Analisis Nilai OEE untuk Meningkatkan Produktivitas Mesin Thermoforming Cup di PT SAP

Authors

  • Heri Cahyono Universitas Pelita Bangsa
  • Syarah Rizkia Feriaty Universitas Pelita Bangsa
  • Ikhsan Romli Universitas Pelita Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7893

Keywords:

Overall Equipment Effectiveness, Availability, Six Big Losses, Breakdown Losses, Preventive Maintenance

Abstract

Perkembangan industri manufaktur menuntut perusahaan untuk menjaga efektivitas dan keandalan mesin produksi guna mencapai target produktivitas dan kualitas. PT SAP menghadapi permasalahan penurunan kinerja Mesin Thermoforming Cup yang ditunjukkan oleh nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) yang berada di bawah standar World Class (85%), terutama akibat tingginya downtime tidak terencana (breakdown). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai OEE aktual, mengidentifikasi jenis kerugian dominan berdasarkan Six Big Losses, menganalisis akar penyebab Breakdown Losses menggunakan Fishbone Diagram 4M1E, serta merumuskan usulan perbaikan berbasis preventive maintenance. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan objek penelitian Mesin Thermoforming Cup dan data operasional periode Juli–Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai OEE sebelum perbaikan (Juli–September 2025) rata-rata sebesar 67,8%, sedangkan setelah perbaikan (Oktober–Desember 2025) meningkat menjadi 86,1% dan telah mencapai standar World Class. Analisis Six Big Losses menunjukkan bahwa Breakdown Losses dan Setup & Adjust Losses merupakan kerugian dominan yang paling memengaruhi nilai availability. Akar masalah breakdown didominasi oleh faktor mesin, metode, dan manusia. Usulan perbaikan difokuskan pada penerapan preventive maintenance terstruktur dan pengendalian aktivitas operasional untuk menjaga ketersediaan mesin dan mempertahankan efektivitas produksi secara berkelanjutan. Selain itu, diperlukan adanya evaluasi berkala terhadap kinerja mesin serta peningkatan koordinasi antar bagian terkait guna memastikan implementasi perbaikan berjalan secara optimal dan konsisten.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. M. Kurniawan, D. Emirbuwono Basuki, R. A. Apriani, B. Putri, R. Aulia, dan R. N. Mukarim. (2023). “ANALISIS MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI MESIN PENGGILING DI PT MADU BARU ANALYSIS USING THE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) METHOD TO IMPROVE THE EFFICIENCY OF GRINDING MACHINERY AT PT MADU BARU,” Journal of Information Technology and Computer Science (INTECOMS), vol. 6, no. 2.

A. M. Gai, I. N. Budiarti, Fardinal, dan A. Ismunandar. (2025). Manajemen Risiko Identifikasi, Analisis, Dan Mitigasi Untuk Masa Depan. Medan: Media Penerbit Indonesia.

A. Tasya Kirana dan W. Widiasih. (2024). “Analisis Perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk Meningkatkan Efisiensi Mesin Haloong (Studi Kasus: PT Benteng Api Technic, Gresik).

D. Wibisono. (2021). “Analisis Overall Equipment Effectiveness (OEE) Dalam Meminimalisasi Six Big Losses Pada Mesin Bubut (Studi Kasus di Pabrik Parts PT XYZ),” Jurnal Optimasi Teknik Industri, vol. 03, no. 01, hlm. 7–13.

F. Putri Annisa, Khofiyah NA, Feriaty SR. (2025). Analisis Efektivitas Mesin Cutting Wire Menggunakan OEE dan FMEA Pada PT ABC, “RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business: Vol. 4 No. 2: Mei – Juli”.

H. Pardamean Sibuea. (2022). “IMPLEMENTASI TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA PT MECHMAR JAYA INDUSTRI,”.

M. Imtihan dan Yusup Somantri. (2022). “Perawatan Komponen Mesin Forming Untuk Meningkatkan Produksi Cup Minuman,” JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri, vol. 3, no. 1, hlm. 12–21, doi: 10.37373/jenius.v3i1.230.

M. Irfan. (2021). “Analisis Overall Equipment Effectiveness untuk Meningkatkan Keefektifan pada Mesin Press,” Jurnal Indonesia Sosial Teknologi, vol. 2, no. 07, hlm. 1173–1182, doi: 10.36418/jist.v2i7.194.

M. M. Zulfatri, J. Alhilman, dan F. T. D. Atmaji. (2020) “Pengukuran Efektivitas Mesin Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Dan Overall Resource Effectiveness (ORE) Pada Mesin PL1250 DI PT XZY,” JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri, vol. 7, no. 1, hlm. 123–131.

N. Afifah dan S. Megantara. (2022) “ANALISIS OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) SERTA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS MESIN PENGEMASAN PRIMER DENGAN PENDEKATAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM).”

R. Dewi dkk. (2025). Rekayasa Konstruksi Terintegrasi. Jakarta: Bukuloka Literasi Bangsa.

R. Mochammad, R. Harianto, E. Nursanti, H. Galuh. (2022) “PENERAPAN METODE OEE DAN FMEA UNTUK PEMELIHARAAN MESIN CUP SEALER OTOMATIS PADA UMKM SARI APEL BROSEM,” Jurnal Mahasiswa Teknik Industri), vol. 5, no. 2.

S. Heriyanti dan A. T. M. Pandria. (2022) “Analisis Perawatan Mesin Sterilizer Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Di PT Surya Panen Subur II,” Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, vol. 19, no. 2, hlm. 289–294.

Singgih Saptono. (2022). Prosiding Seminar Nasional Industrial Engineering Conference (IEC) “Peranan Ilmu Teknik Industri Di Era Industri 4.0.” Yogyakarta: Jurusan Teknik Industri- Fakultas Teknik Industri UPN ”Vetaran”.

Y. Alfaretsco Ramitsa dan C. Dian Indrawati. (2025). “Analisis dan Usulan Peningkatan Efektivitas Mesin Centrifugal dengan Pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, dan Total Productive Maintenance (TPM),” vol. 24, no. 2.

Downloads

Published

20-04-2026

How to Cite

[1]
H. Cahyono, S. R. Feriaty, and I. Romli, “Analisis Nilai OEE untuk Meningkatkan Produktivitas Mesin Thermoforming Cup di PT SAP”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 13863–13870, Apr. 2026.