Pendidikan Islam sebagai Pondasi Moderasi Beragama dan Toleransi Antar Umat
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4672Keywords:
Moderasi Beragama, , Pendidikan Islam, Toleransi Antar UmatAbstract
Penelitian ini mengkaji peran pendidikan Islam sebagai pondasi moderasi beragama dan toleransi antar umat beragama di Indonesia yang menghadapi tantangan serius berupa intoleransi dan radikalisme keagamaan yang meningkat. Tujuan penelitian adalah menganalisis konsepsi teologis-pedagogis pendidikan Islam dalam moderasi beragama, mekanisme pembentukan sikap toleransi antar umat, tantangan implementatif beserta strateginya, dan model ideal pendidikan Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai moderasi secara holistik dalam seluruh aspek pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research yang menganalisis artikel jurnal ilmiah terindeks, buku, monograf, dan dokumen kebijakan pendidikan dari rentang waktu 2021-2025 melalui database akademik elektronik. Teknik analisis data menggunakan content analysis kualitatif melalui tahapan sistematis meliputi reading and familiarization, coding, categorizing, thematic analysis, dan interpretation and synthesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berlandaskan konsep wasathiyah dan ummatan wasathan yang menawarkan fondasi teologis-etis untuk sistem pendidikan inklusif dan adaptif terhadap keragaman sosial. Mekanisme konstruksi toleransi dilakukan melalui internalisasi nilai dalam kurikulum integratif, pembelajaran partisipatif berbasis dialog dan kolaborasi, serta peran guru sebagai teladan dan fasilitator. Tantangan berupa keberagaman peserta didik dan polarisasi ideologi diatasi melalui strategi pembaruan kurikulum berkelanjutan, pelatihan guru terstruktur, dan pemanfaatan media digital sebagai instrumen penguatan. Model ideal mengintegrasikan kurikulum Rahmatan Lil'alamin dengan prinsip kurikulum merdeka dalam sistem ekologis yang melibatkan interaksi dinamis seluruh komponen pendidikan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan teori pendidikan Islam berbasis moderasi dan panduan praktis bagi stakeholder pendidikan dalam merancang kebijakan responsif untuk membangun harmoni sosial di tengah keragaman bangsa Indonesia yang plural.
Downloads
References
C. Chotimah, S. Z. Qudsy, and M. Yusuf, “Superficial implementation of religious moderation in Islamic educational management,” Cogent Educ., vol. 12, no. 1, p., 2025, doi: 10.1080/2331186X.2024.2442235.
H. Pajarianto, I. Pribadi, and P. Sari, “Tolerance between religions through the role of local wisdom and religious moderation,” HTS Teol. Stud. / Theol. Stud., vol. 78, no. 4, pp. 1–8, 2022, doi: 10.4102/hts.v78i4.7043.
M. Ikhwan, Azhar, D. Wahyudi, and A. Alfiyanto, “Peran Pendidikan Agama Islam dalam Memperkuat Moderasi Beragama di Indonesia,” Realita J. Pendidik. dan Kebud. Islam, vol. 2, no. 4, pp. 225–231, 2024, doi: https://doi.org/10.30762/realita.v21i1.148.
M. Mukhibat, M. Effendi, W. H. Setyawan, and M. Sutoyo, “Development and evaluation of religious moderation education curriculum at higher education in Indonesia,” Cogent Educ., vol. 11, no. 1, p., 2024, doi: 10.1080/2331186X.2024.2302308.
S. R. Nazilah, K. Rahman, F. Hidayah, I. Wahyono, and H. Baharun, “Promoting Religious Tolerance Through Islamic Education: Implementing Moderation Values In The Classroom,” J. Stud. Keislam. dan Ilmu Pendidik., vol. 12, no. 2, pp. 120–139, 2024, doi: https://doi.org/10.36088/palapa.v12i2.5246.
K. Muhajarah and M. E. Soebahar, “Fiqh of tolerance and religious moderation: a study towards Indonesia, Malaysia, and Thailand,” Cogent Arts Humanit., vol. 11, no. 1, p., 2024, doi: 10.1080/23311983.2024.2303817.
Setinawati, I. Jeniva, M. Tanyid, and Merilyn, “The framework of religious moderation: A socio-theological study on the role of religion and culture from Indonesia’s perspective,” Soc. Sci. Humanit. Open, vol. 11, no. December 2024, p. 101271, 2025, doi: 10.1016/j.ssaho.2024.101271.
W. M. Lim, “What Is Qualitative Research? An Overview and Guidelines,” Australas. Mark. J., vol. 33, no. 2, pp. 199–229, 2025, doi: 10.1177/14413582241264619.
N. Kalpokas and I. Radivojevic, “Adapting practices from qualitative research to tell a compelling story: A practical framework for conducting a literature review,” Qual. Rep., vol. 26, no. 5, pp. 1546–1566, 2021, doi: 10.46743/2160-3715/2021.4749.
R. Hidayat, Hamdan, R. Fidzi, and H. Ma’ruf, “PENDIDIKAN ISLAM (PARADIGMA ISLAM WASAATHIYAH, UMMATAN WASATHAN, TOLERANSI DAN MODERASI BERAGAMA),” vol. 6, no. 3, pp. 261–281, 2025.
I. Alsi, “Pendidikan Agama Islam Sebagai Fondasi Moderasi Beragama Dan Toleransi Ilham,” vol. 3, no. September, pp. 67–76, 2025.
A. Patih, A. Nurulah, and F. Hamdani, “Upaya Membangun Sikap Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Kewarganegaraan Pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Umum,” pp. 1387–1400, 2023.
F. D. Ixfina, “Harmoni Kebhinekaan : Peran Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan Islam,” vol. 1, no. 1, pp. 25–38, 2024.
Hilmin, “Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Kurikulum Merdeka Belajar Pendidikan Agama Islam,” Symfonia J. Pendidik. Agama Islam, vol. 3, no. 1, pp. 57–68, 2023, doi: 10.53649/symfonia.v3i1.34.
S. N. Awalita, “Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Rahmatan lil’alamin tingkat Madrasah Ibtida’iyah,” J. Contemp. Islam. Educ., vol. 2, no. 1, pp. 5–9, 2023.
M. Solihin and L. Hakim, “Penguatan Nilai Moderasi Beragama melalui Ajaran Pendidikan Agama Islam,” AL MIKRAJ J. Stud. Islam dan Hum., vol. 4, no. 2, p. 141, 2023, doi: DOI: https://doi.org/10.37680/almikraj.v5i01.6704.
D. Noviani and E. Yanuarti, “Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Kurikulum Merdeka Belajar Pendidikan Agama Islam,” pp. 57–68, 2023.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hadi Iswandi, Siti Nafiah, Jalaludin Jalaludin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















