Tinjauan Literatur Tentang Penerapan Standar Pengendalian Mutu Obat Di RS Pemerintah
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6284Keywords:
Pengendalian Mutu Obat, Rumah Sakit Pemerintah, Pelayanan Kefarmasian, Permenkes 72/2016, Keselamatan PasienAbstract
Pelayanan kefarmasian di rumah sakit pemerintah memegang peran strategis dalam menjamin mutu, efektivitas, dan keselamatan terapi obat bagi pasien, khususnya dalam kerangka penyelenggaraan sistem Jaminan Kesehatan Nasional. Penerapan standar pengendalian mutu obat sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 72 Tahun 2016 menjadi landasan utama dalam memastikan bahwa seluruh obat yang digunakan memenuhi persyaratan keamanan, khasiat, dan mutu selama proses pengadaan, penyimpanan, distribusi, hingga penggunaan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis penerapan standar pengendalian mutu obat di rumah sakit pemerintah berdasarkan temuan-temuan penelitian sebelumnya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan, yang diperoleh melalui basis data elektronik menggunakan kata kunci terkait pengendalian mutu obat, pelayanan kefarmasian rumah sakit pemerintah, dan kepatuhan terhadap regulasi. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan terhadap standar pengendalian mutu obat masih bervariasi antar rumah sakit. Rumah sakit rujukan nasional umumnya menunjukkan tingkat implementasi yang lebih baik dibandingkan rumah sakit daerah, terutama pada aspek pelayanan farmasi klinik, manajemen rantai dingin, pengelolaan logistik, serta pemanfaatan sistem informasi farmasi. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, kurang optimalnya pemantauan suhu berbasis teknologi, lemahnya sistem dokumentasi, serta hambatan dalam rantai pasok obat. Kesimpulan dari tinjauan ini menegaskan bahwa penguatan komitmen manajemen, peningkatan kompetensi tenaga kefarmasian, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas pengendalian mutu obat di rumah sakit pemerintah.
Downloads
References
Anggraini, A. D., Sembiring, D. A., Ngii, Y., Abubakar, F., Sari, H. P., Angraini, D., Hans, F., Mawo, M., Wulandari, D. A., Rajab, M. Al, Diniyah, K., Yashir, M., & Indarti, C. (2021). Manajemen Kebijakan Pelayanan Kesehatan.
Aprilia, Agus P., & , Ahmad S., S. S. (2023). Identifikasi Faktor Risiko Kejadian Dispensing Error Di Depo Farmasi Instalasi Rawat Inap Teratai Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Periode Mei-Juni 2023. 3(1), 25–35.
Aprillia, D. M., Kathina, F., Cindy, W., Marseli, | A. | R. A., & Viviani, S. S. | R. N. (2025). Pelayanan Kefarmasian.
Asyifa Mughnitiyas1, R. B. I. (2025). Evaluasi Pemenuhan Aspek Cara Distribusi Obat yang Baik ( CDOB ) pada Pedagang Besar Farmasi ( PBF ) dan PBF Cabang di Bawah Pengawasan Balai Besar POM di Bandung Periode Januari – Juli 2024 Departemen Biologi Farmasi , Fakultas Farmasi , Universitas Padj. 3.
Aulia, G., Hilda Muliana, A. F., & Nurwulan Adi Ismaya, S. S. (2023). FARMASI RUMAН SAKIT.
Barjaniwarti, & Suryaningrat, D. (2022). GAMBARAN PENERAPAN e-PURCHASING DALAM PENGADAAN OBAT DI INSTALASI FARMASI DINAS KESEHATAN KALIMANTAN BARAT. 2, 284–299.
BPOM. (2024). PERATURAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NOMOR 7 TAHUN 2024. 1–374.
Damayanti, D., Keswara, Y. D., & Widyaningrum, R. (2025). Evaluasi penyimpanan obat rantai dingin di gudang farmasi rumah sakit x kota surakarta. 9(April), 2334–2345.
Debby, P. (2024). RANCANGAN STRATEGI PEMASARAN UNIT REHABILITASI MEDIS DALAM PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN.
Dedent Eka Bimmaharyanto S., R. O. U. (2025). Evaluasi Penerapan Standar Pelayanan Farmasi Pada Rumah Sakit Pemerintah Tipe C Di Kabupaten Lombok Tengah.
Djamaluddin, F., & Imbaruddin, A. (2019). Kepatuhan Pelayanan Farmasi Klinik Di Rumah Sakit Di Clinical Pharmacy Service Standard Compliance In Central Hospital Dr Wahidin Sudirohusodo. 25.
