Keadilan Sosial dan Life Satisfaction: Studi tentang Perceived Social Justice Generasi Muda di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4075Keywords:
Keadilan Sosial, Kepuasan Hidup, Media Digital, Generasi Muda, Kelelahan Emosional, Literasi Digital, Pemberdayaan Sosial, Dukungan SosialAbstract
Era digital telah menghadirkan dinamika psikologis yang semakin kompleks, khususnya bagi generasi muda yang hidup dalam arus informasi tanpa batas. Media sosial memberikan akses yang luas terhadap isu-isu keadilan sosial, memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi, menyuarakan pendapat, dan membangun solidaritas. Namun, paparan informasi yang intens juga berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hubungan antara persepsi keadilan sosial dan kepuasan hidup generasi muda dalam konteks era digital modern. Menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian melibatkan lima partisipan berusia 18–21 tahun yang aktif menggunakan media digital dan memiliki ketertarikan pada isu-isu keadilan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadilan sosial dipandang sebagai landasan penting bagi terciptanya kepuasan hidup. Partisipan merasa lebih sejahtera ketika melihat nilai-nilai kesetaraan, penghargaan, dan perlindungan hak diterapkan secara adil dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, paparan berlebihan terhadap konten sosial, terutama mengenai ketidakadilan atau konflik, dapat memicu kelelahan emosional, frustrasi, serta penurunan kesehatan mental. Media digital sekaligus menjadi ruang pemberdayaan psikologis dan sumber stres, tergantung bagaimana individu berinteraksi dengan informasi tersebut. Selain itu, dukungan sosial dari komunitas, baik secara daring maupun luring, terbukti memperkuat kesejahteraan psikologis dan membantu individu menghadapi tekanan emosional. Penelitian ini menekankan pentingnya literasi digital, kemampuan mengelola emosi, dan regulasi diri agar generasi muda mampu tetap seimbang dalam menghadapi arus informasi. Selain itu, nilai-nilai keadilan sosial perlu diterapkan melalui pendekatan yang inklusif dan adaptif sehingga relevan dengan tantangan era digital. Temuan ini menyoroti perlunya intervensi edukatif dan dukungan komunitas untuk menjaga kesejahteraan psikologis generasi muda.
Downloads
References
Andriyani, T. (2025, 8 September). Pakar UGM ungkap perspektif psikologi atas keterlibatan Generasi Z dalam aksi demonstrasi. Universitas Gadjah Mada. https://ugm.ac.id/id/berita/pakar-ugm-ungkap-perspektif-psikologi-atas-keterlibatan-generasi-z-dalam-aksi-demonstrasi/
Azhari, A. A., Purwasetiawatik, T. F., & Saudi, A. N. A. (2024). Gambaran tingkat social media fatigue pada mahasiswa di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 4(1), 24–30. https://doi.org/10.56326/jpk.v4i1.2384
Boulianne, S. (2015). Social media use and participation: A meta-analysis of current research. Information, Communication & Society, 18(9), 524-538. https://doi.org/10.1080/1369118X.2015.1008542
Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (3rd ed.). SAGE Publications.
Diener, E., Emmons, R. A., Larsen, R. J., & Griffin, S. (1985). The satisfaction with life scale. Journal of Personality Assessment, 49(1), 71–75. https://doi.org/10.1207/s15327752jpa4901_13
Dimock, M. (2019, January 17). Defining generations: Where Millennials end and Generation Z begins. Pew Research Center. https://www.pewresearch.org/short-reads/2019/01/17/where-millennials-end-and-generation-z-begins/
Haloho, E. S. br, Batubara, N. A., Situmorang, E. S., & Damanik, B. E. (2025). Kesehatan mental di kalangan remaja akibat overexposure media sosial: Studi literatur dan wawancara Gen Z. Ciencias: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 8(2), 11–17. http://ejournal.upg45ntt.ac.id/index.php/ciencias/index
Keles, B., McCrae, N., & Grealish, A. (2020). A systematic review: The influence of social media on depression, anxiety and psychological distress in adolescents. International Journal of Adolescence and Youth, 25(1), 79-93. https://doi.org/10.1080/02673843.2019.1590851
Li, Y., Jia, Q. F., & Zhou, J. (2017). Teachers’ mental health: perceived social justice and life satisfaction. 899-903. 10.1109/IEEM.2017.8290022.
Orben, A., & Przybylski, A. K. (2019). The association between adolescent well-being and digital technology use. Nature Human Behaviour, 3(2), 173-182. https://doi.org/10.1038/s41562-018-0506-1
Park, S., Kim, J., & Lee, H. (2024). Power or opportunity? Perceived inequality on life satisfaction explained by reduced trust in South Korea. Asian Journal of Social Psychology, 27(2), 245-261. https://doi.org/10.1111/ajsp.12543
Twenge, J. M. (2017). iGen: Why today's super-connected kids are growing up less rebellious, more tolerant, less happy--and completely unprepared for adulthood. Atria Books.
World Health Organization. (2024). Teens, screens and mental health: Key findings from adolescent health survey. WHO Regional Office for Europe. https://www.who.int/publications/i/item/9789289059578
Zahra, Y., Handoyo, S., & Fajrianthi, F. (2025). A comprehensive overview of Generation Z in the workplace: Insights from a scoping review. SA Journal of Industrial Psychology, 51, a2263. https://doi.org/10.4102/sajip.v51i0.2263
Zhang, L., Wang, H., & Chen, M. (2020). Life satisfaction predicts perceived social justice: The lower your life satisfaction, the less just you perceive society to be. Frontiers in Psychology, 11, 540835https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.540835
Zhang, S., & Zhou, J. (2018) Social justice and public cooperation intention: mediating role of political trust and moderating effect of outcome dependence. Frontiers Psychology, 9, 1381, https://doi.org/10.3389/fpsyg.2018.01381
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Filadelfia Rumangkang, Wilfred Audric Clief Pangkey, Chatlia Putri Hermawan, Madeline Natali Angow, Sherena Yemima Purba, Agoes Dariyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















