Analisis Tingkat Kesehatan, Efisiensi, Stabilitas Keuangan, dan Financial Distress Bank Aladin Syariah Tahun 2020-2024
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4679Keywords:
RGEC, DEA, Z-Score, Altman Z-Score, Kinerja Bank, Bank Aladin SyariahAbstract
Penelitian ini bertujuan menilai kinerja Bank Aladin Syariah periode 2020–2024 menggunakan empat pendekatan analisis, yaitu RGEC untuk mengukur tingkat kesehatan bank, Data Envelopment Analysis (DEA) untuk efisiensi operasional, Z-Score untuk stabilitas keuangan, serta Altman Z-Score Modifikasi 1998 untuk memprediksi potensi financial distress. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan studi dokumentasi terhadap laporan tahunan dan laporan tata kelola bank pada kurun penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesehatan berdasarkan RGEC berada pada kondisi terbaik pada 2020 dan melemah pada 2021–2023 akibat tingginya BOPO dan kerugian operasional yang menekan rasio profitabilitas. Pada 2024 kesehatan bank mulai membaik meskipun belum pulih sepenuhnya. Efisiensi operasional berdasarkan DEA hanya sepenuhnya tercapai pada 2020 dan 2024, sedangkan periode 2021–2023 menunjukkan ketidakefisienan akibat peningkatan input tidak sebanding dengan output yang dihasilkan. Stabilitas keuangan berdasarkan Z-Score menunjukkan tren penurunan sejak 2022 yang dipengaruhi oleh profitabilitas negatif meskipun rasio permodalan tetap tergolong kuat. Sementara itu, hasil Altman Z-Score menunjukkan bahwa selama periode penelitian bank secara konsisten berada pada zona aman dari potensi financial distress. Secara keseluruhan, kinerja Bank Aladin Syariah menunjukkan perkembangan bertahap seiring pertumbuhan sebagai bank digital syariah, dengan tantangan utama berupa peningkatan profitabilitas dan perbaikan struktur biaya untuk memperkuat efisiensi dan stabilitas jangka panjang. Temuan ini memberikan kontribusi empiris serta dapat menjadi acuan bagi manajemen dan regulator dalam menyusun strategi penguatan kinerja perbankan digital syariah.
Downloads
References
Abidin, Z., & Endri. (2009). Kinerja Efisiensi Teknis Bank Pembangunan Daerah: Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA). Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 11(1).
Adrian, T., & Shin, H. S. (2008). Financial Intermediaries, Financial Stability, and Monetary Policy (Staff Report No. 346). Federal Reserve Bank of New York.
Anjom, W., & Faruq, A. T. (2023). Financial Stability Analysis of Islamic Banks in Bangladesh. European Journal of Business and Management Research, 8(3), 320-326.
Astuti, H. D., & Dewi, A. S. (2025). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangab Bank Umum Syariah Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2021-2023. Jurnal Ilmu Manajemen Saburai, 11(02).
Azizah, JG, Obrian, DD, & Zahiranita, DP (2024). Analisis Kinerja Keuangan Bank BTPN Syariah Periode 2019-2021. Jurnal Ilmiah Wahana Akuntansi , 19 (2), 171-185.
Bank Indonesia. (2011). Peraturan Bank Indonesia Nomor 13/1/PBI/2011 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (2012). Kodifikasi Peraturan Bank Indonesia: Kelembagaan Penilaian Tingkat Kesehatan Bank. Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (n.d.). Ikhtisar Stabilitas Sistem Keuangan. Retrieved from Bank Indonesia: https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/stabilitas-sistem-keuangan/ikhtisar/default.aspx
Banker, R. D., Charnes, A., & Cooper, W. W. (1984). Some models for estimating technical and scale inefficiencies in data envelopment analysis. Management Science, 30(9), 1078–1092.
Charnes, A., Cooper, W. W., & Rhodes, E. (1978). Measuring the efficiency of decision making units. European Journal of Operational Research, 2(6), 429–444.
Firdaus, M. A., Wahyudi, R., Ali, M. B., & Riduwan. (2023). Financial stability in Indonesian Islamic banking using Z-Score: Before and during Covid-19. al-Uqud: Journal of Islamic Economics, 7(1).
Huri, M. D., & Susilowati, I. (2004). Pengukuran Efisiensi Relatif Emiten Perbankan Dengan Metode Data Envelopment Analysis (DEA)(Studi Kasus: Bank-bank yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta Tahun 2002). Jurnal Dinamika Pembangunan (JDP), 1(Nomor 2), 95-110.
