Studi Fenomenologis Praktik Tahlilan di Masyarakat dalam Memaknai Ibadah dan Tradisi

Authors

  • Amelia Vega Universitas Pendidikan Indonesia Bandung
  • Gina Kusuma Salsabila Universitas Pendidikan Indonesia Bandung
  • Keisa Mufidah Universitas Pendidikan Indonesia Bandung
  • Zazira Putri Araiyfa Universitas Pendidikan Indonesia Bandung

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9736

Keywords:

Tahlilan, Tradisi, Ibadah, Masyarakat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman dan pemaknaan masyarakat terhadap praktik tahlilan sebagai bentuk ibadah sekaligus tradisi sosial yang mengakar dalam kehidupan sehari-hari. Fokus penelitian diarahkan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai makna tahlilan, fungsi sosialnya, serta cara masyarakat menempatkan praktik tersebut dalam kerangka nilai keagamaan dan budaya lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap tujuh narasumber dari berbagai daerah, yaitu Bengkulu, Brebes, Cimahi, Cirebon, Jakarta, Lampung, dan Wates. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahlilan dimaknai sebagai perpaduan antara ibadah dan tradisi sosial yang diwariskan secara turun-temurun. Praktik ini tidak hanya dipahami sebagai kegiatan membaca doa, zikir, dan ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas, kepedulian, dan dukungan moral bagi keluarga yang sedang berduka. Pemaknaan masyarakat terhadap tahlilan bersifat beragam karena dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, kondisi sosial, kebiasaan keluarga, serta tingkat pemahaman keagamaan masing-masing individu. Dalam perspektif hukum Islam, praktik tahlilan dapat dipahami melalui konsep ‘urf dan maqashid syari’ah karena mengandung nilai kemaslahatan, silaturahmi, dan penguatan hubungan sosial. Namun, penerapannya tetap perlu memperhatikan prinsip sadd adz-dzari’ah agar tidak menimbulkan unsur berlebihan, beban ekonomi, atau pergeseran niat ibadah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tahlilan memiliki makna religius dan sosial yang kuat apabila dilaksanakan dengan niat yang benar, sederhana, serta tetap menjaga kemurnian nilai ibadah dan kemaslahatan masyarakat. Temuan ini juga menegaskan bahwa tahlilan tetap relevan sebagai ruang kebersamaan masyarakat, selama pelaksanaannya tidak dipaksakan, tidak memberatkan keluarga, dan diarahkan untuk memperkuat doa, empati, serta kesadaran spiritual bersama dalam kehidupan sosial keagamaan sehari-hari masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Annisa, F. (2022). Tahlilan sebagai sinkronisasi agama dan budaya: (Perspektif legal maxim). Sahaja: Journal Sharia and Humanities, 1(2), 97–108. https://doi.org/10.61159/sahaja.v1i2.22

Arif Rahman. (2018). Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pelaksanaan Tahlilan. E-Conversion - Proposal for a Cluster of Excellence, 29–50. https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/4597

Burhan, & Asmiraty. (2019). The Tradition of Tahlilan on Ternate Society. The International Journal of Social Sciences and Humanities Invention. https://doi.org/10.18535/ijsshi/v6i3.02

Dafizki, A. M. (2025). Tradisi Yasinan dan Jamuan Makan sebagai Manifestasi Maqashid As-Syari’ah dalam Masyarakat Desa Gunung Labuh, Kabupaten Kerinci. Journal of Islamic Law and Wisdom, 1(2), 136–150. https://doi.org/10.30983/jilaw

Dozan, W. (2020). Hadits-Hadits Tahlilan: Analisis Konflik dan Nilai-Nilai Sosial Masyarakat. Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Hadist, 3(2), 195–211. https://doi.org/10.35132/albayan.v4i2.92

Dzulkifli, M. (2021). Konsistensi tradisi tahlilan dan kenduri di Kampung Sapen perspektif fenomenologi agama. Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam, 30(1), 31–41. https://doi.org/10.30762/empirisma.v30i1.419

