Kebertahanan Usaha Kacang Goyang Pada Masyarakat Kelurahan Motoboi Kecil Kecamatan Kotamobagu Selatan
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4657Keywords:
Kacang Goyang, Kebertahanan Usaha, Modal Sosial, Etos Kerja, UMKM TradisionalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kebertahanan usaha kacang goyang, faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan usaha, serta strategi adaptasi yang diterapkan oleh pelaku usaha dalam menghadapi dinamika pasar di Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan. Usaha kacang goyang merupakan industri rumah tangga tradisional yang tidak hanya berperan sebagai sumber penghidupan masyarakat lokal, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung pada lokasi produksi, wawancara mendalam dengan lima pelaku usaha aktif, serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan kerangka teori Modal Sosial Robert D. Putnam dan konsep Etos Kerja Max Weber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebertahanan usaha kacang goyang ditopang oleh kekuatan modal sosial yang terbangun melalui jaringan kepercayaan antara pelaku usaha, konsumen, dan komunitas lokal. Dukungan keluarga, nilai gotong royong, serta solidaritas sosial menjadi faktor utama yang menjaga keberlangsungan produksi dan efisiensi biaya tenaga kerja. Selain itu, etos kerja yang kuat tercermin dalam sikap disiplin, tanggung jawab, dan konsistensi menjaga kualitas produk, sehingga mampu mempertahankan loyalitas konsumen meskipun menghadapi keterbatasan bahan baku dan permodalan. Strategi adaptasi yang diterapkan meliputi penyesuaian skala produksi berbasis permintaan, inovasi sederhana pada variasi produk dan kemasan, serta pewarisan pengetahuan usaha secara informal kepada generasi penerus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara dimensi sosial, ekonomi, dan budaya merupakan kunci utama kebertahanan UMKM tradisional. Temuan ini menegaskan bahwa keberlanjutan usaha kecil bergantung pada kekuatan nilai sosial dan etos kerja komunitas lokal.
Downloads
References
A. Alfian, “Pengaruh Strategi Pemasaran, Modal Usaha, Lokasi Usaha dan Perilaku Pelaku Usaha Terhadap Keberhasilan UMKM,” J. Ilmu Ekon. dan Bisnis, vol. 9, no. 2, pp. 112–125, 2023, doi: https://doi.org/10.31004/jieb.v9i2.1523
M. Mawuru, “Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method),” J. Pendidik. Tambusai, vol. 7, no. 1, pp. 2896–2910, 2023, doi: https://doi.org/10.31004/jptam.v7i1.5160
M. Khabibullah, “Perspektif Weber Tentang Etos Kerja Dalam The Protestant Ethic And The Spirit Of Capitalism,” J. Ilmu Pendidik. Islam, vol. 20, no. 2, pp. 182–194, 2022, doi: https://doi.org/10.35931/jipi.v20i2.182
P. K. M. Kecil, “Profil Desa Motoboi Kecil Tahun 2022: Data Demografi dan Potensi Ekonomi,” 2022.
R. M. Fadli, “Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif,” Humanika Kaji. Ilm. Mata Kuliah Umum, vol. 21, no. 1, pp. 33–54, 2021, doi: https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
M. Lusitaningtyas, R. and Listiyani, “Strategi Bertahan Pemilik Warung Kopi di Tengah Pandemi: Implementasi Teori Struktural Fungsional,” Strateg. Bertahan Pemilik Warung Kopi di Teng. Pandemi Implementasi Teor. Strukt. Fungsional, vol. 10, no. 3, pp. 14–26, 2021, doi: https://doi.org/10.26740/paradigma.v10n3.p14-26
S. Hartono, R. and Sunarsasi, “Strategi Pemasaran Usaha Kecil Menengah di Kabupaten Blitar,” Translitera J. Kaji. Komun. Dan Stud. Media, vol. 9, no. 1, pp. 22–31, 2020, doi: https://doi.org/10.35457/translitera.v9i1.956
E. Sudirman, “Strategi Usaha Kecil Menghadapi Digitalisasi Pemasaran,” J. Ilmu Manaj., vol. 9, no. 2, pp. 142–151, 2020, doi: https://doi.org/10.32502/jimn.v9i2.2578
I. Darmawan, D. and Suryani, “Peran Keluarga dalam Keberlangsungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” J. Ilm. Manaj. dan Bisnis, vol. 21, no. 1, pp. 45–52, 2020, doi: https://doi.org/10.30596/jimb.v21i1.4392
H. Suharyono, E. and Ismanto, “Dampak Skala Produksi terhadap Keberhasilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),” J. Ilmu Ekon. dan Sos., vol. 8, no. 2, pp. 87–94, 2020, doi: https://doi.org/10.35724/jies.v8i2.2890
N. S. M. Kartono, T. D. and Hartati, “Etos Kerja Masyarakat Miskin Pedesaan (Studi Fenomenologi Pada Masyarakat Desa Sewurejo),” J. Dev. Soc. Chang., vol. 3, no. 1, pp. 13–19, 2020, doi: https://doi.org/10.20961/jodasc.v3i1.41582
D. Tanjung, H. and Fitriani, “Pewarisan Nilai dan Pengetahuan dalam Usaha Keluarga pada Generasi Penerus di UMKM,” J. Manaj. dan Bisnis, vol. 17, no. 1, pp. 55–65, 2020, doi: https://doi.org/10.29313/jmb.v17i1.6210
N. M. Ayalew, “Bayesian Hierarchical Analyses for Entrepreneurial Intention of Students,” J. Big Data, vol. 7, no. 1, pp. 20–23, 2020, doi: https://doi.org/10.1186/s40537-020-00293-x
K. M. H. Hasan, “Intention towards Social Entrepreneurship of University Students in an Emerging Economy,” Horiz., vol. 28, no. 3, pp. 133–151, 2020, doi: https://doi.org/10.1108/OTH-04-2020-0012
K. R. Jena, “Measuring the Impact of Business Management Student’s Attitude towards Entrepreneurship Education on Entrepreneurial Intention,” Comput. Human Behav., vol. 107, no. 1, pp. 106–275, 2020, doi: https://doi.org/10.1016/j.chb.2020.106275
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Arga A. Vahrezy Paputungan, Rahmatiah Rahmatiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















