Pengaruh Integrasi Near Field Communication, Literasi Keuangan, dan Keamanan Digital terhadap Risiko Transaksi Keuangan Digital (Survey pada Nasabah Bank BCA di Kota Sukabumi)

Authors

  • Diva Annisa Permana Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Dicky Jhoansyah Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Resa Nurmala Universitas Muhammadiyah Sukabumi

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9965

Keywords:

Near Field Communication (NFC), Literasi Keuangan, Keamanan Digital, Risiko Transaksi Keuangan Digital, Perbankan Digital

Abstract

Perkembangan transaksi keuangan digital yang semakin pesat telah meningkatkan kemudahan dan efisiensi layanan keuangan, namun di sisi lain juga memunculkan berbagai risiko seperti penipuan digital, pencurian data, phishing, dan penyalahgunaan akun. Kondisi ini mendorong pentingnya kajian mengenai faktor-faktor yang dapat memengaruhi risiko transaksi keuangan digital, khususnya integrasi Near Field Communication (NFC), literasi keuangan, dan keamanan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi NFC, literasi keuangan, dan keamanan digital terhadap risiko transaksi keuangan digital pada nasabah Bank BCA di Kota Sukabumi, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 195 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 27 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi NFC berpengaruh signifikan terhadap risiko transaksi keuangan digital dengan nilai t sebesar 34,301 dan koefisien beta 0,636, literasi keuangan berpengaruh signifikan dengan nilai t sebesar 29,596 dan koefisien beta 0,539, serta keamanan digital berpengaruh signifikan dengan nilai t sebesar 11,790 dan koefisien beta 0,213. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap risiko transaksi keuangan digital dengan nilai F sebesar 1044,279 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,942 menunjukkan bahwa 94,2% variasi risiko transaksi keuangan digital dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori Perceived Risk Theory dan Technology Acceptance Model dalam konteks transaksi keuangan digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agardi, I., & Alt, M. A. (2024). Do digital natives use mobile payment differently than digital immigrants? A comparative study between generation X and Z. Electronic Commerce Research, 24(3), 1463–1490. https://doi.org/10.1007/s10660-022-09537-9

Amos Abidemi Ogunola, Tobi Sonubi, Rebecca Olubunmi Toromade, Oluwatosin Omotola Ajayi, & Amarachi Helen Maduakor. (2024). The intersection of digital safety and financial literacy: Mitigating financial risks in the digital economy. International Journal of Science and Research Archive, 13(2), 673–691. https://doi.org/10.30574/ijsra.2024.13.2.2183

Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Ayanbode, N., Abieba, O. A., Chukwurah, N., Ajayi, O. O., & Daraojimba, A. I. (2024). Human Factors in Fintech Cybersecurity: Addressing Insider Threats and Behavioral Risks. International Journal of Multidisciplinary Research and Growth Evaluation., 5(1), 1350–1356. https://doi.org/10.54660/.ijmrge.2024.5.1.1350-1356

Azizah, A. W., & Setyorini, D. (2024). The effect of financial literacy and digital payment technology on financial vulnerability: A crucial investigation (Vol. 22, Number 2). http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/kompartemen/

Bauer, R. A. (1967). Consumer behavior as risk taking. In D. F. Cox (Ed.), Risk taking and information handling in consumer behavior (pp. 23–33). Harvard University Press.

Byrne, B. M. (2016). Structural equation modeling with AMOS (3, Ed.). Routledge.

Cele, N. N., & Kwenda, S. (2025). Do cybersecurity threats and risks have an impact on the adoption of digital banking? A systematic literature review. In Journal of Financial Crime (Vol. 32, Number 1, pp. 31–48). Emerald Publishing. https://doi.org/10.1108/JFC-10-2023-0263

Ciptarianto, A. (2022). E-Wallet Application Penetration for Financial Inclusion in Indonesia. International Journal of Current Science Research and Review, 05(02). https://doi.org/10.47191/ijcsrr/V5-i2-03

Cooper, D. R., & Schindler, P. S. (2014). Business Research Methods. McGraw-Hill.

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.

Diana, M. I., & Wikartika, I. (2025). Literasi Keuangan Digital Sebagai Upaya Pencegahan Penipuan Perbankan dan Mitigasi Kebocoran Data Pribadi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 2025. https://doi.org/10.56013/jak.v5i1.3673

Fiqri Maulana Firdaus, Abdul Muiz, & Abdul Nasir. (2024). PENGARUH LITERASI KEUANGAN DIGITAL DAN RESIKO TRANSAKSI DIGITAL TERHADAP MINAT PELAKU UMKM DALAM BERTRANSAKSI MENGGUNAKAN QRIS (Studi Pada Pasar Perumnas Cirebon). Jurnal Keuangan Dan Perbankan Syariah (JKUBS), 4(1).

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate Data Analysis. Cengage.

