Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru (Studi Kasus di SMP Negeri 1 Manisrenggo)

Authors

  • Evylia Ratna Arjanti Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Muh Nur Azis Yusuf Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Ghufron Ahmad Al Muzakki Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Wegang Sri Sulanjari Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Lukit Adi Syam Ari Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Sugiyono Sugiyono Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Masduki Masduki Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Achmad Fathoni Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9216

Keywords:

Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi, Profesionalisme Guru, Kompetensi Guru

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen sumber daya manusia (MSDM) berbasis kompetensi dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMP Negeri 1 Manisrenggo. Profesionalisme guru menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan, sehingga diperlukan pengelolaan sumber daya manusia yang efektif, terarah, dan berbasis kompetensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai pelaksanaan MSDM berbasis kompetensi di lingkungan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MSDM berbasis kompetensi dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan kebutuhan guru, rekrutmen dan seleksi berbasis kompetensi, pelatihan dan pengembangan profesional, serta evaluasi kinerja yang disesuaikan dengan standar kompetensi guru. Penerapan strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru, yang terlihat dari meningkatnya kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian guru dalam proses pembelajaran maupun interaksi di lingkungan sekolah. Selain itu, guru menjadi lebih adaptif terhadap perubahan kurikulum dan perkembangan teknologi pendidikan. Namun demikian, implementasi MSDM berbasis kompetensi masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu pelatihan, minimnya sarana pendukung, serta kesiapan sebagian guru dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pembelajaran modern. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program pengembangan profesional berkelanjutan, peningkatan fasilitas pendukung, serta dukungan kebijakan yang memadai agar implementasi MSDM berbasis kompetensi dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Allport, G. W. (1961). Pattern and growth in personality. Holt, Rinehart & Winston.

Armstrong, M. (2009). Armstrong’s handbook of human resource management practice (11th ed.). Kogan Page.

Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of educational objectives: The classification of educational goals. Longmans, Green and Co.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Darling-Hammond, L. (2021). The right to learn: A blueprint for creating schools that work. Jossey-Bass.

Dewey, J. (1916). Democracy and education. Macmillan.

Fullan, M. (2001). The new meaning of educational change (3rd ed.). Teachers College Press.

Glickman, C. D. (2007). Supervision of instruction: A developmental approach (7th ed.). Pearson.

Hargreaves, A. (2020). Moving: A memoir of education and social mobility. Solution Tree Press.

Hattie, J. (2020). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement. Routledge.

Kunandar. (2014). Guru profesional: Implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) dan sukses dalam sertifikasi guru. Rajawali Pers.

Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054.

Mulyasa, E. (2013). Standar kompetensi dan sertifikasi guru. Remaja Rosdakarya.

Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2021). Teachers and school leaders as lifelong learners. OECD Publishing.

Reimers, F. M. (2021). Primary and secondary education during COVID-19: Disruptions to educational opportunity during a pandemic. Springer.

Sardiman, A. M. (2011). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Rajawali Pers.

Schleicher, A. (2022). World class: How to build a 21st-century school system. OECD Publishing.

Schön, D. A. (1983). The reflective practitioner: How professionals think in action. Basic Books.

Senge, P. M. (1990). The fifth discipline: The art and practice of the learning organization. Doubleday.

Shulman, L. S. (1986). Those who understand: Knowledge growth in teaching. Educational Researcher, 15(2), 4–14.

Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (1993). Competence at work: Models for superior performance. John Wiley & Sons.

Tilaar, H. A. R. (2002). Pendidikan, kebudayaan, dan masyarakat madani Indonesia. Remaja Rosdakarya.

Toffler, A. (1980). The third wave. Bantam Books.

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Uno, H. B. (2011). Profesi kependidikan: Problema, solusi, dan reformasi pendidikan di Indonesia. Bumi Aksara.

---

Downloads

Published

29-05-2026

How to Cite

[1]
E. R. Arjanti, “Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru (Studi Kasus di SMP Negeri 1 Manisrenggo)”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 5363–5369, May 2026.

Issue

Section

Articles