reviewers and readers requires planning, care and persistence. European Journal of Marketing, 37(5/6), 653–557.
Porter, M. E. (2008). The five competitive forces that shape strategy. Harvard Business Review, 86(1), 78–93.
Putri, M. S. P. D. N., Wijaya, F., & Herlinawati, E. (2024). Strategi pengembangan usaha pada UMKM Mami Dimsum Bandung. Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, Akuntansi, & Bisnis, 5(2), 101–113.*
Rahmawati, S. (2020). The role of digital platforms in fashion SMEs. International Journal of E-Commerce Studies, 12(4), 255–272.
Rangkuti, F. (2019). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. Gramedia.
Setiawan, I., & Handayani, R. (2021). Business sustainability strategies for SMEs in the creative sector. Journal of Small Business Studies, 3(1), 34–47.
Solihin, I. (2020). Manajemen strategik: Teori dan praktik. Penerbit Erlangga.
Summers, J. O. (2001). Guidelines for conducting research and publishing in marketing. Journal of the Academy of Marketing Science, 29(4), 405–415.*
Teece, D. J. (2018). Business models and dynamic capabilities. Long Range Planning, 51(1), 40–49.
Wijaya, F., Novianti, S., Herlinawati, E., & Sumawidjaja, R. N. (2024). Strategi pengembangan kedai kopi melalui SWOT dan QSPM: Studi kasus Ngoffe Bandung. JEMSI, 10(1), 55–68.*
Yunus, M., & Sugiharto, R. (2022). Fashion industry competitiveness in Indonesia’s creative economy. Creative Industry Journal, 4(3), 122–137.*
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Andika Eka Saputra, Ridho Riadi Akbar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















