Kuat Lentur Balok Beton Bertulang Pasca Bakar dan Pasca Bakar pada Suhu 400℃, 500℃, 600℃

Authors

  • Dayu Apriansyah Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu
  • Yudia Pratidina.P Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu
  • Elsa Rati Hariza Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2303

Keywords:

Kuat Lentur, Beton Bertulang, Suhu Tinggi, Pembakaran, Durabilitas, Kebakaran, Perkuatan Struktur

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suhu tinggi terhadap kuat lentur balok beton bertulang yang mengalami pembakaran pada suhu 400°C, 500°C, dan 600°C. Beton bertulang merupakan material utama dalam konstruksi, namun memiliki keterbatasan dalam ketahanan terhadap suhu ekstrem. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental di laboratorium menggunakan 12 benda uji balok beton bertulang berukuran 150×150×600 mm. Balok tersebut direndam dalam air selama 28 hari sebelum dilakukan pembakaran selama 30 menit pada suhu yang ditentukan. Uji kuat lentur dilakukan untuk masing-masing suhu serta satu kelompok kontrol (tanpa pembakaran). Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat lentur beton menurun secara signifikan seiring peningkatan suhu. Balok kontrol memiliki kuat lentur rata-rata 27,566 MPa, sementara balok pasca pembakaran mengalami penurunan menjadi 24,910 MPa (400°C), 23,110 MPa (500°C), dan 20,284 MPa (600°C). Penurunan ini menunjukkan degradasi sifat mekanik akibat pengaruh suhu tinggi terhadap mikrostruktur beton dan baja tulangan. Penelitian ini memberikan gambaran penting terkait penilaian kelayakan dan keamanan struktur pasca kebakaran serta kontribusi terhadap pengembangan metode perkuatan beton bertulang di lingkungan ekstrem.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Standardisasi Nasional. Sni 2847-2019. Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung.

Derlean, Abdullah. (2009). Pengaruh Suhu Dan Lama Pemanasan Terhadap Perubahan Karakteristik Beton Paska Bakar.

Hastono, K Budi (2013). Penggunaan Baja Ringan (Cold-Formed) Type Hollow Sebagai Tulangan Pada Balok Beton Bertulang Dalam Memikul Beban Lentur. Jurnal Teknik Sipil KERN.

Indonesia, S. N. (1997). Metode Pengujian Kuat Lentur Normal Dengan Dua Titik Pembebanan. Nomor 03-4431-1997. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.

Indonesia, S. N. (2013). Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung. Sni, 2847, 2013.

PAMUNGKAS, A. F. A. (2021). Pengaruh Penggunaan Wiremesh Bentuk Persegi Terhadap Kuat Lentur Dan Geserbeton Bertulang.

Pangestuti, E. K., & Prihanantio, J. (2008). ANALISIS KUAT LENTUR BALOK BETON BERTULANG DENGAN CARBON FIBER WRAP. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 10(1), 13-20.

PBI (1997). Peraturan Beton Bertulang Indonesia 1971. Jakarta: Direktorat Penyelidikan Masalah Bangunan.

Pekerjaan, Menteri Dan, Umum Rakyat, Perumahan (2020). PENGGUNAAN SEMEN NON ORDINARY PORTLAND CEMENT PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI DI KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAAN RAKYAT. INSTRUKSI MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT NOMOR: 04/IN/M/2020.

Prasetyo, T., & Listiyani, S. P. (2000). Kuat Lentur Balok Beton Bertulang Pasca Bakar dengan Perbaikan Pasta Semen.

Santoso, Nicodemus Chaidir, Dan Makarim, Anwar (2022). Studi Perbandingan Tekanan Lateral Dan Vertikal di Atas Tanah Sedang Dan Tanah Sangat Lunak. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil,

Silaban, R. S. ANALISIS PENGARUH PENINGKATAN TEMPERATUR (PASCA BAKAR) TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL.

Siti, R., Purinur, R., & Walujodjati, E. Pengujian Kuat Lentur dan Geser Balok Beton dengan Bundel Tulangan.

SNI 2847 (2019). Pelaksanaan pekerjaan beton untuk jalan dan jembatan. Badan Penelitian dan Pengembangan PUPR.

Sulfanita, A., Fadly, I., Syahril, M., & Ruslan, A. S. N. (2023). Studi Eksperimen Pengujian Kuat Tekan Beton Pasca Bakar terhadap Beton Normal. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(2), 1199-1205.

Surjandari, N. S., Fitri, S. N., Djarwanti, N., Purwana, Y. M., Setiawan, B., Indrabaskara, R. H. D. H., & Prakosa, B. B. (2021). Kajian Potensi Kembang Susut Tanah Ekspansif Di Beberapa Wilayah Solo Raya.

Suryanita, R., Rahmadhan, W., & Kamaldi, A. (2019). Pemodelan Perilaku Tegangan dan Regangan Beton pada Suhu Tinggi dengan Software LUSAS. Media Komunikasi Teknik Sipil, 25(1), 115-122.

Tumaadir, A. B., Ashad, H., Rahman, M. J., & BP, M. S. (2023). Kajian Kapasitas Lentur Balok Beton Dengan Perkuatan Luar. Jurnal Flyover, 2(2), 136-146.

Umum, K. P., & Rakyat, P. (2022). Buku Saku Petunjuk Konstruksi Sanitasi. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Downloads

Published

26-08-2025

How to Cite

[1]
D. Apriansyah, Y. Pratidina.P, and E. R. Hariza, “Kuat Lentur Balok Beton Bertulang Pasca Bakar dan Pasca Bakar pada Suhu 400℃, 500℃, 600℃”, RIGGS, vol. 4, no. 3, pp. 3564–3576, Aug. 2025.

Most read articles by the same author(s)