Manajemen Konflik Kebijakan Publik dalam Perspektif SDG 16: Analisis Respons Masyarakat terhadap Kebijakan Subsidi BBM di Indonesia

Authors

  • Navy Restiani Anggita Nurlaila Universitas Negeri Surabaya
  • Rosalia Triana Dewi Universitas Negeri Surabaya
  • Clara Aurora Salsabila Universitas Negeri Surabaya
  • Perdy Alfa Resal Universitas Negeri Surabaya
  • Ravienda Anita Fitrie Universitas Negeri Surabaya
  • Nuh Krama Hadianto Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8847

Keywords:

Subsidi BBM, Manajemen Konflik, Respons Masyarakat, Kebijakan Publik, SDG 16

Abstract

Kebijakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia merupakan salah satu kebijakan publik yang sering menimbulkan konflik sosial karena berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk konflik, faktor penyebab konflik, serta respons masyarakat terhadap kebijakan subsidi BBM dalam perspektif manajemen konflik dan Sustainable Development Goals (SDG) 16. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengkajian berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, buku, laporan pemerintah, dan artikel berita yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik subsidi BBM tidak hanya dipicu oleh kenaikan harga, tetapi juga disebabkan oleh distribusi subsidi yang tidak tepat sasaran, lemahnya pengawasan, rendahnya transparansi, serta kurang optimalnya komunikasi pemerintah kepada masyarakat. Respons masyarakat terhadap kebijakan subsidi BBM ditunjukkan melalui demonstrasi, kritik di media sosial, hingga perubahan pola konsumsi energi. Pemerintah telah melakukan berbagai strategi manajemen konflik, seperti pemberian bantuan sosial, digitalisasi distribusi BBM, dan komunikasi publik, namun implementasinya masih menghadapi berbagai kendala sehingga konflik serupa terus berulang. Dalam perspektif SDG 16, pengelolaan konflik kebijakan subsidi BBM memerlukan tata kelola pemerintahan yang lebih inklusif, transparan, partisipatif, dan responsif agar tercipta stabilitas sosial serta penguatan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan sistem distribusi subsidi, penguatan pengawasan, serta peningkatan komunikasi publik agar kebijakan subsidi BBM dapat diterapkan secara lebih efektif dan minim konflik sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Basri, M. C. (2013). A tale of two crises: Indonesia’s political economy. Jakarta: Kementerian Keuangan RI.

Basri Faisal. (2013). Perekonomian Indonesia dan tantangan kebijakan energi. Jakarta: Rajawali Pers.

Beaton, C., & Lonton, L. (2010). Lessons learned from Indonesia's attempts to reform fossil-fuel subsidies. International Institute for Sustainable Development.

CNN Indonesia. (2022). Dampak kenaikan harga BBM dan gelombang demonstrasi masyarakat. Diakses dari https://www.cnnindonesia.com

CNN Indonesia. (2022). Demonstrasi penolakan kenaikan BBM terjadi di berbagai daerah. Diakses dari CNN Indonesia

Dartanto, T. (2017). Fuel subsidy reforms: Lessons learned from Indonesia’s experiences. Asia-Pacific Social Science Review, 17(1), 13.

Detik.com. (2026). Demo sopir truk di Surabaya tuntut hapus barcode, keluhkan kuota solar. Diakses dari Detik.com

Jalaluddin Rakhmat. (2011). Psikologi komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2022). Kebijakan penyesuaian harga BBM bersubsidi. Jakarta: ESDM.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2022). Perkembangan kebijakan subsidi BBM di Indonesia. Jakarta: Kementerian ESDM.

Radio Republik Indonesia. (2026). Sopir truk Jatim protes aturan barcode BBM subsidi. Diakses dari RRI

Rakhmat, J. (2011). Psikologi komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Resosudarmo, B. P., Rezki, J. F., & Effendi, Y. (2023). Prospects of energy transition in Indonesia. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 59(2), 149–177.

Sa’diyah, S. S., Saepudin, E. A., Cahya, R., Rosita, S. L., & Ayun, N. Q. (2025). Kebijakan Subsidi BBM. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 1(2), 286–293.

Suara Surabaya. (2026). Protes syarat barcode pembelian BBM, ratusan sopir truk Jatim blokade jalan Jagir Wonokromo. Diakses dari Suara Surabaya

Suryahadi, A., Sumarto, S., & Pritchett, L. (2012). The evolution of poverty during the crisis in Indonesia. SMERU Research Institute.

Suryahadi Asep., et al. (2012). Dampak kenaikan harga BBM terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Jakarta: SMERU Research Institute.

United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development. New York: UN.

United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development. New York: United Nations.

Widodo, T. (2015). Dampak kebijakan subsidi energi terhadap perekonomian Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 16(2), 85–102.

Widodo Joko. (2015). Konflik sosial dalam kebijakan kenaikan harga BBM di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 10(2), 45–56.

Downloads

Published

20-05-2026

How to Cite

[1]
N. R. A. Nurlaila, R. T. Dewi, C. A. Salsabila, P. A. Resal, R. A. Fitrie, and N. K. Hadianto, “Manajemen Konflik Kebijakan Publik dalam Perspektif SDG 16: Analisis Respons Masyarakat terhadap Kebijakan Subsidi BBM di Indonesia”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 3849–3857, May 2026.

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)