Adaptasi Sosial Penjual Kuliner Di Depan Kampus I UNG

Authors

  • Fadiyah Priyana Bobihoe Universitas Negeri Gorontalo
  • Rahmatiah Rahmatiah Universitas Negeri Gorontalo
  • Sainudin Latare Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4422

Keywords:

Adaptasi Sosial, Interaksi Sosial, Kuliner

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan strategi adaptasi sosial penjual kuliner di depan Kampus 1 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam menghadapi dinamika sosial, ekonomi, dan persaingan usaha di lingkungan kampus. Indonesia sebagai bangsa yang majemuk menuntut individu dan kelompok untuk memiliki kemampuan adaptasi sosial agar dapat bertahan dan berfungsi secara optimal dalam masyarakat. Adaptasi tersebut tampak jelas pada aktivitas penjual kuliner yang berinteraksi langsung dengan mahasiswa, sesama pedagang, serta lingkungan kampus yang terus berubah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi sosial penjual kuliner berlangsung melalui beberapa tahap, mulai dari pengamatan lingkungan, pembelajaran dari pengalaman pribadi dan pedagang lain, hingga penerapan strategi usaha yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Bentuk adaptasi yang ditemukan meliputi penyesuaian variasi menu sesuai selera konsumen, kepatuhan terhadap regulasi tidak resmi yang terbentuk melalui kesepakatan bersama antarpenjual, serta strategi menghadapi persaingan dengan menekankan kualitas pelayanan dan hubungan sosial yang harmonis. Proses adaptasi ini dipahami melalui teori interaksi sosial Georg Simmel, yang menekankan bahwa tatanan sosial terbentuk dari interaksi yang terus-menerus dan bermakna antarindividu. Dengan demikian, adaptasi sosial tidak hanya berfungsi sebagai strategi bertahan secara ekonomi, tetapi juga sebagai mekanisme pembentukan jejaring sosial, solidaritas, dan keteraturan sosial di lingkungan kampus. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan empiris dalam kajian adaptasi sosial usaha mikro di kawasan pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Rahmatiah Rahmatiah, Universitas Negeri Gorontalo

 

 

References

Adiyanto, A., Maidin, M. R., & Halim, M. H. (2022). Adaptasi Sosial Budaya Masyarakat Kelurahan Pampang Di Era Pandemi. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 2(2), 50–56. https://doi.org/10.56326/jsk.v2i2.2160

Aminah, S. (2022). Interaksi Sosial Antara Masyarakat Pendatang Dengan Masyarakat Lokal. 10–11.

Putra A. (2016). Strategi Adaptasi Sosial Ekonomi Masyarakat Buruh Tani Dalam Memenuhi Kebutuhan Pokok Di Desa Sunggumanai Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa.

Dhana, R., Maria Fatimah, J., & Farid, M. (2022). Komunikasi Antarbudaya Dalam Masyarakat Multikultur ( Studi Pada Masyarakat Etnik Jawa Dan Bali Di Desa Balirejo). Komunida : Media Komunikasi Dan Dakwah, 12(01), 1–23. https://doi.org/10.35905/komunida.v12i01.2110

Merakati, I., Rusdarti, & Wahyono. (2017). Pengaruh Orientasi Pasar,Inovasi, Orientansi Kewirausahaan melalui Keunggulan Bersaing Terhadap Kinerja Pemasaran. Journal of Economic Education, 6(2), 114–123.

Michael. (2023). Adaptasi Sosial Dan Ekonomi Pedagang Sektor Informal Universitas Hasanuddin Selama Masa Pandemi.

Puspita. (2017). Interaksi Sosial Dalam Novel Suti Karya Sapardi Djoko Damono (Teori Georg Simmel). 6(11), 951–952., 4–5.

Rifki, I., & Sumilih, D. A. (2024). Adaptasi Sosial Budaya Masyarakat Sasak Terhadap Keberadaan Sirkuit Mandalika Di Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat. 2(2), 1–10.

Rika Widianita, D. (2023). Adaptasi Pedagang Konvensional Terhadap Perkembangan Market Place Di Pasar Simpang Peut Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya. at-tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam, VIII(I), 1–19.

Sahusilawane, A. M. (2024). Hubungan Sosial Pedangan Pengumpul Dan Petani Hortikultura Di Dusun Taeno Negeri Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon. 7(1), 39–49.

Simanjuntak, D., & Fitriana, R. (2020). Culture Shock, Adaptation, and Self-Concept of Tourism Human Resources in Welcoming the New Normal Era. Society, 8(2), 403–418. https://doi.org/10.33019/society.v8i2.200

Solikhah, C., & Dra.Puji Lestari, M. H. (2011). Strategi Adaptasi Pedagang Kaki Lima Pasca Pembangunan Pusat Kuliner Taman Angkruksari Di Desa Donotirto, Kretek, Bantul. Pendidikan Sosiologi, 2–30.

Hakim, F. R., & Sulistiyowati, W. (2023). Strategi peningkatan kualitas pelayanan untuk kepuasan pelanggan dengan integrasi metode SERVQUAL, QFD dan TOPSIS. Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 6(2), 624. https://doi.org/10.37090/indstrk.v6i2.624

Kasmad, K. (2024). Pengaruh kualitas pelayanan, citra merek dan kepercayaan terhadap kepuasan pelanggan Gojek di Tangerang Selatan. Jurnal Arastirma, 4(2), 590–600. https://doi.org/10.32493/jaras.v4i2.43465

Triyadi, T. (2019). Analisis strategi peningkatan kualitas pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan (Studi kasus pada Sekolah Tenis Jakarta International Tennis Academy (JITA)) (Vol. 2, No. 1). Jurnal Ekonomi Efektif. https://doi.org/10.32493/JEE.v2i1.3502

Saifuddin, S., & Husada, L. M. (2023). Pengembangan strategi kualitas pelayanan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada pabrik AMDK Abillaits di Ambunten. Lokawati: Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset, 1(4), 160–174. https://doi.org/10.61132/lokawati.v1i4.203

Downloads

Published

10-01-2026

How to Cite

[1]
F. P. Bobihoe, R. Rahmatiah, and S. Latare, “Adaptasi Sosial Penjual Kuliner Di Depan Kampus I UNG”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 10227–10236, Jan. 2026.