Analisis Kinerja Keuangan: Studi Multi-Metode (RGEC, Z-Score, DEA, Altman, dan Zmijewski) pada PT. Bank BJB Syariah Periode 2020–2024
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4873Keywords:
Kinerja Keuangan, RGEC, DEA, Z-Score, Prediksi KebangkrutanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Bank BJB Syariah secara komprehensif selama periode 2020–2024 dengan mengintegrasikan aspek kesehatan, efisiensi, stabilitas keuangan, serta risiko kebangkrutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan dan laporan Good Corporate Governance. Pengukuran kinerja keuangan dilakukan menggunakan lima alat analisis, yaitu metode RGEC untuk menilai tingkat kesehatan bank, Z-Score untuk mengukur stabilitas keuangan, Data Envelopment Analysis (DEA) untuk mengevaluasi efisiensi operasional, serta model Altman Z-Score Modifikasi dan Zmijewski X-Score untuk memprediksi potensi kebangkrutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bank BJB Syariah secara konsisten berada pada kategori bank sehat dengan peringkat dominan Komposit 2 berdasarkan metode RGEC. Analisis stabilitas keuangan menggunakan Z-Score mengindikasikan tingkat ketahanan finansial yang tinggi dengan probabilitas kegagalan yang sangat rendah sepanjang periode penelitian. Namun demikian, evaluasi efisiensi menggunakan DEA mengungkapkan adanya inefisiensi teknis dan inefisiensi skala pada beberapa tahun pengamatan, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan aset tetap dan dana syirkah temporer. Selanjutnya, hasil pengujian menggunakan model Altman Z-Score Modifikasi dan Zmijewski X-Score secara konsisten menempatkan Bank BJB Syariah pada zona aman dari risiko kebangkrutan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun bank memiliki struktur keuangan yang stabil dan sehat, masih terdapat ruang perbaikan dalam aspek efisiensi operasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PT Bank BJB Syariah memiliki tingkat stabilitas dan ketahanan struktural yang kuat, namun peningkatan efisiensi operasional perlu menjadi agenda strategis utama guna mendorong kinerja keuangan yang lebih optimal dan berkelanjutan dalam menghadapi dinamika industri perbankan syariah.
Downloads
References
Altman, E. I. (1968). Financial ratios, discriminant analysis and the prediction of corporate bankruptcy. The Journal of Finance, 23(4), 589–609.
Ascarya, & Yumanita, D. (2008). Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan, BI.
Boyd, J. H., & Graham, S. L. (1986). Risk, regulation, and bank holding company expansion. Federal Reserve Bank of Minneapolis Quarterly Review, 10(2), 2–17.
Charnes, A., Cooper, W. W., & Rhodes, E. (1978). Measuring the efficiency of decision making units. European Journal of Operational Research, 2(6), 429–444.
Cihak, M., & Hesse, H. (2010). Islamic banks and financial stability: An empirical analysis. Journal of Financial Services Research, 38, 95–113.
Hannan, T. H., & Hanweck, G. A. (1988). Bank insolvency risk and the market for large certificates of deposit. Journal of Money, Credit and Banking, 20(2), 203–211.
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.
Dewi, M. S., & Fitri, M. N. (2021). Analisis pengaruh NPF, BOPO, dan CAR terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Syariah, 4(2), 155–170.
Rahman, A. A., & Masngut, M. Y. (2014). Journal of Islamic Accounting and Business Research.
Samad, A., & Hassan, M. K. (2000). Journal of Islamic Finance.
Sodiq, M., Nurhayati, S., & Puspita, M. E. (2023). Pengukuran efisiensi teknis dan efisiensi alokatif bank umum syariah menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis, 8(1), 45–60.
Srairi, S. (2010). Journal of Islamic Accounting and Business Research, 1(2).
Yuliana, R., & Wicaksono, A. (2019). Analisis penilaian tingkat kesehatan bank menggunakan metode RGEC. Jurnal Ilmu Keuangan dan Perbankan, 13(1), 44–58.
Bodie, Z., Kane, A., & Marcus, A. J. (2014). Investments (10th ed.). McGraw-Hill Education.
Fahmi, I. (2013). Analisis Laporan Keuangan. Alfabeta.
Gitman, L. J., & Zutter, C. J. (2015). Principles of Managerial Finance (14th ed.). Pearson.
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.
Kasmir. (2014). Analisis Laporan Keuangan. RajaGrafindo Persada.
Kurnia, R., & Wira, H. A. (2024). Analisis Laporan Keuangan Perbankan Syariah: Teori dan Praktik. Rajawali Pers.Bank BJB Syariah. (2020). Laporan keuangan Bank BJB Syariah tahun 2020. https://www.bjbsyariah.co.id/laporan
Bank BJB Syariah. (2021). Laporan keuangan Bank BJB Syariah tahun 2021. https://www.bjbsyariah.co.id/laporan
Bank BJB Syariah. (2022). Laporan keuangan Bank BJB Syariah tahun 2022. https://www.bjbsyariah.co.id/laporan
Bank BJB Syariah. (2023). Laporan keuangan Bank BJB Syariah tahun 2023. https://www.bjbsyariah.co.id/laporan
Bank BJB Syariah. (2024). Laporan keuangan Bank BJB Syariah tahun 2024. https://www.bjbsyariah.co.id/laporan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2024). Statistik Perbankan Syariah Indonesia Periode 2020-2024. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.
Zmijewski, M. E. (1984). Methodological issues related to the estimation of financial distress prediction models: A reply. (Working Paper). Chicago, IL: University of Chicago, Graduate School of Business.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Umiyati Umiyati, Ayudia Salsabilah, Nadia Widyastuti, Radhina Dwinta Nada

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