Faiyah, L. I., Bahruddin, M., & Hilal, S. (2024). SADD DZARI'AH DALAM FATWA DSN-MUI NO: 157/DSN-MUI/VII/2024. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(12). https://doi.org/10.62281/v2i12.1373

Faizah, K. (2018). Kearifan lokal tahlilan-yasinan dalam dua perspektif menurut Muhammadiyah. Aqlam: Journal of Islam and Plurality, 3(2). https://dx.doi.org/10.30984/ajip.v3i2.722

Fathurrizqi, H. (2025). Penerapan urf dalam metode pengambilan hukum pada tahlilan. Istajadda: Jurnal Magister Pendidikan Agama Islam, 1(1), 15–29. https://journal.attaqwa.ac.id/index.php/Istajadda/article/view/71

Fikri, A. (2020). Budaya tahlilan masyarakat Curup Tengah perspektif ilmu dakwah (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Curup). IAIN Curup.http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/681

Firmansyah, G. D. (2023). Pemberian dana pensiun bagi Dewan Perwakilan Rakyat berdasarkan UU No. 12 tahun 1980 dalam Perspektif Adz-Dzari'ah (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim). http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/56505

Halimatus, N., Aida, U., & Nurfanisa, F. A. (2023). Tahlil kematian sebagai tradisi dalam ajaran Islam perspektif M. Quraish Shihab. Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 9(3), 1182–1192. http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/681

Hambalie, H. C., & Dewi, F. I. R. (2018). Gambaran Nilai Budaya Antara Generasi Tua Dan Generasi Muda Pada Masyarakat Tionghoa Beragama Konghucu. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 2(1), 369-377. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v2i1.1828

Harahap, M. S., & Lubis, F. (2026). Analisis Yuridis Putusan Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe Nomor 4/JN/2022/MS. Lsm Tentang Kebenaran Materiil Dalam Perkara Pemerkosaan Dan Pelecehan Seksual. Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, 15(1), 203-218. https://doi.org/10.30651/mqsd.v15i1.30664

Hatimah, H., Emawati, E., & Husni, M. (2021). Tradisi tahlilan masyarakat Banjar di Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya. Syams: Jurnal Kajian Keislaman, 2(1). https://doi.org/10.23971/js.v2i1.3031

Ichsan, N., Kurniati, K., & Mustafa, Z. A. (2025). Tradisi tahlilan dalam budaya Luwu: Analisis kritis pemikiran Ibnu Taimiyah tentang bid’ah dan tradisi lokal. Jurnal Andi Djemma: Jurnal Pendidikan, 8(2), 191–202. https://doi.org/10.35914/jad.v8i2.3259

Ilyas, M., Attamimi, M. I., Muttaqin, M. N., Soebahar, H., Amal, K., & Mursalim, M. (2025). Kenduri, selametan, tahlilan, dan maulid Nabi: Menakar tradisi lokal di Indonesia dalam perspektif Islam. AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education, 6(2), 287–306. https://doi.org/10.32478/cb1j2507

Imam Fawaid. (2019). Konsep Sadd Al-Dzarî’ah Dalam Perspektif Ibnu Al-Qayyim Al-Jauziyah. LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran Dan Kebudayaan, 13(2), 323–340. https://doi.org/10.35316/lisanalhal.v13i2.599

Intan, Dini, Fauzi, Jalil, & Ismail. (2024). Maqashid al-Syari’ah Tujuan Dan Prinsip Dalam Hukum Islam. Jurnal Cendikia ISNU SU , 1(3), 232–237. https://doi.org/10.70826/jcisnu.v1i3.527

Khairul Rizal et al. (2025). Survei Data Dasar Kehidupan Beragama 2024. National Research and Innovation Agency. https://doi.org/10.55981/brin.2127

Khasanah, H. N., Luthfantio, N., Azizah, N., Viwianjani, R., Irawan, R. I., Khairunnisa, S., & Suresman, E. (2026). Tradisi Tahlilan dalam Masyarakat Jawa Barat: Antara Ajaran Islam dan Budaya Lokal. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 3(3), 1-12.https://doi.org/10.61722/jmia.v3i3.9907

