Pengaruh Musik Latar dan Kondisi Tanpa Musik terhadap Kinerja Memori Jangka Pendek
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6144Keywords:
Memori Jangka Pendek, Musik Latar, Kinerja Kognitif, Musik Klasik, EksperimenAbstract
Memori jangka pendek merupakan komponen penting dalam sistem kognitif manusia yang berfungsi untuk menyimpan dan memproses informasi dalam waktu singkat. Kinerja memori jangka pendek dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan, salah satunya adalah keberadaan musik latar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh musik latar dibandingkan kondisi tanpa musik terhadap kinerja memori jangka pendek pada siswa. Metode yang digunakan adalah true experimental design dengan post-test only control group design. Partisipan penelitian berjumlah 32 siswa kelas IX MTs Negeri 39 Jakarta Utara yang dibagi secara acak ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen (dengan musik latar) dan kelompok kontrol (tanpa musik), masing-masing terdiri dari 16 siswa. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa pemutaran musik klasik karya Antonio Vivaldi The Four Seasons selama fase menghafal, sedangkan kelompok kontrol menjalani fase menghafal tanpa musik. Instrumen yang digunakan berupa tes memori jangka pendek dengan skor maksimal 40. Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Samples T-Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p = 0,035), di mana kelompok dengan musik latar memperoleh skor rata-rata lebih tinggi dibandingkan kelompok tanpa musik. Nilai effect size Cohen’s d sebesar -0,781 menunjukkan pengaruh sedang hingga besar. Temuan ini mengindikasikan bahwa musik klasik instrumental dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja memori jangka pendek. Berdasarkan penggunaan musik latar berpotensi menjadi stimulus lingkungan yang mendukung proses belajar, khususnya pada aktivitas yang melibatkan daya ingat jangka pendek.
Downloads
References
Bhinnety, M. (t.t.). Struktur dan proses memori. Buletin Psikologi Universitas Gadjah Mada, 16(2), 74–88.
Baddeley, A. D. (2012). Working memory: Theories, models, and controversies. Annual Review of Psychology, 63, 1–29. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-120710-100422
de Groot, A. M. B., & Smedinga, H. E. (2014). Let the music play! A short-term but no long-term detrimental effect of vocal background music with familiar language lyrics on foreign language vocabulary learning. Studies in Second Language Acquisition, 36(4), 681–707. https://doi.org/10.1017/S0272263114000059
Eysenck, M. W., & Keane, M. T. (2015). Cognitive psychology: A student’s handbook (7th ed.). Psychology Press.
Hallam, S., Price, J., & Katsarou, G. (2002). The effects of background music on primary school pupils’ task performance. Educational Studies, 28(2), 111–122. https://doi.org/10.1080/03055690220124551
Kahneman, D. (1973). Attention and effort. Prentice Hall.
Limyati, Y. (2018). Pengaruh musik karya Bach terhadap fungsi kognisi: Atensi dan memori jangka pendek. E-Journal Neurona, 36(1). https://doi.org/10.52386/neurona.v36i1.47
Maidiana. (2021). Metode survei dalam penelitian kuantitatif. Jurnal Metodologi Penelitian, 5(2), 45–56.
Nurlaela, E. (2022, September 16). Riset: Orang yang mendengarkan musik saat belajar punya IPK lebih tinggi. Kumparan.
Perham, N., & Currie, H. (2014). Does listening to preferred music improve reading comprehension performance? Applied Cognitive Psychology, 28(2), 279–284. https://doi.org/10.1002/acp.2994
Salamé, P., & Baddeley, A. (1989). Effects of background music on phonological short-term memory. Quarterly Journal of Experimental Psychology, 41(1), 107–122.
Sihotang, H. (2023). Karakteristik penelitian survei dalam pendekatan kuantitatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(1), 33–44.
Stratton, S. J. (2015). Survey research: A primer for clinicians. Prehospital and Disaster Medicine, 30(3), 1–4.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Widianingtyas, H. (2021, January 21). Survei: 51 persen milenial dan Generasi Z streaming musik sambil belajar. Kumparan.
Zatorre, R. J., Chen, J. L., & Penhune, V. B. (2007). When the brain plays music: Auditory–motor interactions in music perception and production. Nature Reviews Neuroscience, 8(7), 547–558. https://doi.org/10.1038/nrn2152
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khalisa Putri Shifa, Nicky Putri Athifa, Luthfiyyah Nahdah Yomaputri, Andi Rasyanthi Palupi Kriana, Atifathul Jihan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















