Partisipasi Masyarakat Dalam Program Ketahanan Pangan Di Desa Luhuto Kecamatan Biau Kabupaten Gorontalo Utara
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7810Keywords:
Ketahanan Pangan, Partisipasi Masyarakat, Modal SosialAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman, partisipasi, dan manfaat program ketahanan pangan bagi masyarakat Desa Luhuto, yang menjadi fokus penting pembangunan desa karena berkaitan dengan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, berkelanjutan, dan berkualitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap warga, khususnya petani dan generasi muda yang aktif dalam program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat bervariasi; sebagian warga memahami ketahanan pangan sebagai upaya meningkatkan kemandirian dan produktivitas pertanian, sedangkan sebagian lain masih mengaitkannya dengan bantuan konsumtif berupa sembako. Partisipasi masyarakat terlihat melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan pertanian, pemanfaatan bantuan bibit dan alat pertanian, serta pengelolaan pangan di tingkat rumah tangga. Generasi muda berperan penting dalam menjaga keberlanjutan program, termasuk dalam mengelola bantuan dan mendorong partisipasi kolektif di komunitas. Program ketahanan pangan memberikan manfaat signifikan, antara lain peningkatan produktivitas pertanian, efisiensi penggunaan sarana produksi, pengetahuan teknik bercocok tanam, serta pengelolaan hasil panen yang lebih optimal. Selain itu, program ini juga mendorong kemandirian keluarga dan menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga ketersediaan pangan. Analisis menggunakan teori modal sosial menunjukkan bahwa kepercayaan, norma, dan jaringan sosial antarwarga berperan penting dalam memperkuat partisipasi masyarakat dan keberhasilan program, di mana interaksi yang harmonis antara warga dan pemerintah desa menjadi faktor kunci. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pemahaman dan partisipasi aktif masyarakat, perluasan sosialisasi dan pendampingan oleh pemerintah desa, serta kajian lanjutan terkait dampak jangka panjang program dan efektivitas modal sosial di desa lain. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan desa melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara masyarakat dan pemerintah desa..
Downloads
References
Ahimsa. HS. Patron & Klien di Sulawesi selatan. J(Yogyakarta : Kepel Pres). 2023;4.
Sutrisno AD. Kebijakan sistem ketahanan pangan daerah. 2022;13:28–42.
Setiawan R, Rusli Z, Mayarni M. Implementasi Program Ketahanan Pangan. FOKUS Publ Ilm untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Univ Kapuas Sintang. 2023;21(1).
Dr. Mohamad Ikbal Bahua, SP MS. MEMULIAKAN ILMU UNTUK MENCERDASKAN ANAK BANGSA”. Sustain. 2019;11(1):1–14.
Suyastiri. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Ketahanan Pangan Di Propinsi Sulawesi Utara. J Pembang Ekon Dan Keuang Drh. 2008;22(3):132.
Prasetyarini. EFEKTIVITAS PROGRAM PENYELENGGARAAN CADANGAN PANGAN PEMERINTAH ( CPP ) PADA DINAS KETAHANAN PANGAN. 2014;941–50.
Pawestri S, Anam S, , Mika Sandralina M, Wahyudi5. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Kertasari, Kepulauan Sumbawa Besar melalui Pengembangan Produk Pangan Berbasis Rumput Laut. J Pengabdi Masy Pemberdayaan, Inov dan Perubahan [Internet]. 2024;4(6):417–23. Available from: https://jurnal.penerbitwidina.com/index.php/JPMWidina/article/view/1014%0Ahttps://jurnal.penerbitwidina.com/index.php/JPMWidina/article/download/1014/981
Dahtiar A, Hapsah NA. Revitalisasi Dan Pengoptimalan Pemberdayaan MasyarakatDengan Menggali Potensi Hasil Pertanian Dan Umkm Di Desa Ibun. J Pengabdi Kpd Masy. 2024;2(2):9.
Trigutomo. Peningkatan Pemahaman Mengenai Program Ketahanan Pangan. Ikra-Ith Abdimas. 2017;5(3):122–32.
Sinaga dan Rudiyanto. Ketahanan pangan dalam beberapa penelitian dapat dilakukan melalui penguatan modal sosial. 2012;2507(February):1–9.
SHELEMO AA. PENGARUH MODAL SOSIAL TERHADAP KETAHANAN PANGAN DAN KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN BETARA KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT. Nucl Phys. 2023;13(1):104–16.
Fadli MR. Memahami desain metode penelitian kualitatif. Medan, Restu Print Indones hal57. 2008;21(1):33–54.
Hanyfah S. Manusi Sebagai Makhluk Sosial. J Sos. 2022;6(1):339–44.
Sinaga D. Buku Ajar Metodelogi Penelitian (Penelitian Kualitatfi). 2023. 14 p.
Putri ZE. PEMANFAATAN JARINGAN SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN USAHA OLEH PELAKU UMKM (Studi Kasus: 8 Pelaku UMKM pada Sentra Makanan Rendang di Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Lamposi Tigo Nagari, Kota Payakumbuh). JSSH (Jurnal Sains Sos dan Humaniora). 2018;2(1):1.
Prayitno G, Maulida RF B, Nugraha AT. Modal Sosial, Ketahanan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan Desa Ngadireso, Indonesia. Reg J Pembang Wil dan Perenc Partisipatif. 2019;14(2):229.
Widayatsari A. Modal Sosial dan Kemiskinan di Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta. 2015;1–277.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ilham Agung Harmain, Sainudin Latare, Rudy Harold

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















