Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Agung Sarana Persada Kota Kendari
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5882Keywords:
Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Kepuasan Kerja, Industri Konstruksi, Manajemen Risiko Kerja, Perusahaan KonstruksiAbstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kepuasan kerja karyawan PT Agung Sarana Persada Kota Kendari. Tingginya angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi Indonesia yang mencapai 41,2% dari total kasus nasional pada tahun 2022 menunjukkan urgensi penerapan sistem K3 yang komprehensif sebagai upaya perlindungan pekerja dan peningkatan kesejahteraan psikologis karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal terhadap seluruh populasi karyawan berjumlah 23 orang melalui teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner terstruktur berbasis skala Likert lima poin yang telah divalidasi, dengan analisis menggunakan korelasi Spearman Rank, uji parsial (uji t), dan koefisien determinasi melalui program SPSS versi 25. Variabel K3 diukur melalui enam dimensi meliputi komitmen manajemen, peraturan dan prosedur, komunikasi, kompetensi pekerja, kondisi lingkungan kerja, dan keterlibatan pekerja. Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif kuat antara implementasi K3 dengan kepuasan kerja, ditandai koefisien Spearman sebesar 0,764 pada tingkat signifikansi p<0,001. Uji parsial memperlihatkan nilai t hitung 5,958 (t tabel 2,080) dengan signifikansi p<0,001, mengonfirmasi pengaruh signifikan K3 terhadap kepuasan kerja. Koefisien determinasi terkoreksi (Adjusted R Square) menunjukkan kontribusi K3 sebesar 61,1% dalam menjelaskan variasi kepuasan kerja, sementara 38,9% dipengaruhi faktor eksternal seperti kompensasi, hubungan interpersonal, lingkungan fisik, dan beban kerja. Temuan ini memperkuat teori hierarki kebutuhan Maslow yang menempatkan keamanan sebagai fondasi kepuasan kerja. Penelitian merekomendasikan penguatan program K3 melalui penyediaan alat pelindung diri memadai, pelatihan keselamatan berkelanjutan, dan sistem pengawasan konsisten untuk mengoptimalkan kepuasan serta produktivitas karyawan di industri konstruksi.
Downloads
References
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Blau, P. M. (1964). Exchange and power in social life. John Wiley & Sons.
Chen, Y., McCabe, B., & Hyatt, D. (2020). Impact of safety climate on safety performance and job satisfaction in construction projects: A meta-analysis. Journal of Safety Research, 74, 163–174. https://doi.org/10.1016/j.jsr.2020.06.002
Cooper, D. R., & Schindler, P. S. (2021). Business research methods (13th ed.). McGraw-Hill Education.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Field, A. (2018). Discovering statistics using IBM SPSS statistics (5th ed.). SAGE Publications.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.
International Labour Organization. (2019). Safety and health at the heart of the future of work. International Labour Office.
Khairani, D., & Suhardi, B. (2020). Pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan konstruksi. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 22(2), 145–156.
Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396. https://doi.org/10.1037/h0054346
Moko, S. (2020). Pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Jurnal Ilmu Manajemen, 8(1), 45–54.
Nugroho, A., Prasetyo, E., & Rahman, F. (2023). Tantangan implementasi keselamatan dan kesehatan kerja pada perusahaan konstruksi di Indonesia Timur. Jurnal Keselamatan Kerja Indonesia, 12(1), 33–45.
Nunnally, J. C., & Bernstein, I. H. (1994). Psychometric theory (3rd ed.). McGraw-Hill.
Pallant, J. (2020). SPSS survival manual (7th ed.). McGraw-Hill Education.
Putri, R. A., Santoso, B., & Lestari, D. (2021). Stres kerja dan keselamatan kerja pada sektor konstruksi di Indonesia. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 10(2), 89–102.
Qurbani, D., & Selviyana, R. (2018). Pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Jurnal Manajemen, 9(1), 23–32.
Ramli, S. (2010). Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja OHSAS 18001. Dian Rakyat.
Robbins, S. P. (2015). Organizational behavior (16th ed.). Pearson Education.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational behavior (18th ed.). Pearson Education.
Safitri, N., & Rahmawati, L. (2022). Peran faktor kontekstual dalam efektivitas program keselamatan dan kesehatan kerja. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 6(2), 101–112.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2020). Research methods for business: A skill-building approach (8th ed.). John Wiley & Sons.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wicaksono, A., & Purnomo, H. (2021). Gap implementasi kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja pada perusahaan konstruksi. Jurnal Teknik Industri, 22(3), 211–220.
Wijaya, A., & Kusuma, R. (2021). Pengaruh program keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan konstruksi. Jurnal Manajemen Konstruksi, 5(2), 67–78.
Wieke, L., Verbeek, J., & Frings-Dresen, M. (2012). Safety management systems and safety culture in construction. Safety Science, 50(4), 1143–1152. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2011.12.002
Zikmund, W. G., Babin, B. J., Carr, J. C., & Griffin, M. (2020). Business research methods (10th ed.). Cengage Learning.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Florenza Florenza, Jeane Tandirerung, Kordiana Sambara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















