Peran Pelayanan Publik dalam Dukungan Psikososial dan Trauma Healing Pasca Erupsi Gunung Semeru

Authors

  • Jacienda Rafinsya Cahyarani Universitas Negeri Surabaya
  • Devi Artika Sari Universitas Negeri Surabaya
  • Hamida Rizky Amalia Universitas Negeri Surabaya
  • Ikmila Syafah Putri Fananiyah Universitas Negeri Surabaya
  • Janna Listya Sita Widowatie Universitas Negeri Surabaya
  • Amelia Dwi Safitri Universitas Negeri Surabaya
  • M. Noer Falaq Al Amin Universitas Negeri Surabaya
  • Nuh Krama Hadianto Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.8047

Keywords:

Layanan Publik, Dukungan Psikososial, Penyembuhan Trauma, Manajemen Bencana, Gunung Semeru

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana lembaga layanan publik merespons kebutuhan psikologis pasca-bencana, terutama di kalangan kelompok rentan seperti anak-anak, setelah letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis data sekunder yang berasal dari literatur relevan, laporan resmi, dan studi-studi sebelumnya tentang manajemen bencana dan pemulihan psikososial. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa layanan publik memainkan peran penting tidak hanya dalam memenuhi kebutuhan dasar, seperti tempat tinggal, makanan, dan logistik, tetapi juga dalam mendukung pemulihan psikologis melalui program penyembuhan trauma yang terstruktur. Program-program ini mencakup terapi bermain, bercerita, dan intervensi berbasis komunitas, yang efektif dalam membantu anak-anak mengekspresikan emosi, mengurangi kecemasan, dan secara bertahap pulih dari pengalaman traumatis. Di daerah evakuasi, layanan psikososial lebih efektif ketika didukung oleh kolaborasi yang kuat antara lembaga pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan relawan, yang memungkinkan penyampaian layanan yang terkoordinasi dan komprehensif. Namun, beberapa tantangan masih ada, termasuk keterbatasan ketersediaan sumber daya manusia profesional dalam layanan kesehatan mental, distribusi layanan yang tidak merata, dan kurangnya program kesehatan mental jangka panjang yang berkelanjutan bagi para penyintas. Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan dukungan psikososial ke dalam kebijakan manajemen bencana dan memperkuat kapasitas lembaga layanan publik untuk memastikan proses pemulihan yang komprehensif, adaptif, dan inklusif bagi komunitas yang terdampak bencana.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, N., Esterilita, M., & Rochman, U. H. (2024). Implementasi layanan dukungan psikososial melalui terapi bermain dan PHBS terhadap anak pasca bencana erupsi Gunung Semeru di Desa Sumber Mujur, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Jurnal Abdimas: Community Health, 5(1), 25–35.

Akbar, A. A., Rahmat, H. K., & Wahyuningtyas, A. (2025). Trauma pasca bencana dan tantangan intervensi psikososial: Kajian terhadap respons psikologis di Gunung Semeru. Trends in Applied Sciences, Social Sciences, and Education, 3(1), 71–82.

Ansiga, J., & Hardayati, Y. A. (2024). Case study: Asuhan keperawatan pada penyintas erupsi Gunung Semeru dengan masalah utama harga diri rendah situasional. Jurnal Keperawatan Cikini, 5(2), 266–272.

BNPB. (2012). Pedoman penanganan psikososial bencana. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Butar, C. B., & Hardayati, Y. A. (2025). Asuhan keperawatan jiwa pada penyintas erupsi Gunung Semeru dengan core problem ansietas di hunian tetap (huntap). Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 13(1), 1–12.

Dai, W., Chen, L., Lai, Z., Li, Y., Wang, J., & Liu, A. (2016). The incidence of post-traumatic stress disorder among survivors after earthquakes: A systematic review and meta-analysis. BMC Psychiatry, 16(1), 1–11.

Efendi, B. M. S., Pratiwi, I., Wizurai, N. A., & Mufid, M. K. A. W. (2022). Trauma healing terhadap balita dan anak-anak di posko korban erupsi Gunung Semeru SMPN 2 Pasirian, Kabupaten Lumajang. Diseminasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 241–248.

Ferdiansyah, A., Suryadi, Alifie, M. Z., Zahroh, F., Marsha, N. F. I., Audina, M., & Silfia, W. (2022). Post-traumatic stress disorder: Trauma healing dan edukasi anak pasca bencana erupsi Gunung Semeru Lumajang. Proceeding of International Conference on Islamic Guidance and Counseling, 2, 101–109.

