Kontribusi Wirausaha Pesantren Berbasis Bagi Hasil Terhadap Peningkatan Ekonomi Guru
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1423Keywords:
Wirausaha Pesantren, Bagi Hasil, Ekonomi Guru, Ekonomi SyariahAbstract
Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tidak hanya berperan dalam pembinaan spiritual dan intelektual santri, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendorong kemandirian ekonomi melalui pengembangan wirausaha berbasis syariah. Salah satu model yang diterapkan adalah sistem bagi hasil (musyarakah) yang melibatkan para guru sebagai mitra usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi wirausaha pesantren berbasis bagi hasil terhadap peningkatan ekonomi guru. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada Pondok Pesantren Al Munawwarah Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip dasar ekonomi syariah seperti tauhid, keadilan, larangan riba, kerja sama, dan kepemilikan terbatas, mampu menciptakan sistem usaha yang adil, transparan, dan produktif. Melalui skema musyarakah, para guru memperoleh pendapatan tambahan yang signifikan tanpa meninggalkan tugas utamanya sebagai pendidik. Namun, keterbatasan pasar dan manajemen masih menjadi tantangan yang harus diatasi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa wirausaha pesantren tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan guru, tetapi juga memperkuat fungsi pesantren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Downloads
References
Junaidi, M. (2022). Penyelenggaraan Pesantren Dalam Rangka Memberdayakan Masyarakat. Jurnal USM Law Review, 5(2), 455-465.
M. Nadzir, “Membangun Pemberdayaan Ekonomi Di Pesantren,” Econ. J. Ekon. Islam, vol. 6, no. 1, pp. 37–56, 2015, doi: 10.21580/economica.2015.6.1.785.
F. D. Abdullah, A. Ludfi, and I. Fatihah, “Santri Entrepreneurship Education in the Market Day Program at Kuningan Pembangunan Islamic Boarding School,” J. Al Burhan, vol. 4, no. 2, pp. 87–101, 2024.
A. Fathony, R. Rokaiyah, and S. Mukarromah, “Pengembangan Potensi Unit Usaha Pondok Pesantren Nurul Jadid melalui Ekoproteksi,” TRILOGI J. Ilmu Teknol. Kesehatan, dan Hum., vol. 2, no. 1, pp. 22–34, 2021, doi: 10.33650/trilogi.v2i1.2098.
E. Lativah, “Pondok Pesantren Al Multazam Kuningan Meningkatkan Ekonomi Masyarakat dalam Perspektif Syariah,” Hawalah Kaji. Ilmu Ekon. Syariah, vol. 1, no. 1, pp. 28–34, 2022, doi: 10.57096/hawalah.v1i1.4.
Rukajat, Ajat. Pendekatan Penelitian Kualitatif Qualitative Research Approach, (Deepublish, 2018), 21.
F. D. Abdullah, A. A. Nurhasanah, B. Sulistiyo, and D. Saepudin, “Analisis Tujuan dan Manfaat Penelitian Ilmiah dalam Pengembangan Hukum Ekonomi Syariah Perspektif Teoritis dan Aplikatif Analysis of the Goals and Benefits of Scientific Research in the Development of Sharia Economic Law from Theoretical and Applicable Pe,” J. Huk. Ekon. Syariah dan Keuang. Islam, vol. 2, no. 2, p. 77, 2024.
Syamsuddin, S. (2017). Kewirausahaan dalam Perspektif Islam. Malang: UIN Press.
M. H. Huwaidi, “Membidik Potensi Ekonomi Pesantren Sebagai Penunjang Industri Halal Indonesia,” PROFIT J. Kaji. Ekon. dan Perbank. Syariah, vol. 7, no. 1, pp. 11–22, 2023, doi: 10.33650/profit.v7i1.5741.
Arifin, Z. (2020). Pesantren dan Kemandirian Ekonomi. Jakarta: Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).
F. D. Abdullah, A. Fathonih, and M. Athoillah, “Analisis Kajian Tafsir Ahkam tentang Kedudukan Akad Muamalah pada Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia,” J. AT-TAHFIDZ J. Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, vol. 3, no. 1, p. 64, 2021.
M. Dinda Selvia, “Pengantar Sejarah Pemikiran Ekonomi Syariah dan Relevansi di Era Modern,” J. Artif. Intell. Digit. Bus., vol. 4, no. 2, pp. 4201–4206, 2025.
Ilmi, M. (2019). Pengembangan Budaya Kewirausahaan Berbasis Syariah dalam Menumbuhkan Jiwa Entrepreneurship Santri pada Pondok Pesantren Maâ€TM had Mambaul Hikam (MMH) Jombang. ACTIVA: Jurnal Ekonomi Syariah, 2(1), 63-75.
Khoirunnisa, N. A., Laily, N. S., & Ulya, N. (2022). Telaah Kritis Implementasi Syirkah Melalui Akad Musyarakah pada Koperasi Pondok Pesantren. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(2), 1332-1339.
F. D. Abdullah, M. S. Is, S. M. Wiwaha, U. I. Negeri, and R. F. Palembang, “Contemporary Challenges For Sharia Financial Institutions To Increase Competitiveness And Product Innovation Perspective Of Sharia Economic Law: Evidence In Indonesia,” MILRev Metro Islam. Law Rev., vol. 3, no. 2, pp. 142–173, 2024.
Kartiko, A. (2019). Konsep bagi hasil dalam perspektif Islam. Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE), 2(1), 1-19.
Latif, C. A. (2020). Pembiayaan Mudharabah Dan Pembiayaan Musyarakah Di Perbankan Syariah. Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY), 2(1), 9-22.
Almunawwaroh, M., & Marliana, R. (2017). Analisis pengaruh pembiayaan musyarakah terhadap profitabilitas bank syariah di indonesia. Jurnal Akuntansi, 12(2), 177-190.
Arif, M. (2022). Penerapan Akad Musyarakah Pada Perbankan Syariah. Jurnal Ilmu Perbankan Dan Keuangan Syariah, 4(2), 110-122.
Hijriah, H. Y. (2016). Spiritualitas Islam dalam kewirausahaan. Tsaqafah, 12(1), 187-208.
Ajustina, F., & Nisa, F. L. (2024). Eksplorasi Model Pembiayaan Perbankan Syariah Dengan Akad Musyarakah Yang Berkelanjutan. Jurnal Rumpun Manajemen dan Ekonomi, 1(3), 352-356.
Syahputra, A., Ismaulina, I., Khairina, K., Zulfikar, Z., & Rofizar, H. (2022). Pendekatan Ekonomi Syariah Bagi Pemberdayaan Ekonomi Pesantren. Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 118-132.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dinda Selvia, Muhammad Adnan Adzaki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















