Analisis Kesenjangan Keterampilan (Skill Gap) SDM IT Rumah Sakit dalam Menghadapi Interoperabilitas Data Kesehatan (SATUSEHAT)
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8727Keywords:
Skill Gap, Interoperabilitas, SATUSEHAT, Transformasi Digital Kesehatan, SDM Rumah SakitAbstract
Transformasi digital kesehatan mendorong rumah sakit untuk menerapkan interoperabilitas data melalui platform SATUSEHAT sebagai upaya integrasi data kesehatan nasional. Dalam implementasinya, rumah sakit menggunakan berbagai sistem dan aplikasi pelayanan kesehatan yang membutuhkan interoperabilitas agar pertukaran data dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Namun, keberhasilan implementasi interoperabilitas masih menghadapi berbagai tantangan, terutama kesenjangan keterampilan (skill gap) sumber daya manusia (SDM), baik pada tenaga teknologi informasi maupun tenaga kesehatan non-IT. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan keterampilan SDM rumah sakit dalam mendukung interoperabilitas data kesehatan serta mengidentifikasi strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dari berbagai penelitian terkait interoperabilitas kesehatan, sistem informasi rumah sakit, dan pengembangan SDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan kompetensi dalam integrasi sistem, standar HL7 FHIR, keamanan data, dan literasi digital menjadi hambatan utama implementasi interoperabilitas data kesehatan. Selain itu, keterbatasan infrastruktur teknologi, ketimpangan kapasitas antar fasilitas pelayanan kesehatan, serta belum optimalnya tata kelola sistem informasi turut memengaruhi keberhasilan implementasi SATUSEHAT. Strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi skill gap meliputi kolaborasi antara rumah sakit, institusi pendidikan, pemerintah, peneliti, dan tenaga kesehatan dalam pengembangan kompetensi SDM melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan literasi digital, serta penguatan kebijakan transformasi digital kesehatan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan interoperabilitas data kesehatan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan SDM, organisasi, dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan.
Downloads
References
Aisyah, D. N., Setiawan, A. H., Mayadewi, C. A., & Fawwaz, A. (2025). Understanding Health Information Systems Utilization Across Public Health Centers in Indonesia : Cross-Sectional Study. 13, 1–15. https://doi.org/10.2196/68613
Alfira, A., Assa, Y., Kep, S., & Kes, M. M. (2025). Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan.
Amar, F., April, A., & Abran, A. (2024). Electronic Health Record and Semantic Issues Using Fast Healthcare Interoperability Resources : Systematic Mapping Review Corresponding Author : 26. https://doi.org/10.2196/45209
Arrasily, N. F., Minarsih, T. J., Hartono, B., & Daud, G. (2025). Optimalisasi Pengelolaan Data Pasien Melalui Integrasi Sistem Informasi Rumah Sakit Berbasis Digital. 5(2), 13888–13910.
Ayan, & Chatterjee, Nibedita Pahari, A. P. (2022). HL7 FHIR with SNOMED-CT to Achieve Semantic and Structural Interoperability in Personal Health Data : A Proof-of-Concept Study. MDPI.
Braun, G., Rikala, P., Järvinen, M., & Hämäläinen, R. (2024). Bridging Skill Gaps - A Systematic Literature Review of Strategies for Industry. 0. https://doi.org/10.3233/ATDE240209
Chotimah, S. N. (2022). Implementasi Sistem Informasi Kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Indonesia : Literature Review Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan , Fakultas Ilmu Kesehatan , Universitas Nasional Karangturi Semarang Email Korespondensi : siti.chotimah@unkartur.ac.id. 2(1), 8–13.
Dzikrah, R. (2023). Evaluasi Implementasi SATUSEHAT sebagai Sistem Interoperabilitas Data Kesehatan di Indonesia: Kajian Literatur.
Heryawan, L., Mori, Y., Yamamoto, G., & Kume, N. (2025). Fast Healthcare Interoperability Resources ( FHIR )– Based Interoperability Design in Indonesia : Content Analysis of Developer Hub ’ s Social Networking Service. JMIR FORMATIVE RESEARCH, 9, 1–12. https://doi.org/10.2196/51270
Hutabarat, R. (2025). Challenges of Health Information Systems in Indonesia. 3(02), 72–77.
Idaiani, S., Hendarwan, H., & Herawati, M. H. (2023). Disparities of Health Program Information Systems in Indonesia : A Cross-Sectional Indonesian Health Facility.
Kemenkes. (2024). Cetak Biru Strategi Transformasi Digital Kesehatan 2024.
Pradita, R., & Fitriana, S. M. (2024). Implementasi Standar Interoperabilitas HL7-FHIR Pada Pertukaran Rekam Kesehatan Elektronik di Puskesmas. 9(1), 20–30.
Resti, V., Firdaus, P., Arso, S. P., & Agushybana, F. (2026). Effectiveness of Hospital Management Information Systems in Improving Hospital Efficiency in Indonesia : A Scoping Review. 6(3), 3613–3620.
Rolando, B., & Mulyono, H. (2025). Analisis Tantangan Dan Solusi Industri Layanan Teknologi Di Indonesia : Studi Kualitatif. 5(3), 302–317. https://doi.org/10.47065/jtear.v5i3.1851
Rubiyanti, S. N. (2023). Penerapan Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit di Indonesia : Kajian Yuridis. 1(1).
Salihati Hanifa, Demiawan Rachmatta Putro Mudiono, K. E. W. (2025). Kesenjangan infrastruktur teknologi informasi menjadi salah satu tantangan dalam implementasi sistem informasi kesehatan terintegrasi di Indonesia, terutama dalam konteks negara dengan karakteristik wilayah yang luas dan tingkat pembangunan daerah yang ti. Public Health Education, 04(04), 1–7. https://doi.org/10.53801/jphe.v4i4.435
Siahaan, S. B., Simarmata, M., Pascasarjana, F., Studi, P., Hukum, M., & Budi, P. P. (2025). Digitalisasi Literasi dan Penerimaan Digitalisasi dalam Pelayanan Kesehatan. 2.
Zamroni, S. A., & Sulistiadi, W. (2025). Analisis Implementasi SATUSEHAT sebagai Platform Integrasi Data Kesehatan Nasional : Literature Review.
Zulkarnain, Z. P., & Amsianisa, G. F. (2025). Examining the Depok Single Window : Challenge and Strategy for Digital Service Development. 09(02).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bertua Novita Ayu, Renny Anggraini, Budi Hartono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