Mahmud, A. (2023). Using the Z-score to analyze the Financial Stability of Conventional Commercial Banks in Bangladesh . International Journal of Management and Accounting, 5(4), 66-73.
Mai, X. T. T., Nguyen, H. T. N., Ngo, T., Le, T. D. Q., & Nguyen, L. P. (2023). Efficiency of the Islamic banking sector: Evidence from two-stage DEA double frontiers analysis. International Journal of Financial Studies, 11(1), 32.
Muallimah, L., & Haq, F. (2024). The Use of The Data Envelopment Analysis (DEA) Method in Measuring The Efficiency of Sharia Rural Banks (BPRS) in D.I. Yogyakarta. Journal of Islamic Economic Scholar, (5)1.
Nur Fitriana, S. E., & Ak, M. (2025). Z-score: Solusi Praktis Untuk Mengukur Stabilitas Perusahaan. Jurnal Akuntansi, Bisnis dan Ekonomi Indonesia (JABEI). 4(2), 1-10.
Nurvitasari, D., & Hartono, U. (2023). Bank Profitability Analysis: the Role of Liquidity, Company Size, Asset Quality and Leverage. Matrik: Jurnal Manajemen, Strategi Bisnis, dan Kewirausahaan, 17(02).
Otoritas Jasa Keuangan. (2014). Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/SEOJK.03/2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Otoritas Jasa Keuangan.
Otoritas Jasa Keuangan. (n.d.). Prinsip dan Konsep Dasar Perbankan Syariah. Retrieved from Otoritas Jasa Keuangan: https://ojk.go.id/id/kanal/syariah/tentang-syariah/Pages/Prinsip-dan-Konsep-PB-Syariah.aspx
Pam, Wurung Ben. (2013). Discriminant Analysis and the Prediction of Corporate Bankruptcy in the Banking Sector of Nigeria. International Journal of Finance and Accounting. Vol 2. No 6.
Pemerintah Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Permana, Bayu Aji. (2012). Analisis Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Metode CAMELS dan Metode RGEC. Skripsi. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.
PT Bank Aladin Syariah Tbk. (2021). Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) Tahun 2021. Jakarta: PT Bank Aladin Syariah Tbk.
PT Bank Aladin Syariah Tbk. (2021). Laporan Tahunan 2021. Jakarta: PT Bank Aladin Syariah Tbk.
PT Bank Aladin Syariah Tbk. (2022). Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) Tahun 2022. Jakarta: PT Bank Aladin Syariah Tbk.
PT Bank Aladin Syariah Tbk. (2022). Laporan Tahunan 2022. Jakarta: PT Bank Aladin Syariah Tbk.
PT Bank Aladin Syariah Tbk. (2023). Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) Tahun 2023. Jakarta: PT Bank Aladin Syariah Tbk.
PT Bank Aladin Syariah Tbk. (2023). Laporan Tahunan 2023. Jakarta: PT Bank Aladin Syariah Tbk.
PT Bank Aladin Syariah Tbk. (2024). Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) Tahun 2024. Jakarta: PT Bank Aladin Syariah Tbk.
PT Bank Aladin Syariah Tbk. (2024). Laporan Tahunan 2024. Jakarta: PT Bank Aladin Syariah Tbk.
PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk. (2020). Laporan Tahunan 2020. Jakarta: PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk.
PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk. (2020). Laporan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) Tahun 2020. Jakarta: PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk.
Rachmawantari, D. M., & Puspitaningtyas, A. (2017). Bagaimanakah Tingkat Kesehatan Bank BUMN di Indonesia Setelah Krisis Keuangan 2008: Camels Analysis. Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana, 5(3), 147-160.
Suhartini, S. (2020). Analisis Tingkat Kesehatan Unit Usaha Syariah Dengan Metode Rgec (Risk Profile, Good Corporate Governance) Di Indonesia (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).
Zeqiraj, V., Mrasori, F., Iskenderoglu, O., & Sohag, K. (2021). Dynamic Impact of Banking Performance on Financial Stability: Fresh Evidence from Southeastern Europe. Journal of Central Banking Theory and Practice, 165-181.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Umiyati Umiyati, Rahma Putri Aulia, Nur Misuari, Amada Ahsan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















