Legitimasi Kekuasaan dan Ketidakpercayaan Publik terhadap Kepala Daerah : Studi Kasus Demonstrasi Warga Pati dalam Perspektif Manajemen Konflik dan SDGs 16

Authors

  • Maura Alayya Nusantari Universitas Negeri Surabaya
  • Intan Aurellia Evania Universitas Negeri Surabaya
  • Felia Noorlibna Badzlin Universitas Negeri Surabaya
  • Rangga Naim Ansori Universitas Negeri Surabaya
  • Revienda Anita Fitrie Universitas Negeri Surabaya
  • Nuh Krama Hadianto Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8649

Keywords:

Krisis Legitimasi, Kepercayaan Publik, Konflik Sosial, Demonstrasi, Manajemen Konflik, SDGs 16

Abstract

Krisis legitimasi kekuasaan kepala daerah menjadi isu penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah karena memengaruhi kepercayaan publik dan stabilitas sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis krisis legitimasi kekuasaan kepala daerah di Kabupaten Pati, mengidentifikasi faktor penyebab menurunnya kepercayaan masyarakat, serta mengkaji konflik sosial yang muncul melalui aksi demonstrasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dokumen kebijakan, dan pemberitaan media yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis legitimasi dipicu oleh kebijakan pemerintah yang dinilai kurang transparan, minim partisipasi publik, serta dianggap tidak berpihak pada kepentingan masyarakat. Kondisi tersebut memunculkan ketidakpercayaan publik yang ditandai dengan demonstrasi berulang, berkembangnya narasi negatif terhadap pemerintah daerah, dan lemahnya komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. Konflik yang terjadi meliputi konflik kepentingan, konflik komunikasi, dan potensi konflik horizontal antarkelompok masyarakat. Dalam perspektif manajemen konflik, penanganan yang dilakukan pemerintah masih cenderung reaktif dan belum mengedepankan dialog, mediasi, serta partisipasi masyarakat secara inklusif. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan transparansi kebijakan, peningkatan partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan, serta perbaikan komunikasi pemerintah daerah untuk memulihkan legitimasi dan kepercayaan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan tata kelola pemerintahan daerah yang lebih demokratis, responsif, dan selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, khususnya SDGs 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfifto. (2024). Statistika Penelitian: Konsep dan Kasus. Medan: UMA Press.

Alfan, A. (2021). Analisis Pengaruh Harga, Kualitas Produk Dan Citra Merek Terhadap Loyalitas Konsumen. Revolusi Indonesia, 1(11), 1183–1189. https://repository.mikroskil.ac.id/id/eprint/1340/

Alsas Pridayanto, & Farida Farida. (2025). Analisa Kualitas Pelayanan Dan Kepuasan Pelanggan Restoran. Seminar Nasional Pariwisata Dan Kewirausahaan (SNPK), 4(April), 636–643. https://doi.org/10.36441/snpk.vol4.2025.385

Area, U. M. (2024a). Hubungan Antara Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Konsumen Di Toko Et45 Music Store.

Area, U. M. (2024b). Sepeda Motor Matic Merek Honda Beat Pada Pt . Astra Honda Motor Cabang Aksara ( Aksara Motor ) Medan Sumatera Utara Skripsi Oleh : Adelia Febrianto Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Medan Area Medan Merek Honda Beat Pada Pt . Astra Honda Motor Caban.

Basuki, K. (2019). Penelitian menurut beberapa ahli. ISSN 2502-3632 (Online) ISSN 2356-0304 (Paper) Jurnal Online Internasional & Nasional Vol. 7 No.1, Januari – Juni 2019 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, 53(9), 1689–1699. www.journal.uta45jakarta.ac.id

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40.

Fisher, R., Ury, W., & Patton, B. (1991). Getting to yes: Negotiating agreement without giving in (2nd ed.). Penguin Books.

Kilmann, R. H., & Thomas, K. W. (1974). Developing a forced-choice measure of conflict-handling behavior: The “MODE” instrument. Educational and Psychological Measurement, 37(2), 309–325.

Marx, K., & Engels, F. (1848). The communist manifesto.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.

United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development. https://sdgs.un.org/2030agenda

Weber, M. (1947). The theory of social and economic organization (A. M. Henderson & T. Parsons, Trans.). Oxford University Press.

Downloads

Published

11-05-2026

How to Cite

[1]
M. A. Nusantari, I. A. Evania, F. N. Badzlin, R. N. Ansori, R. A. Fitrie, and N. K. Hadianto, “Legitimasi Kekuasaan dan Ketidakpercayaan Publik terhadap Kepala Daerah : Studi Kasus Demonstrasi Warga Pati dalam Perspektif Manajemen Konflik dan SDGs 16”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 2090–2097, May 2026.

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)