Analisis Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Laboratorium Teknik Kimia Menggunakan Metode HIRADC

Authors

  • Salafudin Salafudin Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Nayla Ceny Nur Andina Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Rindu Alifa Khaila Balqis Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Riny Yolandha Parapat Institut Teknologi Nasional Bandung

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.10122

Keywords:

Hazard Identification, Risk Assessment, And Determining Control (HIRADC), Identifikasi Bahaya, Keselamatan Dan Kesehatan Kerja, Laboratorium Teknik Kimia, Penilaian Risiko

Abstract

Laboratorium Teknik Kimia merupakan fasilitas pembelajaran yang memiliki berbagai potensi bahaya akibat penggunaan bahan kimia, peralatan laboratorium, sumber panas, dan aktivitas praktikum yang melibatkan mahasiswa. Potensi bahaya tersebut dapat menimbulkan kecelakaan kerja apabila tidak dikelola melalui sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan langkah pengendalian risiko pada Laboratorium Teknik Kimia menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas praktikum, kondisi fasilitas laboratorium, penggunaan alat dan bahan, serta dokumentasi penerapan K3. Hasil identifikasi menunjukkan adanya potensi bahaya yang berasal dari penggunaan alat gelas, proses pemanasan, paparan bahan kimia, penggunaan gas LPG, serta kondisi lingkungan kerja laboratorium. Hasil penilaian risiko menunjukkan bahwa sebagian besar potensi bahaya berada pada kategori risiko rendah hingga sedang, dengan risiko sedang dominan ditemukan pada aktivitas pemanasan, penggunaan burner, dan kondisi lantai yang berpotensi menyebabkan terpeleset. Pengendalian risiko dilakukan melalui penggunaan alat pelindung diri (APD), penerapan standar operasional prosedur (SOP), penyediaan fasilitas keselamatan seperti APAR dan kotak P3K, serta peningkatan kesadaran pengguna laboratorium terhadap budaya keselamatan kerja. Penerapan metode HIRARC terbukti mampu memberikan pendekatan yang sistematis dalam pengelolaan risiko sehingga dapat mendukung peningkatan keselamatan kerja di lingkungan laboratorium pendidikan.

References

Afriza, A., & Dewi, S. (2024). Analisis Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pada Area Proses PT. XYZ Menggunakan Metode HIRARC. Jupiter, 2(1), 67–77. Https://Doi.Org/10.61132/Jupiter.V2i1.54

Antarani, N. I. S., Rengkung, L. R., & Kumaat, R. M. (2019). Analisis Keuntungan Usaha Pembuatan Tahu Pada UD. Makmur Sentosa Di Kota Manado. AGRSOSEK, 15(3), 481. Https://Doi.Org/10.35791/Agrsosek.15.3.2019.26123

Ayi, H. R., & Hon, C. K. H. (2024). Safety Culture In Academic Laboratories: A Systematic Review Of Risk Management Practices. Safety Science, 175, 106512.

Henny, H., Budi, A. H. S., Andriyansyah, M., Rozzak, M. R. A., Baru, M. M., & Masek, A. (2025). Hazard Identification, Risk Assessment, And Determining Control (HIRADC) For Workplace Safety In Manufacturing Industry. ASEAN Journal For Science And Engineering In Materials, 4(2), 267–284.

Herdhiansyah, D., Reza, R., Sakir, S., & Asriani, A. (2022). Kajian Proses Pengolahan Tahu: Studi Kasus Industri Tahu Di Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna. Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 24(2), 231–237.

Hill, R. H., & Finster, D. C. (2023). Laboratory Safety For Chemistry Students (2nd Ed.). John Wiley & Sons.

ISO 45001:2018. Occupational Health And Safety Management Systems – Requirements With Guidance For Use. International Organization For Standardization.

Kementerian Ketenagakerjaan RI. (2018). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja. Jakarta: Kemnaker RI.

Masri, D., Abidin, A. U., & Brontowiyono, W. (2022). Hazard Identification, Risk Assessment And Determining Control Occupational Health And Safety (OHS) In Foundry Industry, Yogyakarta. Jurnal Teknologi Lingkungan, 28(2), 1–11. Https://Doi.Org/10.5614/J.Tl.2022.28.2.1

National Research Council. (2024). Prudent Practices In The Laboratory: Handling And Management Of Chemical Hazards (Updated Edition). The National Academies Press.

OHSAS 18001:2007. Occupational Health And Safety Management Systems. British Standards Institution.

Rahardja, U. (2023). Risk Assessment, Risk Identification, And Control In The Process Of Steel Smelting Using The HIRADC Method. APTISI Transactions On Management, 7(3), 261–272.

Shaumarda, G., & Suyono, A. M. (2025). Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Dengan Metode HIRADC. Journal Of Industrial Science And Mechanical Engineering, 1(1), 55–71.

Tarwaka. (2017). Keselamatan Dan Kesehatan Kerja: Manajemen Dan Implementasi K3 Di Tempat Kerja. Surakarta: Harapan Press.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja. Lembaran Negara RI Tahun 1970.

Downloads

Published

11-06-2026

How to Cite

Salafudin, S., Andina, N. C. N., Balqis, R. A. K., & Parapat, R. Y. (2026). Analisis Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Laboratorium Teknik Kimia Menggunakan Metode HIRADC. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(2), 1896–1905. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.10122

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)