Pengendalian Kualitas Produk Baju Setelan Celana Menggunakan Metode Six Sigma

Authors

  • Syarif Naufal Arsyad Universitas Pelita Bangsa
  • Syarah Rizkia Feriaty Universitas Pelita Bangsa
  • Tri Ngudi Wiyatno Universitas Pelita Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5739

Keywords:

Six Sigma, DMAIC, Pengendalian Kualitas, Produk Cacat, Konveksi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk baju anak dan setelan celana di CV Rumah Jahit XYZ melalui penerapan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control). Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah tingginya tingkat kecacatan produk yang berdampak pada meningkatnya biaya produksi dan menurunnya kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data yang diperoleh melalui observasi langsung dan pencatatan data produksi selama periode Januari hingga Februari 2025. Pada tahap Define, ditetapkan tiga jenis cacat dominan sebagai Critical to Quality (CTQ), yaitu noda jahitan, jahitan loncat, dan jahitan mengkerut. Tahap Measure menunjukkan nilai Defects per Million Opportunities (DPMO) sebesar 43.450,47 dengan level sigma 3,21 yang mengindikasikan proses produksi belum optimal dan belum stabil secara statistik berdasarkan peta kendali p-chart. Tahap Analyze mengidentifikasi bahwa penyebab utama kecacatan berasal dari faktor manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan kerja. Selanjutnya pada tahap Improve dilakukan perbaikan melalui penerapan 5S, peningkatan kepatuhan terhadap SOP, perawatan mesin secara berkala, pemeriksaan bahan baku, serta peningkatan kebersihan area kerja. Hasil evaluasi pada tahap Control menunjukkan penurunan tingkat kecacatan dari 13,04% menjadi 4,53%, penurunan DPMO menjadi 15.087,97, serta peningkatan level sigma menjadi 3,67, yang menandakan adanya perbaikan kualitas dan kestabilan proses. Dengan demikian, metode Six Sigma terbukti efektif sebagai sistem pengendalian kualitas untuk meningkatkan kinerja produksi di industri konveksi skala kecil hingga menengah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

V. Rahmanda, T. I. F. Rahma, and M. L. Ilhamy, “Pengendalian Kualitas Proses Produksi Konveksi Rumahan Dalam Meningkatkan Kualitas Produk (Studi Kasus Vivana Konveksi),” Ecobisma (Jurnal Ekon. Bisnis Dan Manajemen), vol. 10, no. 2, pp. 67–80, 2023, doi: 10.36987/ecobi.v10i2.4436.

H. Sirine, E. P. Kurniawati, S. Pengajar, F. Ekonomika, D. Bisnis, and U. Salatiga, “PENGENDALIAN KUALITAS MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (Studi Kasus pada PT Diras Concept Sukoharjo),” AJIE-Asian J. Innov. Entrep., vol. 02, no. 03, pp. 2477–3824, 2017.

M. Octavia and S. Noya, “Penerapan Metode Six Sigma Untuk Mengurangi Jumlah Produk Cacat Pada Proses Produksi Di Pt. Rukun Citra Abadi,” Spektrum Ind., vol. 17, no. 2, p. 191, 2019, doi: 10.12928/si.v17i2.13560.

Adi Juwito and Ari Zaqi Al-Faritsy, “Analisis Pengendalian Kualitas Untuk Mengurangi Cacat Produk Dengan Metode Six Sigma Di UMKM Makmur Santosa,” J. Cakrawala Ilm., vol. 1, no. 12, pp. 3295–3314, 2022, doi: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v1i12.3193.

A. Fatwa and A. Falah, “Analisis pengendalian kualitas dalam mengurangi tingkat kerusakan produk pada cv. konveksi 359,” 2021.

M. A. Al Ayubi, M. Rizki, P. Sujayanto, and B. Herlambang, “Penerapan Metode Six Sigma Untuk Mengurangi Jumlah Produk Cacat pada Proses Produksi Karton Box di PT . Indah Semesta Karya,” vol. 4, no. 6, pp. 1088–1095, 2025.

A. Fernanda, F. N. Azizah, A. Rizqi, D. A. Sadam, D. Santana, and F. Wijdan, “Menggunakan Metode Six Sigma ( Studi Kasus Pada Cv . Digital Printing ),” Inaque, vol. Vol. 10 No, pp. 135–145, 2022.

M. A. Sadikin, “Defect Reduction in The Manufacturing Industry : Systematic Literature Review,” vol. 5, no. 2, 2023.

M. Octavia and S. Noya, “PENERAPAN METODE SIX SIGMA UNTUK MENGURANGI JUMLAH PRODUK CACAT PADA PROSES PRODUKSI DI,” vol. 17, no. 2, pp. 191–202, 2019.

J. A. Zulkhulaifah and F. Apriliani, “Penerapan Six Sigma dan Metode Define , Measure , Analyze , Improve , Control ( DMAIC ) untuk Analisis Green Tyre Shortage di PT Merpati Putih,” 2024.

T. Wicakseno and D. Silvia, “Metode Six Sigma Dalam Perbaikan Cacat Botol pada Produk Personal Care Six Sigma Method in Repairing Bottle Defects in Personal Care Products,” vol. 7, no. 1, pp. 19–26, 2021.

M. R. Kristanto and M. Abduh, “PENERAPAN METODE DMAIC DALAM MENURUNKAN DEFECT CANVAS PADA MESIN TOPING CALLENDER DI PT XYZ M Rizal Kristanto , Mukhamad Abduh Hasil dan Pembahasan,” 2017.

F. A. Ekoanindiyo, “Pengendalian Cacat Produk Dengan Pendekatan Six Sigma,” no. 1962.

A. K. Akmal, R. Irawan, K. Hadi, H. T. Irawan, I. Pamungkas, and K. Kasmawati, “Pengendalian Kualitas Produk Paving Block untuk Meminimalkan Cacat Menggunakan Six Sigma pada UD. Meurah Mulia,” J. Optim., vol. 7, no. 2, p. 236, 2021, doi: 10.35308/jopt.v7i2.4435.

N. Febriawan et al., “Penerapan Metode Dmaic Dalam Pengendalian Kualitas Untuk Mengurangi Produk Cacat Pada Konveksi Hf Mandiri,” vol. 12, no. 4, pp. 6340–6348, 2025.

Downloads

Published

27-01-2026

How to Cite

[1]
S. N. Arsyad, S. R. Feriaty, and T. N. Wiyatno, “Pengendalian Kualitas Produk Baju Setelan Celana Menggunakan Metode Six Sigma”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 14332–14339, Jan. 2026.