Humanisasi Sistem Penilaian: Menggeser Paradigma dari Ranking menuju Asesmen Autentik di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5423Keywords:
Humanization of Education, Ranking System, Authentic Assessment, Kurikulum Merdeka, Student PsychologyAbstract
Pendidikan abad ke-21 menuntut transformasi fundamental dari sekadar transfer pengetahuan menuju pengembangan karakter dan kompetensi holistik peserta didik. Namun, praktik pendidikan di sekolah dasar masih banyak didominasi oleh sistem penilaian berbasis pemeringkatan atau ranking yang cenderung bersifat dehumanis dan reduktif. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi secara mendalam pergeseran paradigma penilaian di SDN Telukan 02, dari budaya testing menuju budaya asesmen autentik yang memanusiakan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, sistem ranking berdampak negatif terhadap kondisi psikologis siswa, berupa kecemasan akademik, penurunan harga diri, dan pelabelan negatif. Kedua, strategi humanisasi pendidikan diterapkan melalui asesmen diagnostik, diversifikasi instrumen penilaian seperti proyek dan portofolio, serta umpan balik konstruktif. Ketiga, transformasi penilaian menghadapi tantangan manajerial berupa resistensi guru terhadap beban administrasi dan ekspektasi orang tua yang masih berorientasi pada kompetisi angka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa asesmen autentik dalam kerangka Kurikulum Merdeka merupakan instrumen strategis untuk mengembalikan hakikat pendidikan sebagai proses humanisasi dan pengembangan potensi peserta didik secara utuh, berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan psikologis siswa sekolah dasar. Temuan ini memperkuat urgensi reformasi penilaian demi terciptanya iklim belajar yang inklusif, dialogis, dan berpusat pada anak
Downloads
References
Angkat, S. A., Wardhani, S., & Syahrial, S. (2024). Konsep penilaian autentik dalam evaluasi pembelajaran di sekolah dasar. Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia, 1(3), 13–xx.
Arif, F. (2023). Pendidikan sebagai proses humanisasi: Tantangan dan strategi di sekolah dasar. Jurnal Filsafat dan Pendidikan.
Freire, P. (2000). Pedagogy of the oppressed. Continuum.
Gardner, H. (2011). Frames of mind: The theory of multiple intelligences. Basic Books.
Indriyani, N. (2023). Penilaian autentik pada Kurikulum Merdeka di SDN 11 VII Koto Sungai Sarik. Jurnal Pendidikan Dasar, Universitas Pasundan.
Irdawati, I. (2025). Implementasi penilaian autentik dalam pembelajaran di SDN 16 Nan Sabaris. Edumatika: Jurnal Pendidikan.
Kadir, A., & Hasri, H. (2021). Evaluative analysis of authentic thematic learning assessment at Islamic primary school. Jurnal Prima Edukasia, 9(1), 96–106.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2022 tentang standar penilaian pendidikan pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah. Kemendikbudristek.
Mashfufah, A. (2024). Edukasi asesmen autentik pada pembelajaran. Solusi Manajemen. UHAMKA.
Noptario, N., & Nugraha, M. S. (2023). Analisis standar penilaian pendidikan di Indonesia (Permendikbud No. 21 Tahun 2022). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(12), 245–252.
Rahmawati, I. (2022). Pergeseran paradigma penilaian: Dari testing culture menuju assessment culture dalam pembelajaran abad ke-21. Jurnal Administrasi Pendidikan.
Rosidah, C. T., Pana, & Wahyu. (2021). Analisis kesiapan guru mengimplementasikan asesmen autentik dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 87–103.
Setiawan, A., et al. (2022). Implementasi asesmen autentik pada Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Basicedu: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.
Suharto, V. T., Setiyadi, D., Samsiyah, N., & Zakiawan, F. (2025). Penilaian autentik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD Karesidenan Madiun. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Wiggins, G., & McTighe, J. (2005). Understanding by design (2nd ed.). Association for Supervision and Curriculum Development.
Zebua, E. N. K. (2024). Analisis prinsip dan peran asesmen autentik pada proses pembelajaran. Edukasi: Jurnal Pendidikan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lukit Adi Syam Ari, Wegang Sri Sulanjari, Muh Nur Azis Yusuf, Ghufron Ahmad Muzakki, Evylia Ratna Arjanti, Ahmad Muhibbin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