Kurtubi, N., Supriatna, M., & Peniasiani, D. (2023). Nilai kerjasama dalam tradisi tahlilan pada Kampung Pangasinan Kecamatan Kutawaluya. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(1). https://doi.org/10.21009/jpi.v12i1

Mas'ari, A., & Syamsuatir, S. (2017). Tradisi tahlilan: Potret akulturasi agama dan budaya khas Islam Nusantara. Kontekstualita, 32(01). https://doi.org/10.30631/10.30631/kontekstualita.%25x

Meidinie Maulida, Sherina Bunga Syabani, Muhyiddin Hilal Sarhan, Muhammad Fauzan, & Adira Rizqi Ananda. (2024). Sadd Al-Dzari’ah : Prinsip-Prinsip Pencegahan Dalam Hukum Islam. Jurnal Cendikia ISNU SU , 1(3), 221–226. https://doi.org/10.70826/jcisnu.v1i3.525

Miles, M. B. a., Huberman, A. M. a., & Saldaña, J. a. (201). Qualitative data analysis a methods sourcebook. Thousand Oaks, Califorinia SAGE Publications, Inc. https://www.sidalc.net/search/Record/KOHA-OAI-ECOSUR:4757

Misranetti, M. (2020). Sadd Al-Dzari’ah sebagai suatu metode istinbat hukum Islam. Jurnal An-Nahl, 7(1), 51–75. https://doi.org/10.54576/annahl.v7i1.5

Mustofa, M. B., Iqbal, R., Budianto, A., & Hidayat, N. (2022). Integrasi tradisi literasi keagamaan (yasinan) dalam terciptanya budaya kerukunan masyarakat. Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS), 5(1), 51–59. https://doi.org/10.30999/n-jils.v5i1.2002

Rachmat, F. O., Fajrussalam, H., Nuramalia, A. R., Futri, E., & Alfazriani, R. S. (2022). Eksplorasi kebudayaan tahlil dalam perspektif agama Islam dan masyarakat di Indonesia. Dirosat: Journal of Islamic Studies, 7(1), 17–32. https://doi.org/10.28944/dirosat.v7i1.637

Rido Awal Pratama. (2023). Tradisi yasinan dan tahlilan dalam meningkatkan nilai-nilai pendidikan Islam di Masjid Nur Amanah Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 11–19. https://doi.org/10.32923/tarbawy.v10i1.3422

Rodin, R. (2013). Tradisi tahlilan dan yasinan. Ibda: Jurnal Kebudayaan Islam, 11(1), 76–87. http://repository.iaincurup.ac.id/id/eprint/193

Sagir, A., & Hasan, M. (2021). The tradition of yasinan in Indonesia. Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 19(2), 203–222. https://doi.org/10.18592/khazanah.v19i2.4991

Saleem, A. W. (2021). Tradisi perjamuan tahlilan. JASNA: Journal for Aswaja Studies, 1(1), 65–85. https://doi.org/10.34001/jasna.v1i1.1200

Sulhadi, A. (2024). Recontextualizing Maqasid al-Shariah in Contemporary Qur’anic Exegesis: A Comparative Study of Jasser Auda and Classical Scholars. SAMAWAT: Journal Of Hadith and Qur’anic Studies, 8(2), 29–39. Retrieved from https://ejournal.badrussholeh.ac.id/index.php/samawat/article/view/449

Wiguna, S., & Fuadi, A. (2022). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi tahlilan di Desa Batu Melenggang Kecamatan Hinai. The Walib: Jurnal Kependidikan Islam, 3(1), 15–24. https://doi.org/10.54150/thawalib.v3i1.27

Downloads

Published

10-06-2026

How to Cite

[1]
A. Vega, G. K. Salsabila, K. Mufidah, and Z. P. Araiyfa, “Studi Fenomenologis Praktik Tahlilan di Masyarakat dalam Memaknai Ibadah dan Tradisi”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 7609–7622, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.