Hubungan Self Control dan Happiness At Work Dengan Perilaku Cyberloafing Pada Karyawan Milenial di Bank Syariah X Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2009Keywords:
Self Control, Happiness At Work, CyberloafingAbstract
Cyberloafing adalah perilaku karyawan menggunakan fasilitas internet perusahaan atau pribadi untuk melakukan aktivitas yang tidak terkait dengan pekerjaan dan dilakukan selama jam kerja. Mengingat internet merupakan kebutuhan sehari-hari untuk menjalankan tugas dan pekerjaan sehingga ini menjadi hal yang sangat penting untuk mempelajari perilaku Cyberloafing. Hal ini sangat penting karena untuk mengurangi, mencegah, atau bahkan menghilangkan faktor-faktor yang menyebabkan perilaku Cyberloafing. Faktor yang mempengaruhi Cyberloafing diantaranya adalah Self Control dan Happiness At Work. Penelitian ini bertujuan untuk menguji: 1) hubungan Self Control dengan Cyberloafing pada karyawan Bank Syariah X. 2) hubungan Happiness At Work dengan Cyberloafing pada karyawan Bank Syariah X. 3) hubungan secara bersama-sama Self Control dan Happiness At Work dengan Cyberloafing pada karyawan Bank Syariah X. Penentuan sampel menggunakan metode non probability sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah 140 karyawan milenial di PT. Bank Syariah X. Pengambilan data menggunakan skala Cyberloafing, skala Self Control (SCS) dan skala Happiness At Work. Metode analisis data menggunakan korelasi Bivariate dan korelasi regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) ada hubungan negatif dan signifikan Self Control dengan Cyberloafing pada karyawan Bank Syariah X, dengan nilai korelasi sebesar -0,254 dan nilai p sebesar 0,002 (p< 0,05); 2) ada hubungan negatif dan signifikan Happiness At Work dengan Cyberloafing pada karyawan Bank Syariah X, dengan nilai korelasi sebesar -0,404 dan nilai p sebesar 0,000 (p< 0,05); 3) ada hubungan secara bersama-sama Self Control dan Happiness At Work dengan Cyberloafing dengan nilai korelasi sebesar 0,452 dan nilai p sebesar 0,000 (p< 0,05).
Downloads
References
K. Y. Koay and P. C. H. Soh, Does Cyberloafing Really Harm Employees’ Work Performance?: An Overview, vol. Part F46, no. August 2018. Springer International Publishing, 2019. doi: 10.1007/978-3-319-93351-1_71.
E. F. Christio, “Fenomena Cyberloafing: Penyebab Terjadinya Kinerja Organisasi,” PERFORMA J. Manaj. dan Start-Up Bisnis, vol. 8, no. 4, pp. 395–405, 2023.
F. Quoquab, Z. A. Salam, and S. Halimah, “Does cyberloafing boost employee productivity?,” in 2015 International Symposium on Technology Management and Emerging Technologies (ISTMET), IEEE, 2015, pp. 119–122.
R. Sao, S. Chandak, B. Patel, and P. Bhadade, “Cyberloafing: Effects on Employee Job Performance and Behavior,” Int. J. Recent Technol. Eng., vol. 8, no. 5, pp. 1509–1515, 2020, doi: 10.35940/ijrte.e4832.018520.
V. K. G. Lim and D. J. Q. Chen, “Cyberloafing at the workplace: Gain or drain on work?,” Behav. Inf. Technol., vol. 31, no. 4, pp. 343–353, 2012, doi: 10.1080/01449290903353054.
A. D. Saputra, “Hati-hati Kebablasan Eksplorasi Digital (Cyberloafing Vs Gamifikasi) Bagi Bank Syariah,” Retizen. Accessed: Apr. 14, 2024. [Online]. Available: https://retizen.republika.co.id/posts/11263/hati-hati-kebablasan-eksplorasi-digitalcyberloafing-vs-gamifikasi-bagi-bank-syariah
B. Arianto, “Pandemi Covid-19 dan Transformasi Budaya Digital di Indonesia,” Titian J. Ilmu Hum., vol. 5, no. 2, pp. 233–250, 2021, doi: 10.22437/titian.v5i2.15309.
