Pengaruh Keterlibatan Kerja, Stres Kerja, Pelatihan Dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bpjs Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota

Authors

  • Jonathan Panjaitan Universitas Methodist Indonesia
  • Maludin Panjaitan Universitas Methodist Indonesia
  • Mangasa Panjaitan Universitas Methodist Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7573

Keywords:

Keterlibatan Kerja, Stres Kerja, Pelatihan, Pengembangan Karir, Kinerja Karyawan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh keterlibatan kerja, stres kerja, pelatihan, dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan pada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 karyawan yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial keterlibatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 2,562 > ttabel 2,048 dan nilai signifikansi 0,016 < 0,05. Stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar -2,727 > ttabel 2,048 dan nilai signifikansi 0,011 < 0,05. Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 2,302 > ttabel 2,048 dan nilai signifikansi 0,029 < 0,05. Selain itu, pengembangan karir juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 4,222 > ttabel 2,048 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, keterlibatan kerja, stres kerja, pelatihan, dan pengembangan karir berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai Fhitung sebesar 15,160 > Ftabel 2,71 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai Adjusted R-Square sebesar 0,639 atau 63,9%, yang berarti variabel independen dalam penelitian ini mampu menjelaskan kinerja karyawan sebesar 63,9%, sedangkan sisanya sebesar 36,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afandi, P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia: Teori, Konsep dan Indikator. Pekanbaru: Zanafa Publishing.

Ardiani, F., & Fauzan, M. (2023). Pengaruh Keterlibatan Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan. Bandung: Penerbit Media Sains Indonesia.

Ayu, A. (2024). Pengaruh Pelatihan Kerja, Pengembangan Karir dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT Volex Indonesia. Jurnal Bina Manajemen, Vol. 12 No. 2, hlm. 119–133. Jurnal WYM+1

Azeem, F., Atta, S. H., Rasheed, K., Rafique, M. S., & Muhammad, F. (2024). Why Training and Development Programs Don't Improve Employee Productivity. European Journal of Applied Science, Engineering and Technology, 2(3), 142–150.

Dessler, G. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia (Edisi ke-16). Jakarta: Salemba Empat.

Edison, E., Anwar, Y., & Komariyah, I. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia: Strategi dan perubahan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai dan organisasi (hlm. 188). Bandung: Alfabeta

Ghani, M. A., & Muttaqiyathun, A. (2023). Work Life Balance Model, Work Stress and Performance of Millennial Generation Online Taxibike Drivers. International Journal of Social Service and Research (IJSSR), 3(3).

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (Edisi ke-10). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Handoko, T. H. (2020). Manajemen Personalia & Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE.

Hasibuan, M. S. P. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasmin Tamsah & Jumiaty Nurung. Manajemen Sumber Daya Manusia. (Sumatera Barat: CV Mitra Cendekia Media, 2021).

Letsoin, V. R., & Ratnasari, S. L. (2020). Pengaruh Keterlibatan Karyawan, Loyalitas Kerja dan Kerjasama Tim terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal DIMENSI, 9(1). https://doi.org/10.33373/dms.v9i1.2316 Repository BSI+3Draf Publisher+3Jurnal URINDO+3

Mangkunegara, A. P. (2020). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Marwansyah. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Alfabeta.

Marwansyah. (2024). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Alfabeta.

Nasrip, M., Pono, N. F., & Maryam, B. S. (2025). The effect of burnout and physical work environment on employee performance — mediated by work engagement in Badan Diklat DIY. Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia, 16(1), 1–10.

Noe, R. A. (2020). Employee Training and Development (8th ed.). McGraw-Hill Education.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behaviour (2nd ed.). Pearson.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2018). Organizational Behavior (18th ed.). Pearson Education.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2021). Organizational Behavior (Updated 18th ed.). Pearson. (Edisi Global / terjemahan Indonesia: Perilaku Organisasi — ed. terjemahan tersedia; ed. bahasa Indonesia terbitan Salemba Empat 2021 juga dipakai oleh banyak peneliti). Amazon+1

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulistyowati, R. (2021). Layanan Prima. Surabaya: Unesa University Press.

Sutrisno, E. (2018) “ Manajemen Sumber Daya Manusia “ , Jakarta: Kencana.

Unusida. (2023). Hubungan antara keterlibatan karyawan, budaya organisasi dan stress kerja terhadap kinerja karyawan. Nusantara Entrepreneurship and Management Review (NEMR), 1(1), 11–23. https://journal.unusida.ac.id/index.php/nemr/article/view/1042

Downloads

Published

01-04-2026

How to Cite

[1]
J. Panjaitan, M. Panjaitan, and M. Panjaitan, “Pengaruh Keterlibatan Kerja, Stres Kerja, Pelatihan Dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bpjs Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 10700–10713, Apr. 2026.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>