Peran Lembaga Posbindu PTM di Desa Butu Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4830Keywords:
Posbindu PTM, Peran Lembaga, Desa Butu, Penyakit Tidak MenularAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Posbindu PTM di Desa Butu, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular pada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan informan terkait, serta dokumentasi kegiatan Posbindu. Informan penelitian meliputi pihak Puskesmas, pemerintah desa, kader Posbindu, dan masyarakat sebagai sasaran layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas dan Pemerintah Desa telah menjalankan perannya dengan cukup baik dalam mendukung keberlangsungan kegiatan Posbindu PTM. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan alat kesehatan, obat-obatan, pendampingan teknis, serta pemberian insentif kepada kader Posbindu. Hal ini mencerminkan adanya komitmen lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan layanan skrining kesehatan di tingkat desa. Namun demikian, peran kader Posbindu masih belum optimal karena lebih berfokus pada aspek teknis pemeriksaan kesehatan, seperti pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan gula darah, tanpa disertai kegiatan edukasi dan penyuluhan kesehatan. Padahal, edukasi memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait pencegahan penyakit tidak menular. Penelitian ini juga menemukan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posbindu masih tergolong rendah. Rendahnya partisipasi tersebut dipengaruhi oleh rasa takut untuk diperiksa, kurangnya pemahaman mengenai manfaat Posbindu, serta rendahnya motivasi untuk hadir secara rutin. Selain itu, persepsi masyarakat terhadap Posbindu masih beragam, di mana sebagian menganggap Posbindu hanya ditujukan bagi orang yang sudah sakit, sementara yang lain memahami manfaatnya namun belum merasa perlu berpartisipasi aktif. Faktor lain yang turut memengaruhi adalah kurangnya informasi jadwal kegiatan serta benturan dengan aktivitas sehari-hari masyarakat
Downloads
References
Adam, W. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Posbindu PTM di Desa Ulapato A.
Alaydrus, Z. (2014). Ilmu Kesehatan Masyarakat.
Dawis, A. M., Meylani, Y., Heryana, N., Alfathoni, M. A. M., Sriwahyuni, E., Ristiyana, R., Januarsi, Y., Wiratmo, P. A., Dasman, S., Mulyani, S., Agit, A., Shoffa, S., & Baali, Y. (2023). Pengantar Metodologi Penelitian.
Fuadah, D. Z., & Rahayu, N. F. (2018). Pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) Penyakit Tidak Menular (PTM) Pada Penderita Hipertensi (Utilization Of Integrated Posted Cooperation Posbindu ) of Non-Communicable Disease of Patients with Hypertension ). 20–28.
Ika Ayu Ratnasari. (2020). Analisis implementasi program pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular(Posbindu PTM) di wilayah kerja Puskesmas Bulu Lor kota Semarang tahun 2019. Kesehatan.
Mouwn Erland. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin (Issue March).
Nashfya Khurni Multhofy; Anisa Catur Wijayanti, S. KM., M. E. (2020). Peran Serta Kader Dalam Program Posbindu PTM. 2507(February), 1–9.
Nugraheni, R. (2022). Evaluasi Pelaksanaan Program Posbindu PTM di Puskesmas Kota Wilayah Utara Kota Kediri Reny Nugraheni. 13(3), 83–87.
Pakphan. (2021). Metodologi-Penelitian-Ilmiah-1639030741. 63.
Rahayu, D., Irawan, H., Santoso, P., Susilowati, E., Atmojo, D. S., & Kristanto, H. (2021). Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular pada Lansia. Jurnal Peduli Masyarakat, 3(1), 91–96. https://doi.org/10.37287/jpm.v3i1.449
Sirait, R. P. (2024). Perspektif Masyarakat Terhadap Pos Pembinaan The Community Perspective With Of Integrated Development Post For Non-Communicable Diseases In Puskemas Datuk Bandar, Tanjung Balai City. 170–178.
Sodik, & Siyoto. (2015). Dasar Metodologi Penelitian Dr. Sandu Siyoto, SKM, M.Kes M. Ali Sodik, M.A. 1. Dasar Metodologi Penelitian, 83–84.
Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan Populasi dan Sampel : Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. 9, 2721–2731.
Susanti, S. (2024). Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis Syariah Dan Teknologi, 3(2), 383–390.
Ummah, M. S. (2019). upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular di kalangan dosen. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rismawati Adam, Rahmatiah Rahmatiah, Sainudin Latare

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















