Persepsi Masyarakat tentang Perempuan Bertato (Studi Kasus Di Desa Ibolian, Kecamatan Dumoga Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara)

Authors

  • Fikran Ahmad Universitas Negeri Gorontalo
  • Ridwan Ibrahim Universitas Negeri Gorontalo
  • Rudy Harold Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10187

Keywords:

Persepsi Masyarakat, Perempuan Bertato, Stigma Sosial, Penerimaan Sosial, Desa Ibolian

Abstract

Persepsi masyarakat terhadap perempuan bertato merupakan fenomena sosial yang dipengaruhi oleh nilai agama, adat, budaya, serta konstruksi sosial yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap perempuan bertato, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi terbentuknya persepsi tersebut, serta mendeskripsikan upaya perempuan bertato dalam memperoleh penerimaan sosial di Desa Ibolian, Kecamatan Dumoga Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, aparat desa, serta perempuan bertato sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat masih memiliki persepsi negatif terhadap perempuan bertato karena dianggap tidak sesuai dengan norma agama, adat, dan budaya yang berlaku. Tato pada perempuan sering dikaitkan dengan perilaku menyimpang, kenakalan, dan citra yang kurang baik dalam kehidupan sosial. Persepsi tersebut dipengaruhi oleh faktor agama, adat dan budaya, lingkungan sosial, tingkat pendidikan, serta perkembangan zaman. Meskipun demikian, sebagian masyarakat terutama generasi muda mulai memandang tato sebagai bentuk seni dan ekspresi diri. Penelitian ini juga menemukan bahwa perempuan bertato berupaya memperoleh penerimaan sosial dengan menunjukkan perilaku yang baik, menjaga etika, menghormati norma yang berlaku, serta aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Dengan demikian, penerimaan sosial terhadap perempuan bertato tidak hanya ditentukan oleh penampilan fisik, tetapi juga oleh perilaku, kepribadian, dan kemampuan individu dalam membangun hubungan sosial yang positif dengan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Broussard, K. A., & Harton, H. C. (2018). Tattoo or taboo? Tattoo stigma and negative attitudes toward tattooed individuals. The Journal of Social Psychology, 158(5), 521–540. https://doi.org/10.1080/00224545.2017.1373622

2. Corrigan, P. W., & Watson, A. C. (2002). Understanding the impact of stigma on people with mental illness. World Psychiatry, 1(1), 16–20.

3. Durkheim, É. (2014). The division of labor in society. Free Press. (Original work published 1893).

4. Gladyensi, D. (2019). Persepsi masyarakat terhadap fenomena sosial dalam kehidupan sehari-hari. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(2), 145–154.

5. Goffman, E. (1963). Stigma: Notes on the management of spoiled identity. Prentice-Hall.

6. Hatzenbuehler, M. L., & Link, B. G. (2019). Introduction to the special issue on structural stigma and health. Social Science & Medicine, 230, 1–6. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2019.03.003

7. Jasita, L., & Sukendro, G. G. (2022). Presentasi diri perempuan bertato dalam menghadapi stigma sosial. Koneksi, 6(1), 70–78. https://doi.org/10.24912/kn.v6i1.18269

8. Kavish, N. (2020). Revisiting stigma theory: Understanding social labeling and identity construction. Journal of Social Theory, 12(3), 45–59.

9. Link, B. G., & Phelan, J. C. (2001). Conceptualizing stigma. Annual Review of Sociology, 27, 363–385. https://doi.org/10.1146/annurev.soc.27.1.363

10. Link, B. G., & Phelan, J. C. (2021). Stigma power. Social Science & Medicine, 103, 24–32. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2013.07.035

11. Low, K. E. Y. (2020). The social construction of body modification and identity in contemporary society. Current Sociology, 68(5), 633–649. https://doi.org/10.1177/0011392118787584

12. Permatasari, D., Putri, R., & Sainah, S. (2023). Stereotip masyarakat terhadap perempuan bertato dalam interaksi sosial. Jurnal Sosiologi Nusantara, 9(1), 55–68.

13. Pratama, A. (2022). Tato sebagai media ekspresi diri di kalangan generasi muda. Jurnal Komunikasi dan Budaya, 5(2), 112–124.

14. Sukendro, G. G. (2022). Tato dalam perspektif budaya dan identitas sosial masyarakat Indonesia. Koneksi, 6(2), 211–220. https://doi.org/10.24912/kn.v6i2.19481

15. Swami, V., & Furnham, A. (2007). Unattractive, promiscuous and heavy drinkers: Perceptions of women with tattoos. Body Image, 4(4), 343–352. https://doi.org/10.1016/j.bodyim.2007.06.005

16. Swami, V., Furnham, A., & Harris, A. S. (2019). The psychology of body art: A review of tattoo and piercing research. Psychology, Health & Medicine, 24(6), 713–726. https://doi.org/10.1080/13548506.2018.1546011

17. Thompson, B. Y., Roberts, K., & Sanders, C. (2021). Tattooing and contemporary identity: Body modification in modern society. Sociological Research Online, 26(2), 421–437. https://doi.org/10.1177/1360780420944968

18. Tyler, I. (2018). Resituating Erving Goffman: From stigma power to black power. The Sociological Review, 66(4), 744–765. https://doi.org/10.1177/0038026118777452

19. Wohlrab, S., Stahl, J., Kappeler, P. M., & Fink, B. (2021). Modifying the body: Motivations for getting tattooed and pierced. Body Image, 4(1), 87–95. https://doi.org/10.1016/j.bodyim.2006.12.001

20. Yang, L. H., Kleinman, A., Link, B. G., Phelan, J. C., Lee, S., & Good, B. (2020). Culture and stigma: Adding moral experience to stigma theory. Social Science & Medicine, 64(7), 1524–1535. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2006.11.013

Downloads

Published

13-06-2026

How to Cite

[1]
F. Ahmad, R. Ibrahim, and R. Harold, “Persepsi Masyarakat tentang Perempuan Bertato (Studi Kasus Di Desa Ibolian, Kecamatan Dumoga Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara)”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 8388–8397, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)