Hidayanti, N. F., & Ariani, Z. (2025). Gaya Hidup Digital, Literasi Keuangan, dan Persepsi Risiko: Faktor Penentu dalam Penggunaan Qris Sebagai Transaksi Digital. Ekonomi, Keuangan, Investasi Dan Syariah (EKUITAS), 6(4), 707–715. https://doi.org/10.47065/ekuitas.v6i4.7260

Ida Kartika Dewi & Christiawan Hendratmoko. (2025). Pengaruh Persepsi Kemudahan, Literasi Keuangan Digital dan Persepsi Risiko Terhadap Keputusan Penggunaan Qris Dalam Transaksi Non Tunai Oleh Generasi Z Di Solo Raya. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), 4(4), 6561–6570.

Indonesia, B. (2023). Risiko dan keamanan sistem pembayaran digital. Bank Indonesia.

Kuraku, S., Kalla, D., Smith, N., & Samaah, F. (2023). Exploring How User Behavior Shapes Cybersecurity Awareness in the Face of Phishing Attacks. International Journal of Computer Trends and Technology, 71, 74–79. https://doi.org/10.14445/22312803/IJCTT-V71I11P111

Lusardi, A. (2020). Financial literacy and the need for financial education. Journal of Economic Perspectives, 34(3), 1–24.

Muchamad Khozin Chanafaro, & Sari, L. P. (2024). Determinan keputusan penggunaan pembayaran digital: Peran niat sebagai mediasi literasi keuangan. Journal of Business & Banking, 14(1), 133–148. https://doi.org/10.14414/jbb.v14i1.4993

Mutia, R., Irwan, M., Nasution, F., Syariah, J. A., Ekonomi, F., & Islam, B. (2025). KEAMANAN DAN RISIKO DALAM TRANSAKSI UANG DIGITAL : STUDI PADA PLATFORM E-WALLLET DI INDONESIA. Neraca Manajemen, Ekonomi, 14. https://doi.org/10.8734/mnmae.v1i2.359

Nabilah, S. (2025). Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Minat Penggunaan QRIS pada Pengguna Layanan Perbankan di Surabaya. Tahun, 4(2), 2985–573. https://doi.org/10.59066/jmae.v4i2.1513

Naeser Seldal, & Nyhus. (2022). Financial Vulnerability, Financial Literacy, and the Use of Digital Payment Technologies. Journal of Consumer Policy, 45, 281–306.

Onumadu, P., & Abroshan, H. (2024). Near-Field Communication (NFC) Cyber Threats and Mitigation Solutions in Payment Transactions: A Review. In Sensors (Vol. 24, Number 23). Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI). https://doi.org/10.3390/s24237423

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2025). upporting Informed and Safe Use of Digital Payments Through Digital Financial Literacy.

Rachman, A., Julianti, N., & Arkoyah, S. (2024). Challenges and Opportunities for QRIS Implementation as a Digital Payment System in Indonesia. EkBis: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 8(1), 1–13. https://doi.org/10.14421/ekbis.2024.8.1.2134

Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods for Business. Wiley.

Setiawan, N. P., & Tambun, S. (2025). Influence of Digital Security, Digital Literacy, and Financial Literacy on the Intention to Use QRIS with Perceived Ease of Use as a Moderator. Perspectives in Economics, Accounting, and Resource Leadership (PEARL), 1(2).

Slade, E., Williams, M., & Dwivedi, Y. K. (2015). Extending UTAUT2 to explore consumer adoption of mobile payments. Journal of Strategic Marketing.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2020). METODE PENELITIAN KUANTITATIF.

Sulistiawati, T., Yansyah, D., & Maleha, N. Y. (2025). Analisis Persepsi Risiko Dalam Layanan Digital Banking Di Indonesia: Tantangan Dan Solusi. 4(1).

Umbu Nengi, S., & Widya Wiwaha. (2024). Mitigasi Risiko Transaksi Online Pada Pengguna E-Commerce: Pengaruh Literasi Keuangan Dan Pemanfaatan Teknologi.

We Tenri Fatimah Singkeruang, A., Ega Susanto, S., & Saeni, N. (2025). Mitigating the Risk of Qushing Threats (QR Phishing) using the Security Behavior Intentions Scale (SeBIS) in supporting digital economic security. PARADOKS Jurnal Ilmu Ekonomi, 8(2). www.raosoft.com.

Yue, Korkmaz, Yin, & Zhou. (2021). The rise of digital finance: Financial inclusion or debt trap?

Downloads

Published

10-06-2026

How to Cite

[1]
D. A. Permana, D. Jhoansyah, and R. Nurmala, “Pengaruh Integrasi Near Field Communication, Literasi Keuangan, dan Keamanan Digital terhadap Risiko Transaksi Keuangan Digital (Survey pada Nasabah Bank BCA di Kota Sukabumi)”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 7716–7729, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.