Analisis Literatur Review: Diversifikasi Pelayanan Kesehatan melalui Integrasi Teknologi Digital dan Dampaknya pada Pelayanan Kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4795Keywords:
Diversifikasi, Integrasi Teknologi, Pelayanan Kesehatan, Literatur ReviewAbstract
Diversifikasi pelayanan kesehatan melalui integrasi teknologi digital menjadi strategi krusial dalam menjawab tuntutan peningkatan kualitas, efisiensi, dan aksesibilitas layanan kesehatan di era transformasi digital. Perkembangan teknologi informasi mendorong perubahan model pelayanan kesehatan dari yang bersifat konvensional menuju layanan yang lebih fleksibel, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis temuan-temuan penelitian terkait bentuk diversifikasi pelayanan kesehatan yang dihasilkan dari penerapan teknologi digital serta dampaknya terhadap pelayanan kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah artikel ilmiah dari jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan topik integrasi teknologi digital dalam pelayanan kesehatan. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data ilmiah dengan kriteria inklusi tertentu, kemudian dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital, seperti telemedicine, sistem informasi kesehatan, rekam medis elektronik, aplikasi kesehatan berbasis mobile, dan pemanfaatan kecerdasan buatan, mendorong diversifikasi pelayanan kesehatan dalam bentuk layanan jarak jauh, pelayanan berbasis data, serta pelayanan yang lebih personal dan responsif. Dampak positif yang diidentifikasi meliputi peningkatan efisiensi operasional, percepatan proses pelayanan, peningkatan akurasi pengambilan keputusan klinis, serta perluasan akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil. Namun demikian, kajian ini juga menemukan sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur teknologi, kesenjangan literasi digital tenaga kesehatan dan masyarakat, serta isu keamanan dan kerahasiaan data. Secara keseluruhan, diversifikasi pelayanan kesehatan melalui integrasi teknologi digital memiliki potensi besar dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, namun memerlukan dukungan kebijakan, kesiapan sumber daya manusia, dan penguatan sistem agar implementasinya berjalan optimal dan berkelanjutan.
Downloads
References
Ade Amalia. (2024). Digitalisasi kesehatan dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 145–153.
Ansori, M. (2020). Telemedicine sebagai solusi pelayanan kesehatan di masa pandemi COVID-19. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 8(2), 1–8.
Ariyani, R. (2023). Implementasi rekam medis elektronik dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 11(1), 45–53.
Cahyani Arifah, N., Prasetyo, B., & Lestari, D. (2025). Pemanfaatan teknologi digital dalam peningkatan pelayanan kesehatan. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 14(1), 22–34.
Cahyati, E. W. (2021). Perbedaan tingkat kepuasan ibu hamil antara pendampingan langsung dan telemedicine selama pandemi COVID-19 di Puskesmas Kota Semarang. Jurnal Kebidanan, 10(2), 101–109.
Donabedian, A. (2005). Evaluating the quality of medical care. The Milbank Quarterly, 83(4), 691–729.
Elka Murteza Abdary. (2024). Tinjauan peralihan media rekam medis rawat jalan manual ke rekam medis elektronik di Rumah Sakit X. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 5(1), 55–62.
Ikawati, R. (2024). Transformasi digital pelayanan kesehatan pasca pandemi COVID-19. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 13(1), 77–86.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Blueprint transformasi digital kesehatan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.
Kumar, S., Raut, R. D., Narwane, V. S., & Narkhede, B. E. (2019). Applications of digital technologies in healthcare: A systematic review. International Journal of Productivity and Performance Management, 68(8), 1536–1562.
Maryati, S., & Utami, D. P. (2023). Digitalisasi layanan kesehatan dan dampaknya terhadap mutu pelayanan. Jurnal Administrasi Kesehatan, 11(2), 89–98.
Mohammad Fajar Mukharram, A., Sari, M., & Putra, R. (2024). Tantangan dan peluang transformasi digital dalam pelayanan kesehatan di Indonesia. Jurnal Teknologi Informasi Kesehatan, 6(1), 1–12.
Nur Indah Afifah Anwar. (2025). Manfaat rekam medis elektronik terhadap kepuasan pasien: Literature review. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 28(1), 33–44.
Nuryuliana. (2025). Penggunaan telemedicine terhadap peningkatan kepuasan pasien dalam layanan kesehatan di Indonesia: A systematic review. Jurnal Kesehatan Digital, 3(1), 10–21.
Pasaribu, D. (2018). Telemedicine dan tantangan pelayanan kesehatan di Indonesia. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(3), 201–209.
Pristiya, R. A. (2025). Integrasi teknologi digital dalam sistem pelayanan kesehatan: Tantangan dan strategi implementasi. Jurnal Manajemen Kesehatan, 15(1), 60–72.
Ramadhan, M. R. (2023). Hambatan transformasi digital dalam pelayanan kesehatan di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik Kesehatan, 7(2), 118–127.
Savira, M. (2023). Mutu pelayanan kesehatan dan kepuasan pasien. Jurnal Keperawatan dan Pelayanan Kesehatan, 4(2), 85–94.
Setyowati, D. (2022). Pengguna layanan telemedisin di Indonesia meningkat pasca pandemi. Katadata Insight Center Report. Jakarta.
Sudiantini, D., Rahman, A., & Hidayat, T. (2023). Manajemen sumber daya manusia dalam transformasi digital sektor kesehatan. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 14(3), 211–222.
World Health Organization. (2020). Global strategy on digital health 2020–2025.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dewi Rahmawati, Eliyanti Agus Mokodompit

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















