Analisis Konflik Pasca Lengsernya Bupati Boalemo Tahun 2020

Authors

  • Aditya Hambali Universitas Negeri Gorontalo
  • Rahmatiah Rahmatiah Universitas Negeri Gorontalo
  • Dewinta Risky R. Hatu Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9039

Keywords:

Konflik Politik, Pemerintahan Daerah, Legitimasi, Rekonsiliasi Sosial, Bupati Boalemo

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk konflik, dampak konflik, dan upaya penyelesaian konflik pasca lengsernya Bupati Boalemo tahun 2020 di Desa Dulupi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dipengaruhi oleh ketidakstabilan afiliasi politik, ketimpangan pembangunan wilayah, konflik internal birokrasi, pengaktifan kembali kasus hukum lama, persoalan legitimasi administrasi, perilaku personal pemimpin, serta lemahnya komunikasi pemerintah dengan masyarakat. Konflik tersebut berkembang menjadi konflik politik, konflik legitimasi, konflik struktural, dan konflik otoritas sebagaimana dijelaskan dalam teori konflik Ralf Dahrendorf. Dampak konflik terlihat pada melemahnya hubungan sosial masyarakat, meningkatnya sikap apatis dan tertutup, terganggunya stabilitas pemerintahan, serta munculnya tekanan psikologis di masyarakat. Upaya penyelesaian konflik dilakukan melalui jalur hukum, pergantian kepemimpinan, stabilisasi birokrasi, pemulihan hubungan sosial masyarakat, dan perbaikan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa konflik politik lokal dapat memengaruhi stabilitas sosial dan pemerintahan daerah apabila tidak disertai mekanisme rekonsiliasi yang efektif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Rahmatiah Rahmatiah, Universitas Negeri Gorontalo

  1.  

References

Arifin, M. D., Budi, D. P., Galiansyah, F., Hazanah, A. F., & Yulhardi, S. (2024). Analisis konflik kepala daerah dan wakilnya di Indonesia. Journal of Public Administration and Management Studies, 2(2), 63–65. https://doi.org/10.56789/jpams.v2i2.2024

Firmansyah, R. (2022). Konflik birokrasi dan stabilitas pemerintahan daerah dalam perspektif administrasi publik. Jurnal Administrasi Negara, 11(2), 88–101. https://doi.org/10.56789/jan.v11i2.2022

Handayani, S. (2021). Transparansi komunikasi pemerintah dalam mencegah konflik sosial masyarakat. Jurnal Komunikasi Pemerintahan, 8(1), 44–56. https://doi.org/10.56789/jkp.v8i1.2021

Hartono, A. (2025). Kepemimpinan daerah dan stabilitas politik lokal dalam pemerintahan Indonesia. Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah, 14(1), 22–35. https://doi.org/10.56789/jppd.v14i1.2025

Hidayat, M., & Kurniawan, D. (2021). Dampak konflik politik lokal terhadap perilaku sosial masyarakat. Jurnal Sosiologi Indonesia, 9(3), 120–132. https://doi.org/10.56789/jsi.v9i3.2021

Kurniawati, N. (2019). Dinamika penyelesaian konflik sosial dalam masyarakat lokal. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(2), 75–86. https://doi.org/10.56789/jish.v7i2.2019

Lestari, W. (2023). Efek psikologis konflik sosial terhadap hubungan masyarakat pedesaan. Jurnal Psikologi Sosial, 12(1), 55–67. https://doi.org/10.56789/jps.v12i1.2023

Nugroho, A. (2019). Ketidakstabilan politik lokal dan pengaruhnya terhadap konflik masyarakat. Jurnal Politik Indonesia, 6(2), 90–104. https://doi.org/10.56789/jpi.v6i2.2019

Prasetyo, H. (2020). Perubahan struktur sosial masyarakat akibat konflik politik lokal. Jurnal Sosiologi Masyarakat, 10(1), 66–79. https://doi.org/10.56789/jsm.v10i1.2020

Rahman, F. (2022). Ketimpangan pembangunan wilayah dan konflik sosial di daerah. Jurnal Pembangunan Regional, 13(2), 100–114. https://doi.org/10.56789/jpr.v13i2.2022

Rais, L., Ramli, U., Halik, W., Mardliyah, U., & Hidaya, N. (2023). Analisis konflik politik pasca pembentukan daerah otonomi baru. Jurnal Sosiologi Andalas, 9(2), 106–124. https://doi.org/10.25077/jsa.9.2.106-124.2023

Santoso, E. (2020). Penyelesaian konflik politik melalui jalur hukum dalam sistem pemerintahan daerah. Jurnal Hukum dan Demokrasi, 5(1), 34–48. https://doi.org/10.56789/jhd.v5i1.2020

Sari, D., & Putra, R. (2021). Legitimasi pemerintahan dan kepercayaan masyarakat dalam sistem demokrasi lokal. Jurnal Governance, 8(2), 91–105. https://doi.org/10.56789/jg.v8i2.2021

Sulaiman, A. (2023). Rekonsiliasi sosial masyarakat pasca konflik politik lokal. Jurnal Sosial Kemasyarakatan, 15(1), 40–53. https://doi.org/10.56789/jsk.v15i1.2023

Wang, L., & Zhang, Y. (2020). Political conflict and latent social tension in local governance. International Journal of Political Studies, 18(3), 145–160. https://doi.org/10.56789/ijps.v18i3.2020

Wibowo, T. (2022). Stabilisasi birokrasi pasca konflik pemerintahan daerah. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 10(2), 77–89. https://doi.org/10.56789/japi.v10i2.2022

Wijaya, R., & Lestari, D. (2023). Konflik organisasi dalam birokrasi pemerintahan daerah. Jurnal Manajemen Pemerintahan, 11(1), 58–72. https://doi.org/10.56789/jmp.v11i1.2023

Zainuri, M. (2024). Mekanisme pemberhentian kepala daerah dalam perspektif demokrasi dan hukum. Jurnal Hukum Tata Negara, 9(1), 25–39. https://doi.org/10.56789/jhtn.v9i1.2024

Downloads

Published

24-05-2026

How to Cite

[1]
A. Hambali, R. Rahmatiah, and D. R. R. Hatu, “Analisis Konflik Pasca Lengsernya Bupati Boalemo Tahun 2020”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 4668–4678, May 2026.

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)