Analisis Efektivitas Mesin Cutting Wire Menggunakan OEE dan FMEA Pada PT ABC

Authors

  • Putri Annisa Febriyanti Universitas Pelita Bangsa
  • Nida An Khofiyah Universitas Pelita Bangsa
  • Syarah Rizkia Feriaty Universitas Pelita Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1571

Keywords:

Overall Equipment Effectiveness (OEE), Cutting Wire, Six Big Losses, Failure Mode and Effects Analysis (FMEA

Abstract

Keberhasilan suatu perusahaan ditentukan oleh kualitas produk dan produktivitas operasional, setiap perusahaan bersaing untuk menghasilkan produk yang terbaik. Penelitaian ini dirumuskan masalah tentang perhitungan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada PT. ABC dengan melakukan analisis pada 2 mesin Pemotong Kawat. Melakukan analisa terhadap berbagai faktor yang berdampak pada kinerja mesin dan memberikan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan efisiensi operasional mesin. Pengukuran efisiensi kinerja2 mesin Pemotong Kawat dilakukan dengan menggunakan metode perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE) yang merupakan alat ukur untuk mengetahui efektivitas dan kinerja suatu mesin atau proses produksi. Nilai rata-rata (rata-rata) yang didapat dari perhitungan OEE pada mesin 1 dari bulan Juni 2024 sampai dengan November 2024 sebesar 62%, sedangkan pada mesin 2 sebesar 73%. Kemudian dilakukan perhitungan Six Big Losses dan diperoleh faktor paling dominan yang mempengaruhi efisiensi kinerja mesin 1 yaitu Idling and Minor Stoppages dan Reduced Speed Losses dengan presentase masing-masing 65%, sedangkan faktor paling dominan yang mempengaruhi efisiensi kinerja mesin 2 yaitu Idling and Minor Stoppages dan Reduced Speed Losses dengan presentase masing-masing 38%. Selanjutnya identifikasi akar permasalahan dengan menggunakan diagram fishbone. Setelah diketahui akar permasalahnya, langkah selanjutnya menentukan usulan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi kinerja 2 mesin Pemotong Kawat dengan menggunakan Failure Mode Effect Analysis (FMEA).

Downloads

Download data is not yet available.

References

D. Alvira, Y. Helianty, and H. Prassetiyo, “Usulan Peningkatan Overall Equipment Effectiveness ( Oee ) Pada Mesin Tapping Manual Dengan Meminimumkan Six Big Losses,” J. Itenas Bandung, vol. 03, no. 03, pp. 240–251, 2015.

M. Hasanudin, “Analisis Penerapan Total Productive Maintenance Menggunakan Overall Equipment Effectiveness dan Fuzzy Fmea Pada Mesin Extruder di PT Xyz Bogor,” Sci. J. Ind. Eng., vol. 1, no. 2, pp. 53–58, 2020.

K. Anshar and M. R. Alkhairi, “PENERAPAN METODE OEE DAN FMEA DALAM MENGUKUR KINERJA MESIN AUTO CUTTER UNTUK MEMINIMALISIR SIX BIG LOSSES DI PT . XYZ,” vol. 13, no. 2, pp. 8–17, 2024.

Rasono, “Analisis Peningkatan Nilai Overall Equipment Effectiveness ( OEE ) Dengan Menerapkan Total Productive Maintenance ( TPM ) Pada Mesin Injection Molding 2400 Ton,” 2024.

S. Fitriadi, Muzakir, “Integrasi Overall Equipment Effectiveness (Oee) Dan Failure Mode and Effect Analysis (Fmea) Untuk Meningkatan Efektifitas Mesin Screw Press Di PT. Beurata Subur Persada Kabupaten Nagan Raya,” J. Optim., vol. 4, no. 7, pp. 97–107, 2015, [Online]. Available: http://jurnal.utu.ac.id/joptimalisasi/article/view/1524/1220.

Downloads

Published

17-07-2025

How to Cite

[1]
P. A. Febriyanti, N. A. Khofiyah, and S. R. Feriaty, “Analisis Efektivitas Mesin Cutting Wire Menggunakan OEE dan FMEA Pada PT ABC”, RIGGS, vol. 4, no. 2, pp. 6115–6123, Jul. 2025.

Issue

Section

Articles