Implementasi dan Tantangan Anggaran Pro-Poor Dalam Pengelolaan Keuangan Publik: Studi Literatur

Authors

  • Frido Evindey Manihuruk Universitas Negeri Medan
  • Eza Syahbana Universitas Negeri Medan
  • Jeane Alisya Universitas Negeri Medan
  • Putri Kemala Dewi Lubis Universitas Negeri Medan
  • Khairani Alawiyah Matondang Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3942

Keywords:

Anggaran Pro-Poor, Pengentasan Kemiskinan, Keuangan Publik, Desentralisasi Fiskal

Abstract

Anggaran pro-poor memegang peranan krusial sebagai instrumen fiskal strategis dalam agenda global pengentasan kemiskinan dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Meskipun alokasi anggaran negara terus mengalami peningkatan, realitas menunjukkan bahwa hal tersebut sering kali tidak berkorelasi positif dengan penurunan tingkat kemiskinan yang signifikan, sehingga menciptakan sebuah paradoks kebijakan yang persisten. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dinamika implementasi dan tantangan struktural anggaran pro-poor dalam pengelolaan keuangan publik. Melalui desain studi literatur deskriptif-komparatif terhadap 12 artikel jurnal terpilih, penelitian ini menyintesiskan bukti empiris dari konteks desentralisasi di Indonesia dan studi komparatif di Afrika. Analisis dilakukan dengan membedah kesenjangan antara komitmen perencanaan dan realisasi anggaran menggunakan lensa teori kapabilitas Amartya Sen. Temuan utama mengungkap bahwa hambatan terbesar bukan terletak pada ketiadaan kapasitas fiskal, melainkan pada distorsi alokasi dan ekonomi politik. Secara spesifik, studi ini mengidentifikasi tiga hambatan krusial: (1) Inkonsistensi alokasi anggaran, di mana belanja pegawai dan operasional birokrasi mendominasi dan menggerus porsi belanja pemberdayaan masyarakat; (2) Fenomena elite capture dalam forum partisipatif seperti Musrenbang yang secara sistematis meminggirkan aspirasi kelompok miskin; serta (3) Hambatan teknis berupa inclusion/exclusion error pada basis data penerima bantuan sosial. Studi ini menyimpulkan bahwa instrumen desentralisasi fiskal, seperti Dana Desa, terbukti pro-poor secara nominal namun gagal menjadi pro-equality secara substantif akibat rendahnya kualitas belanja (spending quality). Implikasi kebijakan menuntut transformasi paradigma dari pendekatan administratif menuju intervensi yang berfokus pada penguatan modal manusia serta reformasi mekanisme partisipasi yang lebih inklusif dan akuntabel.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arif, A., Kristiyanto, A., Seftyono, C., Anantanyu, S., Saptaningtyas, H., Juego, B., & Widayat, T. (2024). Participatory budgeting in Surakarta, Indonesia: Pro-poor approach. Journal of Government and Civil Society, 8(2), 183–203. https://doi.org/10.31000/jgcs.v8i2.11155

Ernawati, E., Tajuddin, T., & Nur, S. (2021). Does government expenditure affect regional inclusive growth? An experience of implementing Village Fund policy in Indonesia. Economies, 9(4), 164. https://doi.org/10.3390/economies9040164

Guswandi, & Amelia, S. (2023). Spatial diversity of Village Funds in reducing poverty in West Sumatra Province. TATA LOKA, 25(3), 165–180. https://doi.org/10.14710/tataloka.25.3.165-180

Hinfelaar, M. (2025). Political economy analysis of pro-poor policies in Zambia (CPAN Working Paper). Institute of Development Studies. https://doi.org/10.19088/CPAN.2025.004

Huda, M. M., Kumalasari, A., & Sofitasari. (2024). Pro poor budgeting: Analysis of budget policies by the Social Affairs Office of Bojonegoro Regency for poverty reduction. Journal of Governance and Administrative Reform, 5(2), 156–184. https://doi.org/10.20473/jgar.v5i2.63917

Indonesia. (2011). Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin. Pemerintah Pusat.

Indonesia. (2025). Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Pemerintah Pusat.

Iwegbu, O., & Dauda, R. O. S. (2022). Effectiveness of foreign aid in poverty reduction in Africa: The role of fiscal policy. CBN Journal of Applied Statistics, 13(1), 55–92. https://doi.org/10.33429/Cjas.13122.3/9

Kraai, S., Ndevu, Z., & Matsiliza, N. (2023). Participatory budgeting to foster inclusivity, transparency, and accountability in local government: A case study of the City of Ekurhuleni Metropolitan Municipality of South Africa. African Journal of Public Affairs, 14(1), 63–88.

Permatasari, P., Ilman, A. S., Tilt, C. A., Lestari, D., Islam, S., Tenrini, R. H., Rahman, A. B., Samosir, A. P., & Wardhana, I. W. (2021). The Village Fund program in Indonesia: Measuring the effectiveness and alignment to Sustainable Development Goals. Sustainability, 13(21), 12294. https://doi.org/10.3390/su132112294

Rammohan, A., & Tohari, A. (2023). Rural poverty and labour force participation: Evidence from Indonesia’s Village Fund program. PLOS ONE, 18(6), e0283041. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0283041

Rheviany, P. H. S., Tri, Y., Nur, K., Saputro, G. E., Prakoso, L. Y., Murtiana, S., Winarna, A., Sutrasna, Y., Sulistyadi, E., Juliana, Alman, G. C., Yulivan, I., & Rianto. (2022). The effectiveness of social assistance program food on poverty reduction in Indonesia. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(2), 731–740.

Sen, A. (1992). The Political Economy of Targeting. In Annual Bank Conference on Development Economics. World Bank.

Sen, A. (1999). Development as Freedom. Oxford University Press.

Sutiyo, & Maharjan, K. L. (2017). Does Decentralization Matter in Rural Poverty Alleviation? In Decentralization and Rural Development in Indonesia (pp. 139–149). Springer Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-10-3208-0_11

UNDP. (2015). Human Development Report 2015: Work for Human Development. United Nations Development Programme.

Vidyattama, Y., Sugiyarto, S., & Sutiyono, W. (2022). Budget delay: Between local capacity, bargaining or political interaction in three study cases. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 58(2), 183–209. https://doi.org/10.1080/00074918.2020.1812515

Downloads

Published

29-11-2025

How to Cite

[1]
F. E. Manihuruk, E. Syahbana, J. Alisya, P. K. D. Lubis, and K. A. Matondang, “Implementasi dan Tantangan Anggaran Pro-Poor Dalam Pengelolaan Keuangan Publik: Studi Literatur”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 2334–2341, Nov. 2025.

Most read articles by the same author(s)