Green Marketing Dan Kesediaan Membayar Lebih: Studi Empiris Pada Konsumen Milenial

Authors

  • Rizki Febri Eka Pradani Universitas Nurul Jadid
  • Winda Wati universitas Nurul Jadid

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i1.440

Keywords:

Persepsi, Kaum Milenial, Green Marketing

Abstract

Peneliatan ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi kaum milenial terhadap penerapan Green marketing Indomaret di Kecamatan Paiton. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kesadaran lingkungn di kalangan generasi milenial serta pentingnya peran pelaku ritel dalam mendukung lingkungan melalui strategi pemasaran hijau. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam terhadap informan konsumen kaum milenial yang berbelanja di indomaret kecamatan Paiton.. Hasil penelitian menejelaskan bahwa konsumen milenial memiliki kesadaran yang relatif tinggi terhadap isu-isu lingkungan serta memberikan respons positif terhadap upaya green marketing, seperti penggunaan produk berkelanjutan dan partisipasi dalam program donasi lingkungan. Meski demikian, masih ditemukan hambatan berupa kurangnya peran aktif dari karyawan serta strategi promosi yang belum mampu sepenuhnya menarik minat konsumen. Secara umum, persepsi milenial terhadap Green marketing mengarah positif, yang dapat dimanfaatkan oleh Indomaret sebagai peluang strategis untuk memperkuat pendekatan pemasaran yang lebih ramah lingkungan dan berpotensi pada keberlanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

R. F. R. Nina lewati, Nani Septiana, “Persepsi Konsumen Terhadap Green Marketing mall boemi kedaton lampung,” J. Ekon. dan bisnis, vol. 11, no. 3, pp. 936–944, 2022, [Online]. Available: http://studentjournal.petra.ac.id/index.php/manajemen-perhotelan/article/view/2142/1931

F. Setiawan, M. & Fathurrahman, “Perilaku Konsumen Milenial dalam Memilih Produk Ramah Lingkungan di Indonesia.,” J. Ekon. dan bisnis, vol. 20, no. 3, pp. 157-170., 2020.

K. Peattie and F.-M. Belz, “Sustainability marketing — An innovative conception of marketing,” Mark. Rev. St. Gall., vol. 27, no. 5, pp. 8–15, 2010, doi: 10.1007/s11621-010-0085-7.

M. Gunawan and E. R. T, “Green Marketing Starbucks,” J. Hosp. dan Manaj. Jasa, vol. 2, no. 2, pp. 91–109, 2014.

Sugiyono, metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D, 2nd ed. BANDUNG: ALFABETA, CV, 2022.

hasna rizki aulia, “Analisis Persepsi Konsumen Tentang Green Marketing Pada Kebijakan Kantong Plastik Berbayar (Studi Pada Konsumen Alfamart Jl. Warta Gatot Subroto Bandung) Perceptions of Consumer Analysis Green Marketing on Paid Plastic Bag Policy (Study on Alfamart Consum,” 2019.

Moleong, metode penelitian kualitatif, Cetakan ke. BANDUNG, 2009.

Sugiyono, metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. BANDUNG: ALFABETA, CV, 2018.

H. abu bakar, “KAUM MILENIAL,” 2019.

Moleong, metodologi penelitian kualtatif. BANDUNG, 2007.

Downloads

Published

30-04-2025

How to Cite

[1]
R. F. E. Pradani and W. Wati, “Green Marketing Dan Kesediaan Membayar Lebih: Studi Empiris Pada Konsumen Milenial”, RIGGS, vol. 4, no. 1, pp. 478–482, Apr. 2025.

Most read articles by the same author(s)