Hermon, D. (2015). Geografi bencana alam. PT. RajaGrafindo Persada.

Iqbal, M. (2021). Merawat kesehatan mental penyintas bencana. SINDO News. Diakses dari https://sindonews.com

Kharima, N., Yulianti, & Anjani, A. D. (2022). Pelaksanaan program dukungan psikososial melalui Psychological First Aid (PFA) oleh relawan bencana erupsi Semeru. Jurnal Keperawatan, 14(2), 301–310.

Kurniati, D., & Jailani, M. S. (2023). Kajian literatur: Referensi kunci, state of art, keterbaruan penelitian (novelty). Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 1–6.

Latif, A. (2020). Psikologi bencana: Dampak psikologis dan intervensi. Pustaka Pelajar.

Marini, L., Pratiwi, I., & Suyanto, S. (2018). Psychosocial support in children victims of Mount Sinabung eruption. Journal of Saintech Transfer, 1, 143–150.

Murbarani, T. S. (2018). Pengaruh terapi hipnotis lima jari terhadap post traumatic stress disorder akibat bencana di Desa Sambungrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang [Skripsi]. Universitas Muhammadiyah Magelang.

Purnamasari, N. I., Jannah, F. N. M., Fatimah, N., AR, Z. T., & Wahyudi, M. (2023). Implementasi trauma healing melalui metode mendongeng pada anak-anak korban erupsi Gunung Semeru. Lentera: Jurnal Kajian dan Riset Pendidikan Islam, 1(1), 59–74.

Qosim, N., & Lailiya, I. (2022). Pendampingan edukasi psikososial anak pasca erupsi Gunung Semeru. KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1–6.

Rahmawati, P. M., Pebriyanti, D. O., Sulistyono, R. E., & Suhari. (2024). Efektivitas terapi hipnotik lima jari pada gangguan stres pasca trauma pasca bencana. Binawan Student Journal, 6(1), 68–73.

Rodriguez, H., Quarantelli, E. L., & Dynes, R. R. (2013). Handbook of disaster research. Springer.

Sa'adah, N., & Mufarika, M. (2023). Pengaruh terapi rekreasional: Story telling dan terapi mewarnai terhadap tingkat stres anak usia sekolah pasca erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Jurnal Ilmu Keperawatan, 11(1), 45–53.

Subandi, M. A., Achmad, T., Kurniati, H., & Febri, R. (2014). Spirituality, gratitude, hope and post-traumatic growth among the survivors of the 2010 eruption of Mount Merapi in Java, Indonesia. Australasian Journal of Disaster and Trauma Studies, 18, 19–26.

Sulistiyowati, Y., Indah, S., Ekasari, L. D., Susanti, R. A. D., & Wibisono, S. H. (2022). Pendampingan dan pemulihan trauma pasca erupsi Gunung Semeru pada masyarakat Desa Curah Kobokan dan Supit Urang Kabupaten Lumajang. Student Journal of Pengabdian kepada Masyarakat, 1, 105–110.

Suprijati, J., Sayidah, N., Listyaningsih, L., Zuraidah, S., & Tyas, A. M. (2022). Baksos trauma healing masyarakat terdampak bencana erupsi Gunung Semeru: Pengungsi di Balai Desa Penanggal Kecamatan Candipuro. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 6(2), 219–225.

Thomas, J., & Harden, A. (2008). Methods for the thematic synthesis of qualitative research in systematic reviews. BMC Medical Research Methodology, 8(1), 45.

Wahyuningtyas, N., Adi, K. R., Yaniafari, R. P., Sa'id, M., & Rizki, M. G. (2022). Dukungan psikososial bagi penyintas bencana pasca erupsi Gunung Semeru. JPM: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7, 925–933.Thomas, J., & Harden, A. (2008). Methods for the thematic synthesis of qualitative research in systematic reviews. BMC Medical Research Methodology, 8(1), 45.

Wahyuningtyas, N., Adi, K. R., Yaniafari, R. P., Sa’id, M., & Rizki, M. G. (2022). Dukungan psikososial bagi penyintas bencana pasca erupsi Gunung Semeru. JPM: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7, 925–933.

Downloads

Published

24-04-2026

How to Cite

[1]
J. R. Cahyarani, “Peran Pelayanan Publik dalam Dukungan Psikososial dan Trauma Healing Pasca Erupsi Gunung Semeru”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 14694–14701, Apr. 2026.