Tinjauan Literatur: Peran Sumber Daya Manusia dan Teknologi dalam Efektivitas Sistem Informasi Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Primer Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7976Keywords:
Sistem Informasi Kesehatan, Infrastruktur Teknologi, Puskesmas, Fasilitas KesehatanAbstract
Sistem informasi kesehatan (SIK) memegang peran penting dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti di fasilitas kesehatan primer, namun implementasinya di puskesmas Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan yang kompleks. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah terkait peran sumber daya manusia (SDM) dan teknologi dalam menentukan efektivitas SIK di puskesmas Indonesia. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data PubMed, Scopus, Google Scholar, dan Portal Garuda dengan rentang publikasi tahun 2015–2025. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan pendekatan naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa SDM merupakan faktor paling dominan dalam menentukan keberhasilan implementasi SIK, yang ditandai dengan masih rendahnya kompetensi informatika kesehatan pada petugas serta terbatasnya pelatihan yang berkelanjutan dan terstruktur. Selain itu, infrastruktur teknologi berperan sebagai faktor pendukung utama dengan hubungan yang sangat kuat terhadap penerapan sistem informasi kesehatan berbasis digital di puskesmas. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan yang signifikan antarwilayah, terutama antara daerah perkotaan dan daerah terpencil, yang mencerminkan ketimpangan kapasitas SDM dan ketersediaan infrastruktur teknologi. Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya pemanfaatan SIK dalam mendukung pelayanan kesehatan dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, optimalisasi SIK memerlukan strategi terpadu yang mencakup penguatan kompetensi SDM, peningkatan pelatihan berkelanjutan, integrasi platform sistem informasi, serta pemenuhan infrastruktur teknologi secara merata, khususnya di daerah tertinggal, guna mendukung transformasi digital kesehatan yang efektif dan berkelanjutan
Downloads
References
Aisyah, D. N., Setiawan, A. H., Lokopessy, A. F., & Aryanti, C. (2025). Assessing Internet Quality Across Public Health Centers in Indonesia : Cross-Sectional Evaluation Study. JMIR Med Inform, 13. https://doi.org/10.2196/65940
Aisyah, D. N., Setiawan, A. H., Lokopessy, A. F., & Faradiba, N. (2024). The Information and Communication Technology Maturity Assessment at Primary Health Care Services Across 9 Provinces in Indonesia : Evaluation Study. JMIR Med Inform, 12. https://doi.org/10.2196/55959
Aisyah, D. N., Setiawan, A. H., Mayadewi, C. A., & Fawwaz, A. (2025). Understanding Health Information Systems Utilization Across Public Health Centers in Indonesia : Cross-Sectional Study. JMIR Med Inform, 13. https://doi.org/10.2196/68613
Apriliantika, W. W., Prabawa, A., Kurniawan, R., & Fitriyani, L. (2023). Hubungan Kesiapan Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur Teknologi dengan Penerapan Aplikasi Digital health di Puskesmas Kota Semarang Tahun 2023. Jurnal Bikfokes, 4(1). https://doi.org/10.7454/bikfokes.v4i1.1050
Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan. (2026). Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Tahun 2025.
Djimmy Heru Purnomo Babo, Nurlindawati, & Purwanti, S. (2023). Literatur Review: Kesiapaan Penyelenggaraan Rekam Medis Elektronik di Puskesmas. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3). https://doi.org/10.31004/jkt.v4i3.16850
Herawati, M. H., Idaiani, S., Veruswati, M., Hoekstra, K., & Asyary, A. (2022). Health information system concept in health services in the national health insurance ( JKN ) era in Indonesia : An environment and one health approach. Front. Public Health, 10. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.952415
Idaiani, S., Hendarwan, H., & Herawati, M. H. (2023). Disparities of Health Program Information Systems in Indonesia : A Cross-Sectional Indonesian Health Facility. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(5). https://doi.org/10.3390/ijerph20054384
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Cetak Biru Strategi Transformasi Digital Kesehatan 2024.
Presiden RI. (2019). Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Sekretariat Negara.
Puspa, S. K. A., Dewi, E. P., & Umniyatun, Y. (2023). Evaluasi Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) dengan Model HOT-FITdi Puskesmas Tambun Bekasi. Journal of Community Health, 9(3), 588–598. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol9.Iss3.1570
Rachmani, E., Hsu, C.-Y., Chang, P. W., Fuad, A., Nurjanah, N., Shidik, G. F., Ningrum, D. N. A., & Lin, M.-C. (2020). Development and validation of an instrument for measuring competencies on public health informatics of primary health care worker ( PHIC4PHC ) in Indonesia. Primary Health Care Research & Development, 21. https://doi.org/10.1017/S1463423620000018
Republik Indonesia. (2024). Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Sekretariat Negara.
Rian Rusmana, & Sari, I. (2023). Analisis Implementasi Sistem Informasi Kesehatan Daerah ( SIKDA ) Generik Guna Menunjang Efektivitas Rekam Medis Elektronik di UPTD Puskesmas Campaka. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 4(4), 203–212. https://doi.org/10.25047/j-remi.v4i4.3956
WHO. (2024). Support tool to strengthen health information systems: Guidance for health information system assessment and strategy development (2nd ed.). WHO Regional Office for Europe. https://www.who.int/europe/publications/i/item/9789289061148
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nanda Argaswari Yurez, Rismadani Rismadani, Misnan Dewi, Budi Hartono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