D. E. Ozler and G. Polat, “Cyberloafing phenomenon in organizations: determinants and impacts,” Int. J. Ebus. eGovernment Stud., vol. 4, no. 2, pp. 1–15, 2012, [Online]. Available: http://www.sobiad.org/eJOURNALS/journal_IJEBEG/arhieves/2012_2/derya_ergun.pdf
VIVIEN K. G. LIM, “The IT Way of Loafing on the Job : Cyberloafing , Neutralizing and Organizational Justice The IT way of loafing on the job : cyberloafing , neutralizing and,” J. Organ. Behav., vol. 23, no. April, pp. 675–694, 2002.
A. L. Blanchard and C. A. Henle, “Correlates of different forms of cyberloafing: The role of norms and external locus of control,” Comput. Human Behav., vol. 24, no. 3, pp. 1067–1084, 2008, doi: 10.1016/j.chb.2007.03.008.
O. N. Van Doorn, “Cyberloafing : A multi-dimensional construct placed in a theoretical framework,” Master Sci. Innov. Manag., no. August, pp. 1–118, 2011.
W. Adhana and J. Herwanto, “Hubungan Antara Kontrol Diri Dan Stres Kerja Dengan Perilaku Cyberloafing Pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) Di Kantor Pelayanan Bea Dan Cukai Kota Pekanbaru,” PsikobuletinBuletin Ilm. Psikol., vol. 2, no. 2, p. 144, 2021, doi: 10.24014/pib.v2i2.11916.
J. P. Tangney, R. F. Baumeister, and A. L. Boone, “Tangney, Baumeister and Boone(2008)_High Self‐Control Predicts Good Adjustment, Less Pathology, Better Grades, and Interpersonal Success,” J. Pers., vol. 2, no. April 2004, p. 54, 2004.
J. R. Averill, “Personal control over aversive stimuli and its relationship to stress,” Psychol. Bull., vol. 80, no. 4, pp. 286–303, 1973, doi: 10.1037/h0034845.
E. B. Hurlock, “Psikologi perkembangan: suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan.,” 1997.
C. D. Fisher, “Happiness at Work,” Int. J. Manag. Rev., vol. 12, no. 4, pp. 384–412, 2010, doi: 10.1111/j.1468-2370.2009.00270.x.
J. Pryce‐Jones, Why Happiness at Work? Why Now? 2010. doi: 10.1002/9780470666845.ch1.
A. Margaryan, A. Littlejohn, and G. Vojt, “Are digital natives a myth or reality? University students’ use of digital technologies,” Comput. Educ., vol. 56, no. 2, pp. 429–440, 2011, doi: 10.1016/j.compedu.2010.09.004.
R. Bernard, “DIGITAL DISTRACTIONS IN THE CLASSROOM PHASE II: STUDENT CLASSROOM USE OF DIGITAL DEVICES FOR NON-CLASS RELATED PURPOSES,” JoME, p. 5, 2016.
M. Chavan, B. L. Galperin, A. Ostle, and A. Behl, “Millennial’s perception on cyberloafing: workplace deviance or cultural norm?,” Behav. Inf. Technol., vol. 41, no. 13, pp. 2860–2877, 2022, doi: 10.1080/0144929X.2021.1956588.
D. Sofyanty and T. Supriyadi, “Cyberloafing Ditinjau Dari Kontrol Diri Dan Kepuasan Kerja,” J. Kaji. Ilm., vol. 21, no. 2, pp. 135–146, 2021, doi: 10.31599/jki.v21i2.514.
N. Ardilasari and A. Firmanto, “Hubungan Self Control dan Perilaku Cyberloafing pada Pegawai Negeri Sipil,” J. Ilm. Psikol. Terap., vol. 05, no. 01, pp. 2301–8267, 2017, [Online]. Available: https://eprints.umm.ac.id/34396/1/jiptummpp-gdl-noratikaar-44168-1-noratika-1.pdf
V. K. G. Lim and T. S. H. Teo, “Prevalence, perceived seriousness, justification and regulation of cyberloafing in Singapore: An exploratory study,” Inf. Manag., vol. 42, no. 8, pp. 1081–1093, 2005, doi: 10.1016/j.im.2004.12.002.
N. Fitriana, F. D. Hutagalung, Z. Awang, and S. M. Zaid, “Happiness at work: A cross-cultural validation of happiness at work scale,” PLoS One, vol. 17, no. 1 January, pp. 1–16, 2022, doi: 10.1371/journal.pone.0261617.
T. Hirschi, “Key idea: Hirschi’s social bond/social control theory,” Key ideas Criminol. Crim. justice, vol. 1969, pp. 55–69, 1969.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Indra Swadana, Yoki Dwi Sambudi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















