Degradasi Tradisi Budaya Tarian Balatindak (Studi Penelitian Di Desa Monsongan)

Authors

  • Fahmia Jufri Universitas Negeri Gorontalo
  • Sainudin Latare Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5505

Keywords:

Degradasi Budaya, Tarian Balatindak, Perubahan Sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis degradasi tradisi budaya Tarian Balatindak di Desa Monsongan, Kecamatan Banggai Tengah, Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah. Tarian Balatindak merupakan tarian tradisional suku Banggai yang memiliki nilai historis, simbolik, dan sosial sebagai warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun sejak masa Kerajaan Banggai. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan pengaruh globalisasi, eksistensi tarian ini mengalami penurunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling yang meliputi tokoh adat, aparat desa, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa degradasi Tarian Balatindak ditandai dengan menurunnya minat generasi muda, berkurangnya frekuensi pementasan, serta pergeseran nilai budaya akibat masuknya budaya modern. Faktor-faktor yang memengaruhi degradasi tersebut antara lain perubahan social dan perkembangan zaman, arus globalisasi dan modernisasi, lemahnya regenerasi pelaku seni, serta kurangnya upaya pelestarian yang berkelanjutan dari masyarakat dan pemerintah kurangya Upaya dari pemerintah dapat di lihat dari tidak adanya program pemerintah yang bertujuan untuk melestarikan budaya Tarian Balatindak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa degradasi tradisi Tarian Balatindak merupakan dampak dari perubahan sosial yang tidak diimbangi dengan strategi pelestarian budaya lokal. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah dalam menjaga dan melestarikan Tarian Balatindak agar tetap bertahan sebagai identitas budaya suku Banggai.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ani, J, B Lumanauw, and J L A Tampenawas. “Pengaruh Citra Merek, Promos Dan Kualitas Layanan Terhadap Keputusan

Pembelian Konsumen Pada E- Commerce Tokopedia Di Kota Manado the Influence of Brand Image, Promotion and Service

Quality on Consumer Purchase Decisions on Tokopedia E-Commerce in Manado.” 663 Jurnal EMBA 9, no. 2 (2021):663–

Fikria, Miftahul, and Agoes Moh. Moefad. “Sosial Emile Durkheim Dalam Pengenalan Tradisi” 11, no. 1 (n.d.): 109–19.

Haris Nugroho M, Sutirna. “Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMPN 2 Majalaya Materi Persamaan Garis

Lurus.” Jurnal Pendidikan Dan Konseling 5, no. 20 (2024): 5713–19.

Herdiani, Een, Jurusan Tari, Fakultas Seni, Pertunjukan Isbi, Bandung Abstrak, and Kata Kunci. “Metode Sejarah Dalam

Penelitian Tari,” n.d., 33–45.

Imam Suprayoga, Tafsir Sosial Fenomena Multi-Religius Kontemporer (Malang: UIN Malang Press, 2006)

Koentjaranigrat, Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2015), 5

Muhajirin, Risnita, and Asrulla. “PendekatanPenelitian Kuantitatif Dan Kualitatif Serta Tahapan Penelitian.” Journal Genta

Mulia 15, no. 1 (2024): 82–92.

Muhlis, Alis, and Norkholis. “Analisis Tindakan Sosial Max Weber Dalam Tradisi Pembacaan Kitab Mukhtashar Al-Bukhari

(Studi Living Hadis)” 1 (n.d.).

Mohammad Shoelhi. 2015. Komunikasi Lintas Budaya dalam Dinamika Komunikasi Internasional. Bandung : Remaja

Rosdakarya.

Nurjanah. “Analisis Kepuasan Konsumen Dalam Meningkatkan Pelayanan Pada Usaha Laundry Bunda Nurjanah.” Jurnal

Mahasiswa 1 (2021): h. 5.

Prawiyogi, Anggy Giri, Tia Latifatu Sadiah, Andri Purwanugraha, and Popy Nur Elisa. “Penggunaan Media Big Book Untuk

Menumbuhkan Minat Membaca Di Sekolah Dasar.” Jurnal Basicedu 5, no. 1 (2021): 446–52.

https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i1.787.

Salamah, Najma, Fauzi Ahmad Raihan, Ririn Natasha Marbun, Ade Ria Yulia

Pusparini, and Inka Oktavia Rahayu Sinta Dewi. “Ketaatan Sosial Di Dalam Tradisi Saparan Pada

Masyarakat Desa Kopeng Salatiga.”

Jurnal Kultur

, no. 2 (2023): 150–56.

http://jurnalilmiah.org/journal/index.php/kultur.

Selo Soemardjan, Perubahan Sosial di Yogyakarta (Depok: Komunitas Bambu, 2009),h. 293

Sustiyo Wandi Tri Nurharsono, Agus Raharjo. “Pembinaan Prestasi Ekstrakurikuler

Olahraga Di Sma Karangturi Kota Semarang.” Journal of Physical Education, Sport,

Health and Recreations 2, no. 8 (2013): 524–35.

Tasmuji, Dkk, Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Sosial Dasar, Ilmu Budaya Dasar, (Surabaya:IAIN Sunan Mpel

Press, 2011), 151.

Ule, Maria Yosefina, Lydia Ersta Kusumaningtyas, and Ratna Widyaningrum. “Studi Analisis Kemampuan

Membaca Dan MenulisPeserta Didik KelasII.” Widya Wacana 1, no. 1 (2023): 1–28.

Wahyuni, Sri, Farida Mayar, and Desyandri. “Pembelajaran Seni Tari Tradisional Dalam Membentuk

Karakter Siswa Di Kelas 5 Sekolah Dasar.” Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang 9, no. 2 (2023):

–20. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.904.

Downloads

Published

24-01-2026

How to Cite

[1]
F. Jufri and S. Latare, “Degradasi Tradisi Budaya Tarian Balatindak (Studi Penelitian Di Desa Monsongan)”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 13588–13594, Jan. 2026.