Pengaruh Work-Life Balance terhadap Kinerja dan Loyalitas Pegawai dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening di CV Griya Persada Engineering
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3074Keywords:
Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, Kinerja Pegawai, Loyalitas PegawaiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work-Life Balance (WLB) terhadap kinerja dan loyalitas pegawai, dengan menjadikan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi atau intervening, di CV Griya Persada Engineering. Latar belakang masalah menunjukkan bahwa pesatnya inovasi dan tuntutan pekerjaan seringkali menyebabkan tekanan dan situasi stres, terutama dengan adanya kegiatan lembur, yang berpotensi menurunkan kinerja, loyalitas, serta kesejahteraan pegawai. Oleh karena itu, Work-Life Balance dianggap krusial sebagai kondisi di mana individu dapat menciptakan harmoni antara tuntutan profesional dan kehidupan personalnya guna merasakan pemenuhan di kedua bidang tersebut.Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai CV Griya Persada Engineering yang berjumlah 32 orang, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh (sensus). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, realibilitas, regresi linier sederhana, Uji Sobel, serta Analisis Jalur (Path Analysis) dengan bantuan perangkat lunak SPSS 26.Hasil analisis menunjukkan bahwa Work-Life Balance memiliki pengaruh yang positif dan signifikan baik secara langsung terhadap kepuasan kerja, kinerja pegawai, dan loyalitas pegawai. Selain itu, temuan kunci menegaskan peran mediasi yang kuat dari kepuasan kerja. Kepuasan kerja terbukti signifikan memediasi hubungan antara Work-Life Balance terhadap kinerja pegawai (nilai z hitung 6.280) dan loyalitas pegawai (nilai z hitung 8.033). Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya perusahaan untuk mendukung keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi merupakan strategi penting untuk meningkatkan kepuasan kerja, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan produktivitas, retensi, dan loyalitas karyawan di perusahaan.
Downloads
References
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2017.
Ghozali, I., Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS 25. Semarang: Universitas Diponegoro, 2018.
Mangkunegara, A. A. A. P., Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013.
Locke, E. A., “The Nature and Causes of Job Satisfaction,” in Handbook of Industrial and Organizational Psychology, Chicago: RandMcNally, 1976.
Robbins, S. P., Organizational Behavior. New Jersey: Prentice Hall, 2001.
Grzywacz, J. G., & Marks, N. F., “Reconceptualizing the Work–Family Interface,” Journal of Occupational Health Psychology, vol. 5, no. 1, pp. 111–126, 2000.
Beauregard, T. A., & Henry, L. C., “Making the Link Between Work–Life Balance Practices and Organizational Performance,” Human Resource Management Review, vol. 19, no. 1, pp. 9–22, 2009
Safirah, S., Karisga, C. D., & Noveriza, R., “The Effect of Work–Life Balance and Employee Satisfaction on Employee Loyalty,” Journal of Organizational Studies, 2020
Paparang, Natalia C.P dan Aeros, William A, 2021, “Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Kantor PT.Post Indonesia di Manado’’Vol 2, No 2, Hal 119-123
Rasto dan Ramadhani, Destry Yayu,2020, “ Keseimbangan Kehidupan Kerja (Work-Life Balance) Sebagai Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan, Vol 20, No 1, Hal 98-106
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Meisy Nanik Isdaryati, Ririn Andriana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















