Konstruksi Makna Pengelolaan Sampah melalui PBL dalam Program Adiwiyata: Perspektif Interaksionisme Simbolis di SMPN 21 Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8374Keywords:
Konstruksi Makna, Pengelolaan Sampah, Problem Based Learning, Adiwiyata, Interaksionisme SimbolisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi makna pengelolaan sampah oleh warga sekolah di SMPN 21 Surakarta melalui integrasi program Adiwiyata dan metode Problem Based Learning (PBL). Kajian ini berangkat dari pentingnya membangun kesadaran ekologis yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga terinternalisasi dalam praktik keseharian warga sekolah. Dengan menggunakan perspektif interaksionisme simbolis Herbert Blumer, konsep self dari George Herbert Mead, serta dramaturgi Erving Goffman, penelitian ini berupaya memahami bagaimana makna pengelolaan sampah dibentuk, dinegosiasikan, dan diwujudkan dalam interaksi sosial di lingkungan sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan fokus pada proses, pengalaman, dan dinamika sosial yang terjadi selama implementasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode PBL dalam kerangka program Adiwiyata mampu mendorong partisipasi aktif siswa dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan sampah di lingkungan sekolah. Proses ini tidak hanya meningkatkan pemahaman kognitif siswa, tetapi juga membentuk kesadaran dan tanggung jawab kolektif terhadap lingkungan. Secara kuantitatif, program ini berhasil mereduksi volume sampah hingga 73%, yang menunjukkan efektivitasnya dalam aspek praktis. Lebih dari itu, terjadi transformasi perilaku siswa dari sekadar kepatuhan formal terhadap aturan menjadi budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Perubahan ini tidak hanya tampak di lingkungan sekolah, tetapi juga meluas hingga ke ranah domestik, sehingga mencerminkan keberhasilan internalisasi nilai-nilai ekologis dalam kehidupan sehari-hari.
Downloads
References
Aziizah, N. R., & Rahmandani, A. (2024). Perspektif siswa sekolah dasar Adiwiyata mengenai perilaku peduli lingkungan hidup: Sebuah studi mixed methods concurrent explanatory. Jurnal Teknologi Lingkungan, 25(1). https://doi.org/10.55981/jtl.2024.2346
Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. University of California Press.
Fitriani, A., et al. (2024). Adiwiyata school management in shaping the independence of environmentally conscious students. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 5(1). https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/jkpi
Goffman, E. (1959). The presentation of self in everyday life. Doubleday.
Hayati, H., et al. (2025). Edukasi pengolahan sampah organik sebagai upaya mitigasi perubahan iklim. Community Development Journal, 6(3). https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/cdj/article/view/20916
Hutauruk, G. A., et al. (2026). Pengelolaan limbah dan sampah organik untuk mewujudkan sekolah Adiwiyata di SMA Negeri 1 Kedungwuni. Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 7(2). https://e-journal.my.id/atjpm/article/view/7675
Indriyanti, D. R., et al. (2023). Community waste management education: Strategies and impacts. Jurnal Dimensi, 12(3). https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/dimensi
Ismail, M. J. (2021). Pendidikan karakter peduli lingkungan dan menjaga kebersihan di sekolah. Guru Tua: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1). https://doi.org/10.31970/gurutua.v4i1.67
Kurniawan, B., et al. (2022). Symbolic interactionism in environmental education: How students construct the meaning of waste. International Journal of Educational Research and Innovation.
Mead, G. H. (1934). Mind, self, and society. University of Chicago Press.
Nasution, A. R., & Mahmud, I. (2022). Dampak Adiwiyata terhadap perilaku siswa di sekolah dasar. Jurnal Ekologi Indonesia, 8(4).
Nugraha, A., & Pratiwi, D. (2021). Analisis keberlanjutan program Adiwiyata di sekolah menengah pertama. Jurnal Kajian Lingkungan, 13(2).
Nugroho, T. (2023). Manajemen bank sampah sebagai sarana pembelajaran lingkungan di sekolah. Jurnal Pendidikan Berkelanjutan, 5(1).
Ovitasari, K. S., et al. (2022). Edukasi pengolahan sampah organik dan anorganik di Desa Rejasa Tabanan. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2).
Prasetiyo, B., et al. (2021). The implementation of problem-based learning to improve students' environmental literacy in Adiwiyata schools. Journal of Physics: Conference Series. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1911/1/012024
Puspitasari, D., et al. (2024). Project-based learning pengolahan sampah pada siswa SD Muhammadiyah 3 Makassar. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(1).
Putri, R., et al. (2025). Menuju sekolah Adiwiyata dengan pengelolaan sampah daur ulang menjadi barang serbaguna. Besiru: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3).
Ramadhan, S., et al. (2025). Pengelolaan sampah di sekolah menengah pertama negeri Kota Bandung. Mahacita: Jurnal UPI.
Sari, M., et al. (2025). Pengelolaan sampah organik di lingkungan sekolah: Strategi edukasi dan implementasi ekonomi sirkular. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(1).
Syarifuddin, A., & Hasanah, R. (2021). Pengelolaan lingkungan sekolah melalui program Adiwiyata. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 12(2).
Utomo, S. W., et al. (2024). Evaluating the impact of Adiwiyata program on waste reduction in Indonesian secondary schools. Environmental Science and Pollution Research.
Yuliani, E., et al. (2025). Pendampingan sekolah Adiwiyata: Pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui edukasi dan aksi. Journal of Human and Education (JAHE), 4(1). https://jahe.or.id/index.php/jahe
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wegang Sri Sulanjari, Putri Adianingsih, Lukit Adi Syam Ari, Sumaryono Sumaryono, Agus Tri W, Sigit Haryanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