Friday, E. A. (2025). Automated Drug Expiry Detection and Alert System Via Email Notifications. 14(1), 1–9.
Gusti Ayu Putu Puspikaryani, I Gusti Ayu Made Iin Kristanti, I. M. A. Y. W. (2022). Strategi Perencanaan dan Pengadaan Obat Dalam Penanganan Pandemi Covid-19 di Instalasi Farmasi Rsud Bali Mandara. 18(1), 85–89. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v18i1.71902
Herty Nur Tanty, S. A., Ida, & Diana, A. N. K. (2023). Gambaran Kesesuaian Peresepan Obat Pasien BPJS Rawat Jalan Dengan Formularium Nasional. 2(2), 118–127.
Jauharah, N., & Yusuf, H. (2025). Tanggung Jawab Pemerintah Sebagai Penyelenggara Terhadap Faktor Pelayanan Bpjs Di Rumah Sakit. 40, 1248–1257.
Musyaffa, H. A., Roestan, M. R., Nurrasjid, E. S., & Kustiyawan, I. (2024). Kajian Risiko pada Proses Penyimpanan dan Pendistribusian Bahan Baku di Gudang Industri Farmasi dengan Pendekatan Metode Failure Mode and Effect Analysis Program Studi Profesi Apoteker , Fakultas Farmasi , Universitas Padjadjaran , Indonesia PT Bio Farma. 3.
Nisa, Khairun, Ardia Putra, M. Y., Mayasari, P., & Maurissa, A. (2024). Pengetahuan Dan Penerapan Sop Pemberian Obat High Alert Oleh Perawat. 6, 2939–2944.
Nuraini, I., & Madura, U. I. (2025). Evaluasi Penyimpanan Obat High Alert Medication Di Puskesmas Proppo Pamekasan. Global Research and Innovation Journal (GREAT), 1, 709–723.
Permata, S., Anggriani, Y., & Lesilolo, M. S. (2020). Analisis Dampak Kebijakan E-Catalogue terhadap Profil Pengadaan Obat di Instalasi Farmasi RSUP Fatmawati Analysis of the Impact of E-Catalogue Policy on Drug Procurement Profile in the Pharmacy Department of Fatmawati Central General Hospital. 17(01), 1–12.
Permenkes. (2016). PERMEN RI NOMOR 72 TAHUN 2016.
Putri, M. R., Sari, S., Frimayanti, N., Tinggi, S., Farmasi, I., & Obat, P. (2025). Analisis Tantangan Dan Solusi Manajemen Rantai Dingin Penyimpanan Obat Di Puskesmas : Kajian. 9(1), 433–440.
Revalin, N. L. (2024). Pengaruh Perbaikan Mutu Terhadap Penurunan Lama Rawat Inap ( Length Of Stay ) : Literature Review. 5, 13094–13103.
Sari, A. R., Arifin, S., & Dkk. (2021). Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan.
Tamzil Azizi Musdar, Janik Kurniawati, D. (2022). Manajemen Farmasi Rumah Sakit.
Tina Astiani, I. M. (2022). Review Artikel: Pengelolaan Cold Chain Product (Ccp) Di Pedagang Besar Farmasi Berdasarkan Pedoman Cara Distribusi Obat Yang Baik Tahun 2020. Farmaka, 20, 136–146.
Trianengsih, & Almasdy, D. (2018). Artikel Penelitian Implementasi Permenkes Nomor 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit Terhadap Tatakelola SDM Instalasi Farmasi Rsu Mayjen H . A Thalib Kerinci Tahun 2018. 8(72), 356–365.
Wibowo, S., Suryawati, C., & Sugiarto, J. (2021). Analisis Pengendalian Persediaan Obat-Obatan Instalasi Farmasi RSUD Tugurejo Semarang Selama Pandemi COVID-19. 9.
Wulandari, N., Herowati, R., & Pamudji, G. (2025). Analisis dan Strategi Pengembangan Pelayanan Kefarmasian Berbasis Metode Hanlon di RS Bhayangkara Tk.III Nganjuk. 10(4), 281–289.
Yolanda, & Ngabito, M. A. (2025). Analisis Kebijakan Pelatihan Dan Pengembangan SDM Di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Toto Kabila. 4(4), 2205–2213.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Defrika Muharani, Yorismanto Yorismanto, Budi Hartono, Alfani Ghutsa Daud

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















